Kacang hitam, rasa dan sifat manis, netral, tidak beracun. Memiliki fungsi melancarkan peredaran darah, menghilangkan air, mengusir angin, membersihkan panas dan racun, memelihara darah dan tubuh, serta menghitamkan rambut. Dalam "Bencao Gangmu" dikatakan: "Kacang hitam memiliki banyak manfaat bagi ginjal, sehingga dapat digunakan untuk mengobati retensi cairan, mengurangi kembung, menurunkan gas, mengendalikan panas angin dan melancarkan peredaran darah serta menghilangkan racun." Kacang hitam kaya nutrisi, setiap 100 gram mengandung protein 36,1 gram, lemak 15,9 gram, serat makanan 10,2 gram, karbohidrat 23,3 gram, kalsium 224 miligram, magnesium 243 miligram, kalium 1377 miligram, fosfor 500 miligram, serta vitamin B1, B2, C, asam nikotinat yang diperlukan oleh tubuh manusia dan mineral jejak seperti zat besi, mangan, seng, tembaga, molibdenum, selenium, dll. Kacang hitam merupakan produk kesehatan paling kaya nutrisi di antara tumbuhan. Kandungan protein kacang hitam dua kali lebih tinggi dari daging sapi, ayam, babi, dan 12 kali lebih tinggi dari susu, bukan hanya kaya protein tetapi juga berkualitas baik. Komposisi asam amino protein kacang hitam mirip dengan protein hewani, dengan kadar lisin yang tinggi dan proporsi mendekati kebutuhan tubuh manusia, sehingga mudah dicerna dan diserap. Lemak kacang hitam mengandung asam lemak tak jenuh yang cukup tinggi, titik leleh rendah, mudah dicerna dan diserap, serta tidak menumpuk di dinding pembuluh darah. Kelebihannya terletak pada kandungan sterol tumbuhan yang tidak hanya mudah diserap tubuh, tetapi juga dapat menghambat penyerapan kolesterol. Oleh karena itu, kacang hitam sangat ideal sebagai suplemen kesehatan bagi orang tua yang menderita arteriosklerosis. Kandungan kalsium yang tinggi dalam kacang hitam merupakan sumber kalsium yang sangat baik bagi tubuh manusia. Kalium dalam tubuh manusia berperan penting dalam menjaga keseimbangan osmotik dan asam-basa antar sel, membantu mengeluarkan natrium berlebih dari tubuh, sehingga efektif mencegah dan menurunkan hipertensi. Zat besi dalam kacang hitam dapat mencegah anemia defisiensi besi, yodium dapat mencegah penyakit gondok. Molibdenum dapat menghambat sintesis nitrosamin, senyawa karsinogen kuat dalam tubuh manusia. Penelitian menunjukkan bahwa isoflavon dalam kacang hitam merupakan estrogen tumbuhan yang dapat secara efektif menghambat kanker payudara, kanker prostat, dan kanker kolorektal, serta bermanfaat dalam mencegah osteoporosis pada usia lanjut. Dalam kulit dan ampas kacang terdapat selulosa, hemiselulosa, dan zat lain yang memiliki fungsi mencegah sembelit dan meningkatkan fungsi pencernaan. Indeks glisemik kacang hitam sangat rendah, hanya 18, sedangkan nasi putih dan roti gandum yang menjadi makanan pokok orang Tiongkok mencapai 88, hampir lima kali lipat dari kacang hitam. Oleh karena itu, kacang hitam sangat cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes, gangguan toleransi glukosa, dan mereka yang ingin mengontrol kadar gula darah. Dalam masyarakat pertanian yang berlangsung lama, manusia menemukan bahwa ternak yang diberi kacang hitam menjadi lebih sehat, kuat, dan daya tahan tubuhnya lebih baik, sehingga dahulu kacang hitam terutama digunakan sebagai pakan ternak. Padahal hal ini ditentukan oleh kandungan nutrisi dan manfaat kesehatan intrinsik kacang hitam. Pada masa itu, manusia menyukai makanan putih, hanya orang miskin atau yang kelaparan yang terpaksa mengonsumsi kacang hitam. Namun dokter dan praktisi kesehatan telah menemukan dan merangkum manfaat medis dan kesehatan kacang hitam. (1) Untuk mengobati kekurangan ginjal dan keringat berlebih: Kacang hitam dan Tian Hua Fen (Flower Powder) dalam jumlah sama, dihaluskan menjadi bubuk, dibuat menjadi pil sebesar biji tunggul dengan adonan tepung, minum 70 pil setiap kali, disantap dengan air rebusan kacang hitam, dua kali sehari. (2) Untuk mengobati vertigo akibat kelemahan hati: Kacang hitam dan cuka dimasukkan bersama ke dalam kantong empedal sapi, digantung di tempat yang berventilasi dan kering, ambil setelah kering, minum 7 butir setiap malam, lama-kelamaan akan sembuh. (3) Untuk mengobati keringat malam akibat kekurangan yin: Kulit kacang hitam 15 gram, gandum kering 15 gram, direbus dengan air, diminum. (4) Untuk mengobati tuli akibat kelemahan ginjal pada lansia dan buang air kecil di malam hari pada anak-anak: Daging babi 500 gram, kacang hitam 100 gram, rebus sampai matang, konsumsi sesuai kebutuhan. (5) Untuk mengobati rambut putih pada usia lanjut: Kacang hitam secukupnya, direbus hingga matang, dikeringkan, proses berulang beberapa kali, minum dua kali sehari, masing-masing 6 gram, kunyah lalu ditelan dengan air garam encer. (6) Untuk mengobati rambut putih non-genetik: Kacang hitam 120 gram, cuka beras 500 gram, rebus kacang hitam dengan cuka hingga menjadi campuran encer, saring ampas, oleskan dengan sikat gigi bersih yang sudah dibasahi cuka putih ke rambut, lakukan sekali sehari (tidak disarankan bagi penderita penyakit kulit). (7) Untuk mengobati rambut rontok: Kacang hitam 500 gram, air 1000 gram, rebus perlahan hingga air habis, ambil hasilnya, saat agak kering taburkan sedikit garam halus, simpan dalam botol, minum 6 gram setiap kali, dua kali sehari. (8) Untuk mengobati gejala pasca persalinan akibat angin dan stagnasi darah: Kacang hitam 3 liter, goreng panas hingga mengeluarkan asap, masukkan ke botol anggur, rendam selama satu hari, minum setengah gelas kecil anggur setiap kali, tiga kali sehari, hingga terasa berkeringat dan tubuh terasa lembab, maka akan sembuh. (9) Untuk mengobati henti menstruasi pada wanita: Kacang hitam 30 gram, bunga merah 8 gram, rebus dengan air, tambahkan 50 gram gula merah hangat, minum. (10) Untuk mengobati hematuria pada pria: Kacang hitam satu liter, panggang hingga matang, rendam dengan anggur panas, minum air rendaman, saring kacang. (11) Untuk mengobati demam bayi baru lahir: Kacang hitam 6 gram, gula aren 3 gram, rumput lampu 7 inci, daun bambu tipis 1 lembar, rebus dengan air, minum. (12) Untuk mengobati hipertensi: Kacang hitam 200 gram, cuka tua 500 gram, rendam selama satu minggu, minum 30 butir setiap kali, tiga kali sehari. (13) Mengobati keracunan Buah Badam: Minum air rebusan kacang hitam. Kacang hitam dibudidayakan di seluruh wilayah Tiongkok, karena perbedaan varietas, iklim, dan jenis tanah, kualitasnya pun bervariasi, yang terbaik adalah yang berwarna hitam pekat dan mengkilap. Ada banyak cara mengonsumsi kacang hitam: bisa dibuat tepung dan dipanggang menjadi roti; direbus dan dijadikan salad dingin; digoreng dan menjadi camilan; dibuat bubur kedelai sebagai minuman; atau dibuat kecambah sebagai sayuran, yang meningkatkan kandungan vitamin serta membuat protein dan lemak lebih mudah dicerna. Meskipun kacang hitam merupakan produk kesehatan yang sangat bergizi, harus dikonsumsi matang, karena dalam kacang hitam mentah terdapat komponen bernama anti-tripsin yang dapat mengganggu pencernaan protein dan menyebabkan diare. Setelah dimasak dengan cara merebus, menggoreng, atau mengukus, enzim anti-tripsin akan rusak, sehingga efek samping kacang hitam hilang.
|