Hormon estrogen adalah faktor penting yang menjaga ciri khas kedua pada wanita. Estrogen dapat membuat kulit wanita tampak lembut dan halus. Namun seiring bertambahnya usia, produksi estrogen berkurang, sehingga kulit kehilangan kilau dan elastisitasnya. Jika ingin menunda penuaan, maka suplemen estrogen harus menjadi pertimbangan dalam asupan makanan harian. Pastikan minum satu cangkir susu kedelai kental setiap hari. Ahli menyarankan agar wanita memperhatikan konsumsi makanan berbasis kedelai sejak usia muda. Setelah usia 30 tahun, setiap hari harus mengonsumsi setidaknya satu cangkir susu kedelai kental atau sepotong tahu, karena efek penambahan estrogen dari kedelai tidak langsung terasa, sehingga suplementasi kedelai harus dimulai lebih awal. Minuman buatan sendiri untuk menambah estrogen: Ketika gejala awal menopause muncul, rebus akar angelica (Danggui) dengan air, minum sekitar 10 gram per hari seperti teh, dapat secara signifikan mengurangi gejala akibat penurunan estrogen. Selain itu, seduh buah arbei, dandelion, dan jahe sebagai teh, mulai minum saat usia 40 tahun, jadikan rutinitas harian, secara bertahap dapat membantu menyeimbangkan penurunan estrogen yang semakin parah. Konsumsi atau oleskan royal jelly segar: Wanita yang memasuki masa pra-menopause disarankan mengonsumsi royal jelly sekitar 10 gram per hari untuk menambah estrogen. Karena royal jelly memiliki fungsi menahan air, cobalah tambahkan jumlah setara biji kedelai ke dalam produk perawatan kulit sederhana, lalu tepuk-tepuk di wajah setiap hari. Selain menambah estrogen, ini juga memberikan efek anti-penuaan. Perhatikan makanan yang melambatkan penuaan kulit: Makanan tinggi protein seperti daging tanpa lemak, telur, ikan, susu, dan produk kedelai. Protein merupakan nutrisi penting bagi tubuh, konsumsi rutin dapat merangsang otot di bawah kulit agar padat dan elastis. Makanan kaya vitamin E seperti minyak wijen, minyak gandum, minyak kacang tanah, daun selada; juga terdapat dalam krim dan minyak hati ikan. Vitamin E dalam makanan ini dapat mencegah oksidasi lemak di bawah kulit, meningkatkan aktivitas sel jaringan, membuat kulit halus dan elastis.
|