Melindungi pembuluh darah jantung dan otak dengan mengonsumsi gandum oats Saat ini, penyakit kardiovaskular adalah penyebab utama kematian global, dan salah satu alasannya adalah hiperlipidemia, kolesterol tinggi, dan trigliserida tinggi. Kami ingin memperkenalkan kepada para orang tua dan lansia makanan sehat—oats—yang dapat secara efektif menurunkan kolesterol dalam tubuh. Dengan mengonsumsinya secara rutin, oats dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular, ancaman utama bagi orang dewasa paruh baya dan lansia. Oats adalah jenis gandum yang disebut "youmai" di Tiongkok, juga dikenal sebagai "yumi" atau "yumai", merupakan salah satu biji-bijian utama di wilayah Guyuan, Ningxia. Nilai gizi oats sangat tinggi. Menurut data, oats mengandung protein 15,6%, lebih dari dua kali lipat kadar protein beras, dan lebih tinggi 3–4 poin persentase dibandingkan tepung terigu. Kandungan lemaknya mencapai 8,5%, lima kali lipat dari beras dan tepung terigu. Karbohidratnya 64,8%, sedikit lebih rendah 10% dibandingkan beras dan tepung terigu. Seratnya 2,1%, abu 2%, merupakan makanan rendah gula, tinggi protein, tinggi lemak, dan tinggi energi. Komposisi nutrisinya tinggi, kualitasnya baik, asam amino esensial dalam proteinnya paling seimbang di antara semua biji-bijian, kandungan lisin dan metionin ideal, sementara dalam beras dan tepung terigu keduanya sangat kurang. Asam lemak esensialnya sangat kaya, asam linoleat menyumbang lebih dari sepertiga total asam lemak. Vitamin dan mineralnya juga sangat banyak. Setiap 100 gram mengandung vitamin B1 590 mikrogram, vitamin B2 150 mikrogram, vitamin B6 160 mikrogram, nikotinamida 1000 mikrogram, mineral 1000 mikrogram, folat 25 mikrogram, kalsium 55 miligram, kalium 335 miligram, besi 5 miligram, mangan 5 miligram, seng 4 miligram. Terutama vitamin B1 paling tinggi di antara semua biji-bijian. Oats memiliki efek terapi pendukung yang sangat baik: karena kandungan asam linoleat tinggi, dapat menurunkan kolesterol dalam darah; mengandung 8 jenis kolesterol tumbuhan, dapat mencegah penyerapan kolesterol di usus. Molekul pati lebih kecil dibandingkan beras dan tepung terigu, mudah dicerna dan diserap, mengandung polisakarida yang berasal dari fruktosa, langsung dapat dimanfaatkan tubuh, dapat menurunkan LDL (kolesterol low-density lipoprotein) pada penderita kolesterol tinggi, sekaligus meningkatkan HDL (kolesterol high-density lipoprotein). Serat makanan berkualitas tinggi dalam oats memiliki efek mengurangi risiko kanker kolon, diabetes, sembelit, varises, dan radang vena. Fakta menunjukkan bahwa oats memiliki nilai nutrisi tinggi, kualitas baik, kaya vitamin dan mineral, serta efek terapi paling luas, sehingga Organisasi Kesehatan Dunia secara resmi menjadikannya makanan fungsional yang direkomendasikan. Jika Anda ingin mencegah terjadinya penyakit kardiovaskular, atau sudah menderita penyakit tersebut, cobalah konsumsi oat setiap hari. Menurut penelitian bersama antara Pusat Penelitian Kardiopulmoner Beijing dan Akademi Ilmu Pertanian Tiongkok, hanya dengan 50 gram oat per hari, kadar kolesterol dalam darah per 100 ml dapat turun rata-rata 39 miligram, trigliserida turun 76 miligram. Tidak heran jika Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher selama bertahun-tahun tetap menjaga kebiasaan sarapan roti oats, bahkan selama kunjungan singkat ke Tiongkok, ia masih meminta roti oats dikirim dari Inggris setiap hari!
|