Merendam komponen aktif dari ramuan herbal dalam anggur menghasilkan minuman anggur obat. Minuman anggur obat memiliki fungsi membuka pembuluh darah, mempercepat penyebaran obat, menghilangkan nyeri, serta menghilangkan angin dan lembab. Minuman ini merupakan pilihan terbaik untuk perawatan dan penguatan tubuh pada musim dingin dan semi. Lalu bagaimana cara meracik dan mengonsumsi minuman anggur obat? Pertama, hancurkan atau potong pendek ramuan yang telah dibeli, lalu basahi dengan air dingin, agar dapat membersihkan kotoran dan mencegah ramuan menyerap alkohol terlalu banyak. Kemudian masukkan ramuan yang sudah dibasahi ke dalam botol kaca atau wadah tertutup, lalu tambahkan anggur putih. Perbandingan umum antara ramuan dan anggur putih adalah 1:7 hingga 1:10, minimal harus mencakup seluruh ramuan. Terakhir, tutup rapat dan goncang beberapa kali setiap hari agar komponen aktif ramuan terlepas secara maksimal. Setelah direndam selama seminggu, minuman tersebut siap dikonsumsi. Untuk ramuan mahal tertentu, bisa direndam kembali setelah minuman habis. Menggunakan alkohol untuk merendam ramuan herbal dapat mengekstraksi banyak komponen aktif yang tidak larut dalam air, sehingga efek nutrisi dan terapeutik minuman anggur obat jauh lebih baik dibandingkan ekstrak herbal rebusan biasa. Namun minuman anggur obat tetap berbeda dari alkohol biasa; selain minuman anggur obat yang bersifat nutrisi, penggunaannya harus sesuai durasi dan dosis yang ditentukan, dan bisa dihentikan setelah penyakit sembuh. Dalam hal dosis, minuman anggur obat relatif kecil, bisa disesuaikan dengan toleransi alkohol pasien, yaitu 30–50 ml per kali minum. Bagi yang tidak terbiasa minum alkohol, minuman anggur obat bisa diencerkan dengan perbandingan 1:1 hingga 1:10 dalam anggur merah, anggur kuning, atau air matang, lalu diminum sesuai takaran. Meskipun minuman anggur obat mengandung alkohol, konsentrasinya rendah dan dosisnya kecil, sehingga umumnya tidak menyebabkan efek samping. Konsumsi dalam jumlah kecil bahkan dapat meningkatkan sekresi air liur dan getah lambung, membantu pencernaan dan penyerapan makanan. Orang dengan gangguan hati dan ginjal, hipertensi, penyakit alergi, atau penyakit kulit sebaiknya tidak minum minuman anggur obat. Jika tetap perlu dikonsumsi, sebaiknya encerkan minuman dengan air sepuluh kali lipat, lalu didihkan di atas kompor untuk menghilangkan sebagian besar aroma alkohol sebelum diminum. Minuman anggur obat membantu penyerapan obat oleh tubuh. Banyak pasien, terutama yang tidak suka minum alkohol, khawatir mabuk dan sering minum di malam hari. Padahal, dari sudut pandang meningkatkan efektivitas obat, minum di siang hari lebih baik daripada malam hari. Proses eliminasi obat memiliki ritme harian tertentu. Biasanya, proses pengeluaran dan metabolisme minuman anggur obat paling lambat dari pagi hingga siang hari, sementara aktivitas enzim hati (biokatalisator yang membantu transformasi obat di hati) sangat tinggi. Pada saat itu, konsentrasi alkohol dan obat dalam darah sangat tinggi, sehingga sangat mendukung efek terapeutik. Pada sore hari pukul 14.00 hingga tengah malam, metabolisme dan pengeluaran alkohol dalam tubuh paling cepat, sehingga konsentrasi alkohol dalam darah rendah. Pada saat itu, aktivitas enzim hati mencapai puncaknya (puncak pada pukul 02.00 dini hari), sementara fungsi ginjal mencapai puncaknya setelah pukul 17.00. Minum di sore hingga malam hari menyebabkan pengeluaran dan metabolisme paling cepat, sehingga tidak mendukung efek minuman anggur obat. Oleh karena itu, minuman anggur obat sebaiknya diminum di siang hari.
|