[Sup Pencegah Kekeringan I] Sup Pir Gunakan dua buah pir, cuci bersih, potong kecil-kecil termasuk kulit dan bijinya, campurkan dengan beras ketan 100 gram, rebus menjadi sup. Memiliki fungsi melembabkan tubuh, menghilangkan kekeringan, membersihkan panas dan dahak, juga bisa digunakan sebagai makanan pencegahan musim gugur. [Sup Pencegah Kekeringan II] Sup Jamur Putih Basahi jamur putih 5–10 gram hingga mengembang, campurkan dengan beras ketan 100 gram dan 3–5 buah kurma, rebus menjadi sup. Jamur putih rasanya manis dan sedikit pahit, bersifat netral, memiliki fungsi melembabkan paru-paru, mengisi kekurangan cairan lambung. [Sup Pencegah Kekeringan III] Sup Lilac 60 gram lilac segar, secukupnya gula es, campurkan dengan beras ketan 100 gram, rebus menjadi sup. Memiliki fungsi membersihkan hati dan melembabkan paru-paru, sangat cocok untuk pasien yang masih memiliki panas setelah demam, gelisah, dan gelisah. [Sup Pencegah Kekeringan IV] Sup wijen hitam Tumbuk wijen hitam secukupnya, cuci bersih, keringkan di bawah sinar matahari, lalu sangrai dan haluskan. Ambil 30 gram setiap kali, campurkan dengan beras ketan 100 gram, rebus menjadi sup. Wijen dapat melembabkan lima organ internal, mengisi kekurangan energi. [Sup Pencegah Kekeringan V] Sup Mai Men Dong Gunakan 20–30 gram mai men dong, rebus menjadi cairan, ambil airnya, lalu rebus beras ketan 100 gram hingga separuh matang, tambahkan air mai men dong dan gula es secukupnya, lanjutkan merebus. Mai men dong dapat mengisi kekurangan yin dan melembabkan tubuh, sangat efektif untuk gejala paru-paru kering, batuk kering, dan sedikit dahak. [Sup Pencegah Kekeringan VI] Sup Chrysanthemum Rebus chrysanthemum 50 gram menjadi cairan, lalu campurkan dengan beras ketan 100 gram, rebus menjadi sup. Memiliki fungsi membersihkan panas musim panas, menghilangkan panas angin, membersihkan api hati, dan memperjelas penglihatan. Efektif terhadap flu musim gugur karena panas angin, gelisah, tenggorokan kering, mata merah dan bengkak.
|