Minum Susu Bebas Lemak Bisa Mencegah Kanker Susu adalah salah satu makanan yang disukai dalam kehidupan sehari-hari. Susu yang dijual di pasaran ada susu segar dan bubuk susu. Susu segar umumnya adalah susu penuh lemak, sedangkan bubuk susu ada yang penuh lemak dan bebas lemak. Menurut sebuah studi dari Inggris: susu mengandung vitamin A, C, kalsium yang memiliki efek anti-kanker, sedangkan lemak dalam susu justru berpotensi menyebabkan kanker. Orang yang rutin minum susu bebas lemak memiliki risiko lebih rendah terkena kanker mulut, usus besar, kandung kemih, paru-paru, payudara, dan serviks, sehingga dapat mencegah kanker. Sementara itu, orang yang rutin minum susu penuh lemak memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker-kanker tersebut. Vitamin A dalam susu dapat membuat kanker sel skuamosa dan jenis kanker sel lainnya mereda, serta merangsang sistem imun tubuh melawan tumor. Vitamin C dapat menghambat sintesis nitrosamin endogen dan menghambat dampak senyawa karsinogen terhadap sel tubuh. Kalsium dapat mengubah proliferasi sel mukosa usus besar, sehingga menurunkan risiko kanker usus besar. Kandungan lemak dalam susu adalah faktor penentu kanker; susu penuh lemak memiliki empat kali lipat kandungan lemak dibanding susu bebas lemak. Lemak susu termasuk lemak hewani, yang menyediakan kalori. Asupan kalori dan lemak hewani yang berlebihan dikaitkan dengan kanker payudara, kanker usus besar, kanker paru-paru, kanker prostat, kanker serviks, dan kanker endometrium. Untuk kesehatan Anda dan keluarga, silakan minum susu bebas lemak secara rutin untuk mencegah kanker.
|