Makan "Hati" Tidak Menyembuhkan "Hati" Medisin Tiongkok sangat menekankan terapi makanan, dan dalam masyarakat juga populer ungkapan "makan apa yang bermanfaat bagi bagian tubuh tersebut", tetapi bagi penderita penyakit hati, sebaiknya tidak menggunakan konsumsi hati babi atau hati hewan lain sebagai cara menyembuhkan hati. Hati adalah organ detoksifikasi terbesar pada manusia dan hewan. Berbagai racun dalam tubuh hewan biasanya harus melalui proses detoksifikasi oleh hati, lalu dikeluarkan atau dikombinasikan. Hati hewan yang dibeli dari pasar umumnya masih menyimpan berbagai racun. Penderita penyakit hati karena fungsi hati yang rusak sulit memecah racun-racun tersebut, sehingga akan menambah beban hati dan mengganggu pemulihan penyakit hati. Selain itu, hati juga merupakan organ imun penting dan "pabrik kimia" yang menghasilkan berbagai hormon, antibodi, dan sel imun. Zat-zat ini sering kali berbahaya bagi tubuh asing, sehingga konsumsi hati oleh penderita penyakit hati justru membahayakan mereka. Selain itu, hati hewan mengandung kadar tembaga yang sangat tinggi. Penderita penyakit hati karena fungsi hati yang rendah tidak dapat mengatur keseimbangan tembaga dalam tubuh secara optimal, sehingga tembaga berlebih dapat menumpuk di hati dan jaringan otak, menyebabkan ikterus, anemia, sirosis hati, ascites, bahkan koma hepatik yang bisa mengakibatkan kematian. Oleh karena itu, penderita penyakit hati tidak boleh menggunakan makan hati untuk menyembuhkan hati, dan sebaiknya menghindari konsumsi hati dalam diet sehari-hari.
|