Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Obat Masakan / / Buah & Sup: Sebelum Makan? Sesudah Makan?Sebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Buah & Sup: Sebelum Makan? Sesudah Makan?

Berbagai "kebiasaan lama" atau tradisi secara diam-diam mengatur urutan makan kita, seperti makan buah setelah makan atau minum sup sebelum makan. Bagaimana urutan makan yang paling masuk akal dan ilmiah?
Buah: Sebelum makan? Sesudah makan? Di antara dua kali makan?
1. Sebelum makan: Mengonsumsi buah untuk mengisi gula, terutama saat kondisi hipoglikemia, memberikan efek cepat dan kuat. Buah juga mengandung serat makanan yang melimpah; setelah dikonsumsi, dapat menciptakan rasa kenyang, sehingga mengurangi kebutuhan tubuh terhadap makanan. Jika makan buah sebelum makan, maka porsi makan utama akan berkurang, sehingga mengganggu asupan protein, karbohidrat, dan lemak.
2. Sesudah makan: Banyak orang suka atau terbiasa makan buah segera setelah makan. Padahal, makan buah dalam jumlah besar segera setelah makan dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah secara cepat, menambah beban pankreas, serta menghambat atau menghentikan proses pencernaan dalam tubuh, sehingga mengurangi penyerapan nutrisi tertentu.
3. Di antara dua kali makan: Waktu terbaik untuk makan buah adalah di antara dua kali makan. Biasanya bisa dilakukan pada pukul 9–10 pagi, pukul 3–4 sore, atau 2 jam sebelum tidur. Orang normal dapat makan buah 1–3 kali sehari. Penderita diabetes dapat mengonsumsi satu porsi buah rendah gula atau sedang pada antara dua kali makan, selama kadar gula darah stabil, misalnya semangka, kiwi, apel, pir, dengan jumlah sekitar 200 gram.
Minum sup: Sebelum makan? Sesudah makan?
Pertama, mari kita lihat jenis-jenis sup:
1. Sup bening: dibuat dari sayuran dan buah-buahan, seperti sup kol, sup labu siam, sup labu. Bahan yang bisa digunakan termasuk sayuran musiman, labu, labu siam, mentimun, jamur kering, daun sayur kering, tahu, dll. Minum sup jenis ini umumnya tidak ada larangan.
2. Sup pekat: dibuat dari tulang dan daging tanpa kulit, direbus lama hingga kental, atau sup dari tulang babi, cakar ayam, unggas dengan kulit, dan daging berlemak, yang mengandung lemak jenuh tinggi. Sup jenis ini mengandung purin tinggi, sehingga penderita asam urat tidak boleh minum. Selain itu, sup jenis ini dapat mengiritasi saluran pencernaan, sehingga tidak disarankan bagi penderita gangguan pencernaan, lansia, anak-anak, dan ibu hamil/menyusui.
3. Sup lainnya: semua sup yang ditambahkan buah (seperti papaya, apel, kurma, jujube, lotus), ramuan herbal (seperti ginseng, danggui), akar atau kacang-kacangan kering, yang rasanya manis atau teksturnya lembut, jika diminum berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah, sehingga hanya boleh diminum dalam jumlah sedikit.
Minum sup sedikit sebelum makan dapat mengisi cairan tubuh, melumasi dan melindungi mulut, kerongkongan, dan usus, membantu melarutkan makanan, serta mendukung pencernaan dan penyerapan makanan. Namun, minum sup berlebihan sebelum makan akan mengencerkan cairan pencernaan, mengganggu pencernaan dan penyerapan makanan. Selain itu, volume lambung bersifat tetap, sehingga sup dalam jumlah besar akan mengisi sebagian ruang lambung, mengurangi porsi makanan utama, dan mengurangi keragaman serta kelengkapan asupan makanan. Oleh karena itu, sup ringan dan sup lainnya dapat diminum secukupnya sebelum makan

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]