(1) Tambahkan makanan tinggi kalori karena peningkatan abnormal sel darah putih, demam, infeksi, dan perdarahan meluas pada pasien leukemia menyebabkan konsumsi energi besar, sehingga perlu asupan makanan tinggi kalori setiap hari minimal 1500–1800 kalori, karbohidrat minimal 300 gram per hari. (2) Protein cukup Pasien leukemia mengalami peningkatan signifikan dalam konsumsi dan degradasi protein, oleh karena itu perlu asupan makanan tinggi protein untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Makanan protein termasuk kacang-kacangan (berbagai produk kedelai), telur, ikan, daging tanpa lemak, unggas, kacang-kacangan, serta produk susu seperti susu segar, susu bebas lemak, bubuk susu, keju, susu kental, keju kering, dan madu susu. (3) Vitamin yang kaya Pasien leukemia perlu asupan vitamin C dan vitamin B kompleks yang cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah perdarahan berlebihan. Sayuran dan buah-buahan kaya akan vitamin, namun harus dikonsumsi dalam bentuk segar agar dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral tubuh. Jika diperlukan, vitamin bisa ditambahkan langsung ke makanan. (4) Cairan dan elektrolit yang cukup Untuk pasien yang mengalami demam dan nafsu makan menurun, perlu asupan cairan dan elektrolit (besi, natrium, kalium, kalsium, magnesium) yang cukup untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit. Selain cairan dari makanan, tambahan cairan minimal 2000–3000 ml per hari. Berikan susu, sup sayur, buah-buahan, jus buah, minuman, sup telur, sup daging, dengan tambahan vitamin, gula, garam, dan bahan penyedap lainnya untuk meningkatkan nafsu makan. (5) Konsumsi makanan yang membantu mengatasi anemia dan perdarahan Gejala umum leukemia adalah anemia dan perdarahan, sehingga penting untuk meningkatkan konsumsi makanan "membantu mengatasi anemia" dan "menghentikan perdarahan", seperti gelatin kura-kura, Ejiao, sup kura-kura, sup ikan kodok, sup tulang, gelatin kulit ikan, dan bubur ubi jalar. (6) Larangan mengonsumsi makanan berserat keras atau bertulang, saat makan ikan perlu waspada terhadap tulang ikan agar tidak melukai selaput lendir mulut dan gusi, yang dapat menyebabkan perdarahan dan infeksi. Sesuaikan dengan selera, nafsu makan, dan fungsi pencernaan pasien, siapkan makanan cair, semi-cair, makanan lunak, dan camilan kecil yang enak, harum, lezat, bergizi, dan mudah dicerna untuk meningkatkan nafsu makan dan nutrisi.
|