Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Other / Perawatan Kesehatan TCM / Ceri: Makanan terbaik bagi wanitaSebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Ceri: Makanan terbaik bagi wanita

Pada akhir musim semi hingga awal musim panas, ceri dengan warna merah cerah mulai banyak beredar. Selain warnanya menawan, bagi perempuan, mengonsumsi ceri secara rutin juga dapat memberikan manfaat untuk kecantikan dan mencegah penyakit ginekologi.
Ceri telah lama disebut sebagai "buah cantik" dalam tradisi Tiongkok kuno. Dalam kitab medis TCM disebutkan bahwa ceri dapat "melembapkan kulit" dan "membuat wajah lebih segar dan indah". Mengonsumsi ceri secara rutin membuat kulit menjadi lebih halus dan lembut. Hal ini terutama karena kandungan zat besi dalam ceri sangat tinggi; jumlah zat besi per 100 gram buah mencapai 6 kali lipat dari stroberi, 10 kali lipat dari kurma, 13 kali lipat dari buah arbei, dan 20 kali lipat dari apel, menjadikannya buah dengan kandungan zat besi tertinggi di antara semua buah-buahan.
Zat besi merupakan bahan dasar pembentukan hemoglobin manusia, yang sangat penting bagi perempuan. Menurut survei Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 50% anak perempuan, 20% perempuan dewasa, dan 40% ibu hamil mengalami anemia defisiensi zat besi. Faktor pertama adalah faktor fisiologis: remaja perempuan yang sedang tumbuh cepat memiliki kebutuhan zat besi yang besar, ditambah lagi menstruasi yang terjadi membuat mereka rentan terhadap anemia defisiensi zat besi; ibu hamil dan menyusui harus menyediakan nutrisi bagi janin atau bayi, sehingga kebutuhan zat besi meningkat drastis; perempuan lanjut usia mengalami penurunan fungsi pencernaan dan hematopoiesis, sehingga rentan terhadap anemia. Faktor kedua adalah banyak perempuan yang tidak suka mengonsumsi daging, menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi, yang juga menjadi penyebab anemia defisiensi zat besi. Oleh karena itu, mengonsumsi ceri secara rutin tidak hanya dapat mengatasi anemia, tetapi juga membantu mengatasi berbagai penyakit ginekologi yang disebabkan oleh anemia.
Dalam perspektif TCM, ceri memiliki nilai obat yang sangat besar. Seluruh bagian ceri dapat digunakan sebagai obat; buah segar memiliki efek melepaskan keringat, menguatkan vitalitas, menghilangkan angin, dan mengeluarkan ruam, cocok untuk terapi makanan pada keluhan seperti mati rasa pada anggota tubuh dan sakit pinggang-kejang akibat radang sendi.
Saat membeli ceri, pilih yang masih memiliki tangkai, warna cerah, dan kulit padat. Jika tidak segera dimakan, simpan dalam kulkas pada suhu -1℃. Ceri termasuk buah beri yang mudah rusak, jadi harus dipegang dengan hati-hati. Selain itu, meskipun ceri sangat baik, perlu dihindari mengonsumsi terlalu banyak. Karena selain kaya zat besi, ceri juga mengandung senyawa sianida dalam jumlah tertentu; jika dikonsumsi berlebihan, dapat menyebabkan keracunan zat besi atau keracunan sianida. Jika muncul ketidaknyamanan setelah makan ceri, minumlah jus tebu untuk membersihkan panas dan racun. Selain itu, ceri bersifat hangat, sehingga orang yang menderita penyakit demam atau batuk karena kekurangan energi harus menghindarinya.

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]