Cherry dapat mengobati radang sendi akibat asam urat Cherry dijuluki sebagai "berlian di antara buah-buahan" karena nilai gizi luar biasa yang dimilikinya, serta efek makanan terapeutik khusus terhadap penyakit seperti asam urat dan radang sendi, merupakan obat alami yang lezat tanpa efek samping. Dalam catatan kuno TCM "Mingyi Bie Lu", disebutkan: "Makan cherry membuat wajah menjadi lebih segar dan memperindah semangat." Cherry mengandung protein tinggi, vitamin A, B, C, serta mineral seperti kalium, kalsium, fosfor, besi, dan berbagai jenis bioaktif lainnya, rendah kalori namun tinggi serat. Kandungan zat besi dalam cherry tertinggi di antara semua buah-buahan, 20–30 kali lebih tinggi daripada apel, vitamin A 4–5 kali lebih tinggi daripada anggur, dan kandungan vitamin C sangat melimpah hingga melebihi perkiraan—benar-benar buah yang baik untuk kecantikan dan kesehatan, enak dimakan dan menawan secara visual. Penelitian ilmiah terbaru juga menemukan bahwa selain kaya vitamin, cherry mengandung antosianin, flavonoid, pigmen merah, dan berbagai senyawa bioaktif lainnya, yang memiliki nilai medis penting. Pertama, senyawa-senyawa ini merupakan antioksidan yang sangat efektif, bahkan lebih kuat dalam melambatkan penuaan dibanding vitamin E; kedua, mereka dapat meningkatkan sirkulasi darah, membantu ekskresi asam urat, sehingga meringankan ketidaknyamanan akibat asam urat dan radang sendi, dengan efek analgesik dan anti-inflamasi yang dinilai lebih baik daripada aspirin. Oleh karena itu, dokter menyarankan agar penderita asam urat dan radang sendi mengonsumsi 20 buah cherry setiap hari.
|