Tomat, juga dikenal sebagai tomat, berasal dari wilayah Peru dan Meksiko di Amerika Selatan, masuk ke Tiongkok pada akhir Dinasti Qing, sehingga dinamai tomat. Sekarang banyak daerah di Tiongkok menanamnya. "Luchuan Caocao" menyatakan bahwa tomat "dapat menghasilkan cairan tubuh, menghilangkan dahaga, menguatkan lambung, mengatasi dahaga dan nafsu makan menurun." Khasiat Obat Tomat rasanya manis dan asam, bersifat dingin ringan. Memiliki efek membersihkan panas, menghilangkan dahaga, menenangkan darah, menguatkan lambung, dan menghilangkan dahaga. Secara klinis banyak digunakan untuk mengobati dahaga, panas dalam, nafsu makan menurun, rasa pahit di mulut, darah dari gusi, bisul mulut, rasa pahit di mulut, serta sebagai pendukung pengobatan hipertensi dan penyakit jantung koroner. Tomat mengandung karbohidrat, vitamin, kalsium, fosfor, karotenoid, sitrat, malat, nikotinamida, sitrat, asam adenin, arginin, glutathione, dan lain-lain. Karbohidrat dalam tomat terutama berupa gula, terutama glukosa dan fruktosa, sedangkan pati dan sukrosa sangat sedikit. Penelitian medis modern menunjukkan bahwa sitrat, malat, dan gula dalam tomat dapat membantu pencernaan, bermanfaat bagi pasien ginjal, memiliki efek diuretik. Tomat memiliki efek penghambatan terhadap berbagai bakteri, juga membantu pencernaan. Tomat dapat menurunkan kadar kolesterol darah, sehingga memiliki efek pencegahan arteriosklerosis. Kandungan vitamin dalam tomat juga cukup tinggi. Menurut analisis: 500 gram tomat mengandung 52 mg vitamin C, setara dengan 1250 gram apel, 1500 gram pisang, dan 2200 gram pir. Tomat bersifat asam, memiliki efek perlindungan terhadap vitamin C, tidak mudah rusak saat dimasak. Dalam vitamin tomat, vitamin P dapat melindungi pembuluh darah. Vitamin PP dapat melindungi kesehatan kulit, menjaga sekresi getah lambung normal, serta mendorong pembentukan sel darah merah. Vitamin C bermanfaat bagi penderita gingivitis, periodontitis, epistaksis, dan penyakit perdarahan, serta meningkatkan daya tahan tubuh terhadap kanker. Karotenoid dapat melindungi elastisitas kulit, mendorong kalsifikasi tulang, mencegah rakhitis anak-anak, night blindness, dan xerosis mata. Vitamin B1 bermanfaat bagi perkembangan otak, mengurangi kelelahan sel otak. Penelitian terbaru menunjukkan tomat memiliki efek anti-kanker. Peneliti menambahkan pigmen alami tomat ke dalam cairan kultur sel kanker mulut, sel kanker cepat kehilangan aktivitas dan mati. Penelitian Amerika Serikat dan Italia membuktikan tomat dapat mempersempit tumor prostat, mengurangi risiko kanker saluran pencernaan, kanker pankreas, kanker payudara, dsb. Resep Terapi Makanan ◆ Tomat Goreng dengan Labu Siam Bahan utama: tomat 250 gram, labu siam 250 gram, jamur hitam 10 gram, garam secukupnya. Cara membuat: (1) Tomat dicuci, direndam air panas, kulitnya dilepas, potong-potong ukuran sama, sisihkan. (2) Labu siam kupas, cuci bersih, potong bentuk romboid, sisihkan. (3) Jamur hitam direndam, sobek, sisihkan. (4) Wajan panaskan di atas api besar, masukkan tomat dan labu siam, tumis sebentar, lalu tambahkan jamur, masukkan garam, aduk rata, tutup dan masak hingga matang, beri bumbu. Fungsi: menenangkan hati, menyeimbangkan qi, menenangkan darah, mengaktifkan darah, menghasilkan cairan tubuh, menenangkan jiwa. Cara konsumsi: bisa dimakan sebagai lauk atau sendiri, 1 kali sehari pagi dan sore. Indikasi: hipertensi dan aterosklerosis tipe hati yang panas berlebih. Gejala: pusing, sakit kepala, tinnitus, mudah marah, sulit tidur, mimpi buruk, denyut nadi tegang. ◆ Bubur Tomat dan Kurma Bahan utama: tomat 125 gram, kurma 50 gram, goji berry 15 gram, beras 100 gram, gula pasir secukupnya. Cara membuat: (1) Tomat dicuci, potong dadu, sisihkan. (2) Kurma buang biji, goji berry cuci bersih, sisihkan. (3) Beras dicuci bersih, masukkan ke dalam panci tanah bersama kurma dan goji berry, tambahkan air, rebus di atas api besar hingga mendidih, turunkan api kecil, rebus hingga menjadi bubur. (4) Masukkan tomat potong dadu dan gula pasir, rebus kembali selama 5 menit, siap dikonsumsi. Fungsi: mengisi kekurangan yin, menguatkan darah, menguatkan lambung, menguatkan limpa, menghasilkan cairan tubuh. Cara konsumsi: pagi dan sore masing-masing 1 kali. Indikasi: pasca sakit, kelemahan tubuh, pasca melahirkan dengan kekurangan darah dan qi, tubuh lemah, gejala: pusing, penglihatan kabur, sulit tidur, mimpi buruk, lemas, nafsu makan menurun, kesemutan di tangan dan kaki, lidah pucat, lidah putih. Selain itu, bisa digunakan untuk pencegahan tumor. ◆ Minuman Tomat dan Kentang Bahan utama: tomat 500 gram, kentang 200 gram. Cara membuat: (1) Tomat dicuci, rendam air panas, kulitnya dilepas, lumatkan, peras untuk mendapatkan 150 ml jus. (2) Kentang dicuci, kulitnya dibuang, potong-potong, gunakan ekstrak jus, peras untuk mendapatkan 150 ml jus. (3) Campur kedua jus, aduk rata, rebus hingga matang, siap dikonsumsi. Fungsi: menguatkan lambung, menguatkan limpa, menghasilkan cairan tubuh, menghilangkan dahaga. Cara konsumsi: minum 1 kali pagi dan sore, konsumsi selama 7–10 hari sebagai satu siklus. Indikasi: gastritis kronis tipe kekurangan yin lambung, gejala: nyeri perut samar, rasa tidak nyaman, muntah, mulut kering, tenggorokan kering, lapar tapi tidak ingin makan, BAB kering, lidah merah, sedikit cairan, lidah tipis. ◆ Bubur Tomat dan Hati Sapi Bahan utama: tomat 100 gram, hati sapi 100 gram, beras ketan 100 gram, jahe 3 iris. Cara membuat: pertama, hati sapi dicuci, potong tipis, campur dengan garam, kecap, tepung kanji, anggur putih, aduk rata; tomat dicuci, potong; jahe dicuci, kulitnya dibuang, potong tipis; beras ketan dicuci, dimasukkan ke dalam wajan, tambahkan air secukupnya, rebus perlahan selama 20 menit, masukkan tomat dan jahe, rebus selama 10 menit, lalu masukkan hati sapi, rebus hingga mendidih selama beberapa menit hingga hati sapi matang, beri bumbu sebagai lauk. Indikasi: tubuh lemah, kekurangan darah, malnutrisi, pusing.
|