Sehari-hari, orang sering memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka dengan mengonsumsi obat-obatan atau suplemen kesehatan untuk mencegah penyakit. Namun, semua obat memiliki efek samping tertentu yang tidak baik bagi kesehatan tubuh. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa sering melakukan pijatan pada dada dan punggung dapat secara efektif meningkatkan kekebalan tubuh. Thymosin adalah protein dan hormon peptida yang disekresikan oleh timus di bagian depan rongga dada manusia atau mamalia, yang memberi fungsi imun kepada sel T. Dalam darah manusia terdapat konsentrasi thymosin tertentu yang berfungsi menjaga fungsi imun dan melawan berbagai penyakit. Timus manusia berkembang pada masa anak-anak dan usia kanak-kanak, lalu secara bertahap menyusut seiring bertambahnya usia, dan pada usia lanjut menyusut lebih parah, sehingga menyebabkan penurunan konsentrasi thymosin dalam darah, daya tahan tubuh melemah, dan berbagai penyakit muncul. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa pijatan pada dada dapat mengatur sistem stres timus, membuat sel timus yang "tidur" menjadi aktif, serta menunda proses penuaan. Selain itu, karena rangsangan dari pijatan dada, sistem cairan tubuh menghasilkan berbagai hormon yang bekerja pada organ dan jaringan tubuh, meningkatkan fungsi imun, dan memberikan manfaat positif terhadap pencegahan penuaan dan kesehatan panjang umur. Dalam perspektif TCM (Medis China Tradisional), tulang belakang merupakan lokasi meridian Du, sedangkan jalur meridian Bladder Foot Taiyang di kedua sisi tulang belakang memiliki hubungan erat dengan lima zang dan enam fu. Melakukan pijatan pada punggung dapat merangsang dan memperkuat energi meridian, memperlancar peredaran qi dan darah, serta menyeimbangkan fungsi organ dalam. Di bawah kulit punggung terdapat banyak sel imun yang sangat aktif; biasanya sel-sel ini diam-diam "terlelap", namun saat dilakukan pijatan, fungsi sel imun yang "tidur" tersebut diaktifkan, sehingga sel-sel ini bergerak menuju seluruh tubuh untuk mencari dan menghancurkan bakteri yang masuk. Langkah-langkah praktik pijat dada dan punggung sebagai berikut: Pertama, pijat dada. Letakkan telapak tangan kanan di atas payudara kanan, jari-jari mengarah ke bawah miring, tekan cukup kuat, dorong ke pinggang kiri bawah, kemudian gunakan tangan kiri dari atas payudara kiri miring ke pinggang kanan bawah. Lakukan secara bergantian antara tangan kanan dan kiri, satu naik-turun merupakan satu kali, total 30 kali, setiap hari 3 kali. Kedua, gosok punggung. Letakkan kedua tangan di bagian lengkung di samping tulang belakang pinggang, lalu tekan ke bawah dengan cukup kuat hingga ke tulang ekor. Lakukan secara bergantian antara tangan kanan dan kiri, satu naik-turun merupakan satu kali, total 30 kali, setiap hari 3 kali. Jumlah penggosokan juga bisa disesuaikan dengan kondisi fisik dan toleransi individu, yang penting adalah konsistensi.
|