Kol, juga dikenal sebagai brokoli, tampak biasa, banyak orang menganggapnya remeh. Namun, dari sudut pandang perawatan kesehatan, kol adalah makanan terapi yang langka. Netral dan manis, membersihkan panas dan racun Kol bersifat netral dan manis, memiliki efek memperkuat ginjal dan tulang, memperkuat otak, memperkuat lambung, serta membersihkan paru-paru dan melembabkan tenggorokan. Cocok untuk orang dengan kekurangan bawaan atau akibat sakit lama, kerusakan organ, lambung lemah, dan batuk yang hilang suara. Kol hijau memiliki efek membersihkan panas dan racun yang sedikit, sangat cocok untuk orang dengan lambung panas dan mulut bau. Kaya nutrisi, mencegah kanker Kol kaya nutrisi, dagingnya tebal, mengandung protein, mikroelemen, dan beta-karoten dalam jumlah tinggi. Setiap 100 gram kol mengandung protein 2,4 gram dan vitamin C 88 miligram. Kol adalah makanan pencegah dan anti-kanker yang hebat. Kandungan vitamin, serat, beta-karoten, dan elemen jejak selenium sangat bermanfaat untuk mencegah dan melawan kanker. Kol hijau mengandung vitamin C lebih tinggi, ditambah protein dan beta-karoten, dapat meningkatkan fungsi imunitas sel. Ekstrak kol, yaitu senyawa glucoraphanin, dapat mengaktifkan enzim yang memecah zat karsinogen, sehingga mengurangi risiko kanker. Penelitian luar negeri juga menemukan bahwa kol mengandung berbagai derivat indol, yang dapat menurunkan kadar estrogen, sehingga membantu mencegah kanker payudara. Pasien kanker usus besar dan kanker payudara yang memiliki lambung lemah disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak kol. Peringatan: Umumnya tidak disarankan mengolah kol bersama mentimun, karena mentimun mengandung enzim pemecah vitamin C yang dapat merusak vitamin C dalam kol. Namun, karena warna kol putih dan mentimun hijau, kombinasi ini mempercantik tampilan, lebih baik diproses terpisah, lalu dicampur saat disajikan. Resep Kol untuk Terapi Makanan Resep untuk Melembabkan dan Membersihkan Racun: Digunakan untuk gejala seperti panas dalam yang mengganggu yin, seperti panas lambung, mulut pahit, tenggorokan kering, tidak nafsu makan, sakit kepala, mata merah, atau kekurangan qi dan yin akibat radiasi. Gunakan kol hijau 250 gram, potong kecil, cuci bersih, jamur putih 50 gram rendam terlebih dahulu, bunga chrysanthemum sedikit, gula pasir sedikit, rebus dengan api kecil sekitar setengah jam, angkat bunga chrysanthemum, dinginkan, lalu konsumsi. Resep untuk Memperkuat Ginjal dan Tubuh: Cocok untuk gejala seperti kaki lemah, pusing, telinga berdenging, nafsu makan buruk akibat lambung lemah, atau wajah pucat, lelah akibat kemoterapi dan radioterapi. Gunakan ginjal babi atau domba sepasang, buka dan buang membran, rendam dalam air dingin selama setengah hari. Jamur hitam 100 gram rendam dalam air dingin, kol 200 gram potong kecil, cuci, rebus dalam air mendidih. Potong ginjal menjadi dadu, tumis dengan jamur hitam, tambahkan bawang putih dan bawang bombai secukupnya, garam, masak hingga matang 80%, lalu tambahkan kol, aduk hingga matang. Resep untuk Menambah Qi dan Menghentikan Batuk: Digunakan untuk gejala seperti batuk dan sesak napas akibat kekurangan qi paru-paru dan tidak mampu menahan qi ginjal, dahak sedikit, lesu, kurus. Gunakan kol 200 gram, bunga lili 100 gram, biji apricot 50 gram, cacing musim dingin 10 gram, rebus menjadi sup. Tambahkan dua telur saat menyajikan, tambahkan sedikit pati basah, dan bumbui sesuai selera.
|