Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Other / Perawatan Kesehatan Tradisional Tiongkok / Musim Dingin Bersantai di Bawah Matahari, Menjaga Keseimbangan EnergiSebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Musim Dingin Bersantai di Bawah Matahari, Menjaga Keseimbangan Energi

Musim Dingin Bersantai di Bawah Matahari, Menjaga Keseimbangan Energi
Dalam karya akademik kuno Tiongkok *Liezi*, dalam bab "Yang Zhu", terdapat kisah "Petani Desa Memberi Matahari". Ceritanya: Dahulu, di Negara Song, ada seorang petani desa yang sangat miskin, hanya bisa bertahan hidup dengan pakaian kasar dari kapas. Saat matahari terbit, ia pergi ke luar rumah untuk berjemur agar hangat. Ini membuatnya merasa sangat nyaman dan hangat, bahkan lupa bahwa di dunia ini ada rumah besar, pakaian hangat, mantel wol, atau makanan lezat. Ia berkata kepada istrinya: "Berjemur di bawah matahari sangat menyenangkan, tapi tak banyak yang tahu. Aku akan memberikannya kepada raja, dan pasti akan mendapat hadiah besar." Petani desa ini ingin menyerahkan kehangatan dan kenyamanan berjemur kepada raja. Meski tampak bodoh dan tidak tahu perkembangan zaman, jika dipikir lebih dalam, tindakannya memberi "berjemur di bawah matahari" justru mengandung prinsip ilmiah yang layak dieksplorasi dan ditiru.
Kisah ini menyebutkan "berjemur di bawah matahari", secara sederhana berarti berbaring membelakangi matahari untuk menikmati sinar matahari, yang dalam istilah modern disebut "mandi matahari".
Dalam zaman Dinasti Tang, penyair besar Bai Juyi sangat menghargai metode perawatan ini, sering melakukannya secara rutin dan mendapat manfaat besar. Dalam puisi "Bersantai di Hari Dingin", ia menggambarkan secara riang pengalaman fisik dan mental selama berjemur di musim dingin: "Duduk dengan mata tertutup, berjemur di bawah matahari, kehangatan menyelimuti kulit. Awalnya seperti minum anggur murni, lalu seperti binatang yang bangun dari tidur musim dingin. Tubuh terasa nyaman dari luar, pikiran tenang dalam, tanpa pikiran apapun. Luas dan bebas, tak tahu tempat berada, hati menyatu dengan ruang kosong." Dapat dikatakan bahwa usia panjang 74 tahun yang dicapai Bai Juyi sebagian besar karena rutin berjemur di musim dingin.
Teori medis tradisional Tiongkok sangat menekankan manfaat sinar matahari bagi kesehatan tubuh, percaya bahwa paparan sinar matahari secara rutin dapat membantu membangkitkan energi vital tubuh, terutama di musim dingin, karena alam sedang dalam kondisi "yin dominan, yang melemah", dan manusia harus mengikuti alam, sehingga berjemur di musim dingin lebih efektif untuk memperkuat energi vital dan menghangatkan meridian.
Dalam *Huangdi Neijing Suwen: Da Lun Diao Shen Si Qi*, disebutkan: "Tiga bulan musim dingin adalah masa penyimpanan, air membeku, tanah retak. Manusia harus tidur lebih awal dan bangun lebih larut, selalu menunggu datangnya sinar matahari." Artinya, pola tidur manusia di musim dingin harus sesuai dengan waktu matahari terbit dan tenggelam. Dalam *Lao Lao Heng Yan* oleh Cao Cishan disebutkan: "Duduk dengan punggung menghadap matahari, seperti yang disebut 'berjemur di bawah matahari' dalam kitab Liezi. Punggung yang sedikit hangat dapat membuat seluruh tubuh terasa nyaman. Matahari adalah inti energi langit, cahayanya memperkuat energi vital manusia." Ini secara jelas menyatakan manfaat kesehatan dan prinsip ilmiah dari "berjemur di bawah matahari". Di sini ditekankan untuk berjemur dengan punggung menghadap matahari, karena "kepala adalah pusat semua energi vital", tidak boleh terkena langsung sinar matahari agar tidak terlalu banyak energi vital, yang bertentangan dengan prinsip keseimbangan yin-yang.
Orang dewasa sebaiknya rutin berjemur di bawah matahari, anak-anak juga perlu. Dalam *Qianjin Yao Fang* oleh Sun Simiao era Tang disebutkan: "Ketika cuaca hangat dan tidak ada angin, ibu harus membawa anaknya bermain di bawah sinar matahari, sering terpapar angin dan sinar matahari, agar darah mengental, energi menjadi kuat, otot menjadi padat, mampu menahan angin dan dingin, sehingga tidak mudah sakit." Ini secara jelas menjelaskan manfaat mandi matahari bagi anak-anak dalam mencegah penyakit dan mendukung pertumbuhan.
Sinarmatahari terdiri dari tiga jenis cahaya utama: ultraviolet, inframerah, dan cahaya tampak. Di antaranya, sinar ultraviolet memiliki dampak paling besar terhadap tubuh. Meskipun tidak terlihat oleh mata, sinar ini dapat membunuh bakteri di kulit, meningkatkan elastisitas, kilau, dan kelembutan kulit, memperkuat daya tahan kulit, merangsang produksi darah dalam tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh, memperbaiki metabolisme karbohidrat dalam tubuh, serta merangsang sintesis vitamin D, secara efektif mencegah rakhitis atau penyakit tulang lunak. Selain itu, dapat mempercepat sirkulasi darah, meningkatkan nafsu makan, dan memperkuat tubuh. Sinar inframerah juga merupakan cahaya tak terlihat yang menyumbang 60%-70% dari sinar matahari, dapat menembus kulit hingga jaringan bawah kulit, memberikan stimulasi panas pada tubuh, sehingga pembuluh darah melebar, mempercepat sirkulasi darah, mempercepat metabolisme tubuh, serta memiliki efek anti-inflamasi dan analgesik. Cahaya tampak adalah cahaya matahari yang bisa dilihat oleh mata, terdiri dari tujuh warna: merah, jingga, kuning, hijau, biru muda, biru, ungu, yang dapat mengatur suasana hati, membangkitkan semangat, meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas kerja, serta memperbaiki berbagai fungsi fisiologis tubuh.
Untuk melakukan mandi matahari, perlu diperhatikan agar tidak terlalu lama terpapar, agar tidak menyebabkan penuaan kulit akibat radiasi ultraviolet berlebihan, bahkan risiko kanker kulit. Harus melindungi kepala dan mata saat berjemur, agar tidak mengalami pusing, mata berkunang-kunang, atau kelelahan akibat paparan berlebihan. Juga tidak disarankan melakukan mandi matahari saat perut kosong, kenyang, atau dalam keadaan lelah, agar tidak menyebabkan pusing atau gejala buruk lainnya. Selain itu, orang dengan penyakit jantung parah, hipertensi, gangguan saraf yang berlebihan, alergi terhadap sinar matahari, kecenderungan perdarahan, atau wanita dalam masa menstruasi atau satu bulan setelah melahirkan, harus berhati-hati dan tidak terlalu lama berjemur agar tidak terjadi kecelakaan.

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]