Susu Laut—Tiram Dalam "Bencao Tujing" karya Su Song dari dinasti Song, disebutkan: "(Tiram) kini tersebar di pantai laut, terutama banyak di wilayah Selatan Laut, Fujian, dan Tongtai. ... Saat baru tumbuh, ukurannya sebesar batu kecil, tumbuh ke samping hingga satu atau dua meter, menyerupai gunung, setiap ruang berisi satu potong daging tiram, ukuran dagingnya sesuai dengan ukuran ruang, ruang besar seperti tapak kuda, ruang kecil seperti permukaan jari manusia. Setiap pasang surut, semua ruang terbuka, jika ada cacing kecil masuk, maka menutup untuk makan. Nelayan mengambilnya dengan cara menggali ruang dan membakar dengan api besar agar terbuka, lalu mengambil dagingnya." Tiram, juga dikenal sebagai "hao", nama lainnya adalah "lihuang", "haobai", "haolizi". Daging tiram segar berwarna putih kebiruan, teksturnya lembut dan halus. Orang Eropa menyebut tiram sebagai "manna laut" (barang langka yang diberikan Tuhan), "susu laut", bangsa Romawi kuno menjulukinya sebagai "ikan suci—lezat laut", sedangkan orang Jepang menyebutnya sebagai "sumber akar" dan "gandum laut", merupakan satu-satunya kerang yang bisa dimakan mentah. Nilai Unik [Pemulihan Tubuh dan Penguatan] Tiram mengandung 18 jenis asam amino, glikogen hati, vitamin B, taurin, serta nutrisi seperti kalsium, fosfor, besi, seng, konsumsi rutin dapat meningkatkan imunitas tubuh. Taurin dalam tiram dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah. [Melembabkan Paru dan Memperkuat Ginjal] Dalam mitologi Yunani kuno, tiram adalah makanan yang melambangkan cinta. Dari sudut pandang TCM, tiram menghilangkan stagnasi air, melembabkan paru-paru, dan mendukung fungsi ginjal. Secara medis modern, tiram adalah salah satu makanan alami yang paling kaya seng (setiap 100 gram daging tiram mengandung hingga 100 mg seng), artinya hanya mengonsumsi 2–3 ekor tiram saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan seng harian. Nilai besar seng terletak pada perannya sebagai mineral penting dalam sistem reproduksi pria, terutama dalam 50 tahun terakhir jumlah sperma pria menurun secara signifikan, sehingga perlu asupan seng yang cukup. [Menenangkan Jiwa dan Menenangkan Pikiran] Dalam "Shijing" karya Cui Yuxi disebutkan: "Daging tiram mengobati sulit tidur, mengobati pikiran yang tidak stabil." Konsumsi rutin dapat mengurangi gejala gelisah, jantung berdebar, pusing, dan tinnitus yang disebabkan oleh kekurangan yin dan kelebihan yang panas. Vitamin dan mineral dalam tiram, terutama selenium, dapat mengatur sistem saraf dan menstabilkan suasana hati. [Peningkatan Kecerdasan dan Kesehatan Otak] Taurin, DHA, dan EPA dalam tiram adalah nutrisi penting untuk perkembangan kecerdasan. Glikogen adalah bentuk cadangan energi dalam tubuh, dapat meningkatkan efisiensi aktivitas fisik dan mental. Selain itu, penelitian farmakologis menunjukkan bahwa penggunaan kerang tiram untuk meningkatkan kandungan seng dalam tubuh dapat meningkatkan rasio seng-kadmium dalam tubuh, membantu memperbaiki dan mencegah hipertensi, serta memberikan efek perlindungan dan penguatan otak. [Pemulihan Lambung dan Menghasilkan Cairan Tubuh] Dalam "Bencao Gangmu" karya Li Shizhen disebutkan: "Daging tiram mengobati kelemahan, menghilangkan panas setelah minum alkohol, ... melicinkan kulit. Kerang tiram menghilangkan dahak, melunakkan benjolan, membersihkan panas, menghilangkan kelembaban, menghentikan nyeri perut dan jantung, mengobati diare berdarah, menghilangkan benjolan hernia." Sifatnya sedikit dingin, sekaligus memiliki efek menetralkan asam, sehingga sangat bermanfaat bagi penderita asam lambung berlebihan atau tukak lambung. [Penguatan Tulang dan Otot] Dalam "Shen Nong Ben Cao Jing" disebutkan: "(Tiram) jika dikonsumsi terus-menerus, akan memperkuat tulang dan sendi, menghilangkan energi jahat, memperpanjang usia." Kandungan kalsium dalam tiram hampir sama dengan susu, sedangkan kandungan besinya 21 kali lebih tinggi dari susu, konsumsi dapat mendukung pertumbuhan tulang dan gigi. [Kulit Halus dan Wajah Cantik] Kalsium dalam tiram membuat kulit halus, tembaga membuat warna kulit lebih cerah, tampak lebih segar; kalium dapat mengobati kulit kering dan jerawat; vitamin juga membuat kulit halus, sekaligus mengatur sekresi minyak. [Umur Panjang dan Kesehatan] Tiram kaya akan asam nukleat, yang berperan penting dalam sintesis protein, sehingga dapat memperlambat penuaan kulit, mengurangi pembentukan keriput. Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh sintesis asam nukleat secara alami menurun, hanya bisa didapat dari makanan, dan susu biasa jelas kalah dibandingkan "susu laut" dalam hal ini.
,,resep tradisional, kumpulan resep tradisional" />