Kata pepatah: "Tertawa sekali, sepuluh tahun lebih muda; bersedih sekali, rambut putih." Jika hanya rambut putih, masih bisa ditutup dengan pewarna rambut, tetapi masalahnya, kesedihan dan kemarahan menyebabkan kerusakan multi-faset pada tubuh, memicu berbagai penyakit. Mengapa kemarahan menyebabkan penyakit TCM percaya bahwa aktivitas psikologis dan emosional manusia terkait dengan fungsi hati.
Jika seseorang terganggu secara emosional, menyebabkan suasana hati tidak nyaman dan depresi, maka fungsi hati akan terganggu. Hati memiliki fungsi menyimpan dan mengatur aliran darah secara keseluruhan, sangat penting bagi siklus menstruasi yang teratur. Bagi wanita, fungsi hati yang normal adalah salah satu syarat penting agar menstruasi tetap teratur. Hati juga membantu limpa dan lambung dalam mencerna dan mengangkut nutrisi makanan melalui regulasi qi. Jika qi hati terhambat, maka fungsi pencernaan terganggu, sehingga tidak ingin makan. Kita semua pernah merasakan, saat mengalami hal yang sangat membuat marah, nafsu makan hilang, tidak ingin makan. Hati juga terkait dengan aktivitas mental. Jika qi hati tidak lancar, seseorang mudah marah, emosi terlalu tinggi, kadang membuat keputusan tidak rasional. Penyakit yang Dipicu Kemarahan Menstruasi tidak teratur: Beberapa wanita yang cenderung pendiam dan depresif, saat mengalami hal tidak menyenangkan atau memiliki pikiran tertentu, tidak bisa mengungkapkan perasaan kepada orang lain atau berkomunikasi untuk mengurangi stres. Akumulasi stres jangka panjang menyebabkan qi hati terhambat, aliran qi tidak lancar, menyebabkan nyeri payudara, sakit kepala, insomnia, perubahan suasana hati, bahkan sampai menunda menstruasi, haid tidak teratur, atau menopause dini. Bahkan lebih buruk, qi hati terhambat dapat menyebabkan tumor jinak maupun ganas. Penyakit payudara: Karena jalur meridian hati melewati kedua sisi dada, maka qi hati tidak lancar, qi terhambat, darah stagnan, aliran meridian tidak lancar, sangat terkait dengan hipertrofi payudara, nodul payudara, bahkan kanker payudara. Secara klinis, wanita dewasa yang mengalami benjolan payudara, nyeri saat sebelum menstruasi, mereda setelah menstruasi, disertai perasaan gelisah, nyeri dada dan samping, mulut pahit, siklus menstruasi tidak teratur, volume haid berkurang, darah gelap. Gejala dan penyakit ini semua terkait dengan perubahan emosi. Saat kita marah karena hal-hal kecil dalam kehidupan, menghukum diri sendiri karena kesalahan orang lain, kita harus sadar bahwa kerusakan akibat marah bukan hanya pada pikiran, tetapi juga dapat merusak tubuh dan bahkan menyebabkan penyakit. Dengan demikian, kita akan lebih bijak, menahan diri, menjaga pikiran sehat dan bahagia, demi menjaga kesehatan mental dan fisik.
|