Walnut atau dikenal juga sebagai kacang walnut, hu tao, daging hu tao, wan sui zi. Rasanya manis, bersifat hangat. Memiliki fungsi mengisi ginjal dan membantu vitalitas, memperkuat pinggang dan lutut, menghangatkan paru-paru dan menghentikan batuk, serta melancarkan usus dan mengobati konstipasi. Dalam "Kai Bao Ben Cao" dikatakan bahwa "konsumsi walnut membuat tubuh gemuk dan sehat, kulit halus dan rambut hitam". Dalam "Ben Cao Gang Mu" disebutkan bahwa walnut "memperkuat qi dan darah, melembutkan kekeringan dan menghilangkan dahak, memperkuat vitalitas, mengatur jiao san, menghangatkan paru-paru dan melunakkan usus, mengobati batuk dan sesak napas karena kelemahan, sakit pinggang dan punggung". Banyak digunakan dalam pengobatan tradisional, berikut beberapa contoh: 1. Buang air kecil sering karena kelemahan ginjal: 2-3 butir walnut, bakar di abu api hingga matang, ambil isinya, kunyah perlahan sebelum tidur malam, minum dengan anggur putih secukupnya, setiap hari sekali, teruskan selama 5-7 hari. 2. Kelemahan saraf: walnut dan biji hitam masing-masing 30 gram, daun mulberry 60 gram, semua dihaluskan menjadi pasta, bentuk bulatan (berat tiap bulatan 3 gram), minum 3 butir per kali, dua kali sehari. 3. Telinga berdengung dan sakit pinggang karena kelemahan ginjal: 2 butir walnut, 7 butir wolfberry, 20 butir goji berry, kunyah perlahan sebelum tidur malam, minum dengan air madu, setiap malam sekali, teruskan selama 5-7 hari. 4. Batu saluran kemih 1: walnut, gula batu, minyak wijen dalam jumlah sama. Panaskan minyak wijen terlebih dahulu, masukkan walnut, goreng hingga warna coklat, angkat, haluskan, kembali masukkan, lalu tambahkan bubuk gula batu, rebus hingga menjadi pasta. Minum tiga kali sehari, masing-masing 2 sendok makan. Konsumsi terus-menerus. 5. Konstipasi kronis: walnut 60 gram, biji hitam 30 gram, haluskan menjadi bubuk. Minum 1 sendok tiap pagi dan sore, dengan air hangat. Bagi yang mengalami konstipasi kronis, konsumsi terus-menerus akan efektif. 6. Batuk dan sesak napas karena kelemahan limpa dan ginjal: walnut 10 gram, astragalus membranaceus 10 gram, wu wei zi 5 gram. Rebus dalam air, minum. Setiap hari dua kali. 7. Batuk dan sesak napas kronis karena kelemahan ginjal dan pinggang: walnut, almond manis panggang masing-masing 250 gram. Pertama, rebus almond dalam panci dengan air selama 1 jam, lalu masukkan walnut, tunggu hingga cairan hampir kering, tambahkan madu 500 gram, aduk hingga mendidih. Minum sekali sehari, masing-masing 10 gram. 8. Impotensi: walnut 50 gram, pertama-tama goreng dengan minyak wijen hingga kecoklatan, lalu tambahkan daun bawang yang sudah dicuci dan dipotong-potong, tumis hingga matang, tambahkan garam sebagai penyedap, makan sebagai lauk sesuai kebutuhan. Konsumsi 1-2 kali sehari. 9. Asma bronkial: 1-2 butir walnut, 1-2 irisan jahe, letakkan di mulut, kunyah perlahan, minum dua kali sehari, pagi dan sore. 10. Bronkitis kronis: walnut 25 gram, haluskan, campur dengan gula, minum. Konsumsi terus-menerus akan efektif. 12. Keputihan berlebihan: daun walnut 10 helai, telur 2 butir, rebus dengan air, minum airnya dan makan telurnya. 13. Rambut rontok: walnut 6 butir, daun cemara segar 100 gram, fuzi 9 butir. Ketiga bahan ini dihaluskan bersama, rendam dalam air sumur 1500 ml selama 3 hari, gunakan untuk mencuci rambut, setiap hari 1-2 kali, teruskan selama 3 hari. 14. Otitis media: bersihkan nanah di telinga dengan hydrogen peroxide, lalu teteskan minyak walnut 2-3 tetes, setiap hari 2-3 kali. 15. Abses: haluskan walnut, oleskan langsung di area yang terkena, ganti obat 2 kali sehari. 16. Tuberkulosis kelenjar getah bening: ranting muda walnut segar 30 gram, herbaceous plant segar 30 gram. Rebus dan minum sebagai teh, 3 kali sehari. 17. Muntah: 1 walnut dibakar hingga abu, haluskan. Jika muntah karena panas lambung, minum dengan air jahe; jika muntah karena panas lambung, minum dengan air rebusan scutellaria 12 gram. Minum dua kali sehari. 18. Kanker serviks: cabang pohon walnut 30 gram, telur 4 butir. Cabang dibersihkan, dipotong kecil, ditambahkan air dan telur, rebus bersama. Setelah telur matang, kupas kulitnya, rebus lagi selama 4 jam. Makan 2 telur per kali, minum 2 kali sehari, konsumsi terus-menerus. Catatan: orang dengan kekurangan yin dan api berlebihan, batuk karena dahak panas, atau diare tidak boleh mengonsumsi obat ini.
|