Dalam pengobatan TCM, diagnosis dilakukan melalui empat metode: observasi, pendengaran, tanya jawab, dan palpasi (empat diagnosa bersamaan). Untuk diagnosis penyakit dewasa, fokus utama adalah detak nadi; untuk anak-anak, fokus utama adalah observasi: melihat kesadaran, warna kulit, postur tubuh, dan pola jari (zhi qie), di antaranya metode khusus adalah melihat "pola jari". Melihat "pola jari" adalah salah satu metode para dokter kuno dalam menentukan apakah penyakit anak bersifat dingin, panas, kekurangan, atau kelebihan. Biasanya digunakan pada anak di bawah usia 3 tahun, karena pada usia ini kulit anak sangat halus, pola jari tampak jelas dan mudah diamati. Setelah usia 3 tahun atau dewasa, pola jari biasanya tersembunyi di bawah kulit atau hampir tidak terlihat, sehingga tidak lagi digunakan untuk diagnosis, melainkan diganti dengan pemeriksaan nadi. "Pola jari" merujuk pada pembuluh darah biru di sisi ibu jari pada telapak tangan anak, di sepanjang jari telunjuk. Para leluhur menyebutnya "San Guan Hu Kou", artinya tiga bagian: Feng Guan (bagian angin), Qi Guan (bagian udara), dan Ming Guan (bagian jiwa). Bagian jari telunjuk dibagi menjadi tiga bagian: yang dekat ibu jari disebut Feng Guan, yang dekat ujung jari disebut Ming Guan, dan bagian di tengah disebut Qi Guan. Pola jari normal anak-anak adalah merah dan kuning bergantian, samar-samar terlihat di bawah kulit. Jika anak sakit, warna, lokasi, dan kedalaman pola jari akan berubah sesuai kondisi penyakit. Orang-orang kuno merangkum perubahan pola jari anak-anak dalam empat kalimat: "Fluktuasi menunjukkan permukaan/dalam, warna merah ungu menunjukkan dingin/panas, warna pudar menunjukkan kekurangan/kelebihan, posisi tiga bagian menunjukkan tingkat keparahan". Jika penyakit berada di permukaan tubuh, pola jari akan tampak dangkal, terlihat di permukaan kulit. Sebaliknya, pada awal demam, penyakit berada di dalam, pola jari akan tersembunyi dalam, terlihat dalam jaringan kulit. Misalnya, jika anak mengalami gangguan pencernaan akibat makan berlebihan, penyakit bersifat dingin, maka pola jari akan berwarna merah. Jika terkena angin dingin, pola jari akan merah cerah dan dangkal. Jika pola jari berwarna merah pudar dan tersembunyi dalam, menunjukkan kelemahan lambung dan usus (dingin). Jika penyakit bersifat panas, pola jari akan berwarna ungu. Jika terkena angin panas, pola jari ungu dan dangkal. Jika pola jari ungu gelap dan tersembunyi dalam, menunjukkan patogen panas terperangkap dalam tubuh. Pola jari hitam ungu menunjukkan panas dalam yang sangat dalam, penyakit sudah sangat parah. Jika pola jari sangat pudar, dan menghilang saat ditekan, lalu muncul kembali setelah dilepas, menunjukkan penyakit kekurangan; warna merah pudar menunjukkan kekurangan darah dan qi, tubuh lemah; warna ungu pudar menunjukkan tubuh lemah dengan panas dalam (api kekurangan). Jika pola jari tidak berubah saat ditekan, warna tetap sama, menunjukkan penyakit kelebihan atau patogen yang terperangkap dalam tubuh. Seperti penyakit akibat dahak dan kelembapan, stagnasi makanan, atau panas terperangkap. Jika penyakit ringan, pola jari biasanya hanya terlihat di Feng Guan. Jika pola jari mencapai Qi Guan, menunjukkan penyakit lebih berat. Jika pola jari sampai ke Ming Guan, bahkan melewati Ming Guan menuju ujung jari, para dokter kuno menyebutnya "Tou Guan She Jia", menandakan penyakit telah mencapai tahap sangat berbahaya. Dalam praktik klinis, diagnosis penyakit anak akibat infeksi luar dan gangguan pencernaan melalui pola jari memiliki tingkat keakuratan yang tinggi. Misalnya, apakah anak mengalami kenyang berlebihan (ganji), apakah penyakitnya dingin atau panas. Namun, kita harus sadar bahwa melihat pola jari hanya salah satu metode diagnosis TCM. Jika hanya mengandalkan pola jari untuk diagnosis, bisa saja menghasilkan kesalahan. Oleh karena itu, dalam praktik klinis harus menggunakan empat metode diagnosis bersamaan, melakukan analisis yang cermat, agar diagnosis akurat, pengobatan tepat, dan anak yang sakit bisa segera pulih.
|