[Nama]Kurma [Rasa dan Sifat]Manis, dingin. [Masuk Organ]Masuk ke organ paru-paru, spleen, lambung, dan usus besar. [Khasiat]Membersihkan panas dalam dan melembabkan paru-paru, menghilangkan haus dan menguatkan spleen, menghilangkan dahak. Digunakan untuk mengobati batuk karena panas paru-paru, haus, mual, diare. Kurma segar memiliki efek menenangkan darah dan menghentikan pendarahan; bubuk kurma (shuang) melembabkan paru-paru, dapat digunakan untuk tenggorokan kering, bisul di mulut; tangkai kurma memiliki efek menurunkan mual dan menghentikan muntah; kue kurma menguatkan lambung dan menghentikan pendarahan; daun kurma memiliki efek menghentikan pendarahan, digunakan untuk mengobati batuk darah, darah tinja, pendarahan, dan muntah darah. Penelitian terbaru menemukan bahwa kurma dan daunnya memiliki efek menurunkan tekanan darah, diuretik, anti-inflamasi, dan hemostatik. [Komposisi]Mengandung fruktosa, glukosa, sukrosa, vitamin A, B, C, serta mineral seperti fosfor, besi, kalsium, kalium, pektin, tripsin, amilase, asam tanin, dll. [Catatan]Asam tanin dalam kurma memiliki efek mengencangkan, yang dapat membuat tinja menjadi keras; enzim protein juga memiliki efek pengendapan, oleh karena itu tidak boleh dikonsumsi bersama makanan tinggi protein seperti kepiting. Secara tradisional TCM, kurma dan kepiting sama-sama termasuk makanan dingin, sehingga tidak boleh dikonsumsi bersama. Selain itu, orang dengan lambung dan spleen dingin tidak boleh makan kurma.
|