Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, gula merah bersifat hangat, rasa manis, masuk ke meridian limpa, memiliki fungsi memperkuat qi, mengisi darah, memperkuat limpa, menghangatkan perut, mengurangi nyeri, dan melancarkan peredaran darah. Orang tua mengalami penurunan asupan berbagai mikronutrien dan vitamin, oleh karena itu perlu memperhatikan suplementasi dalam makanan untuk menjaga fungsi metabolisme normal dan menunda penuaan. Kelompok yang cocok mengonsumsi gula merah: Gula merah adalah gula kasar yang tidak diproses secara intensif, sehingga masih menyimpan banyak vitamin dan mineral. Umumnya orang percaya gula merah cocok untuk wanita yang menstruasi tidak teratur atau baru melahirkan. Padahal, gula merah lebih cocok untuk lansia, terutama bagi mereka yang lemah, baru sembuh dari sakit berat. Komposisi nutrisi gula merah: Gula merah biasanya merujuk pada gula hasil proses dari tebu yang mengandung madu, yaitu tebu yang diperas, melalui proses sederhana, kemudian dikonsentrasikan menjadi gula yang mengandung madu. Gula merah dibedakan berdasarkan ukuran kristal: gula merah kasar (chisha), bubuk gula merah, dan gula merah bentuk mangkuk. Karena tidak melalui pemurnian tinggi, gula merah hampir mempertahankan semua komponen dari jus tebu, selain fungsi gula, juga mengandung vitamin dan mineral seperti zat besi, seng, mangan, kromium, nutrisi jauh lebih tinggi dibanding gula pasir putih. Setiap 100 gram gula merah mengandung kalsium 90 mg, zat besi 4 mg, serta sedikit riboflavin dan beta-karoten. Para peneliti Jepang juga mengekstraksi senyawa bernama "gula madu" (molasses), sebuah polisakarida dari gula merah, dan uji coba menunjukkan bahwa senyawa ini memiliki efek antioksidan kuat, yang sangat membantu dalam melawan penuaan. Saran ahli: Lansia sebaiknya lebih memilih gula merah saat mengonsumsi gula. Di prefektur terkenal dengan populasi lansia panjang umur dan produsen gula merah, Okinawa, Jepang, banyak lansia memiliki kebiasaan minum air gula merah setiap hari. Catatan penting saat mengonsumsi gula merah: Namun, tidak semua lansia cocok mengonsumsi gula merah. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, orang dengan kekurangan yin dan panas internal, gangguan pencernaan, dan penderita diabetes tidak disarankan mengonsumsi gula merah. Selain itu, saat minum obat, jangan menggunakan air gula merah sebagai pelarut.
|