Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Other / Acupunktur dan Pijat / Delapan Pendekatan untuk Mengatasi Bahu KakuSebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Delapan Pendekatan untuk Mengatasi Bahu Kaku

Terapi bahu kaku, juga dikenal sebagai periartritis bahu, adalah peradangan non-infeksi yang meluas pada jaringan lunak di sekitar sendi bahu akibat cedera. Gejala klinis utama meliputi nyeri bahu, nyeri tekan, keterbatasan gerakan sendi bahu, bahkan dapat disertai atrofi otot dan kejang otot.
Bahu kaku paling sering terjadi pada usia 50 tahun, sehingga disebut "bahu lima puluh", dan lebih umum pada wanita daripada pria, serta lebih sering terjadi di sisi kiri daripada kanan. Dalam praktik klinis, gejala awal seperti ketidaknyamanan bahu sering diabaikan, menyebabkan penundaan pengobatan hingga menjadi penyakit kronis. Penyebab bahu kaku saat ini belum sepenuhnya dipahami; beberapa ahli berpendapat bahwa setelah usia paruh baya, fungsi tubuh secara bertahap menurun, vitalitas berkurang, hati dan ginjal melemah, sehingga menyebabkan kekurangan nutrisi pada saraf dan otot, menjadi dasar terjadinya penyakit. Paparan langsung terhadap angin, dingin, dan lembap merupakan faktor eksternal yang memicu bahu kaku. Selain itu, penurunan aktivitas bahu juga mungkin berhubungan dengan terjadinya penyakit ini. Fakta bahwa pasien wanita lebih banyak dan kasus bahu kaku di sisi kiri lebih sering terjadi membuktikan hal ini.
Untuk pengobatan bahu kaku, dalam praktik klinis biasanya digunakan pendekatan kombinasi obat tradisional Tiongkok.
1. Obat herbal dapat diminum dalam bentuk obat paten seperti Yangxue Rongjing Wan atau Huoxue Zhitong San, atau menggunakan ramuan herbal panas untuk kompres atau baluran yang memiliki efek menghilangkan stasis darah, melancarkan meridian, menghilangkan pembengkakan dan mengurai benjolan.
2. Kompres (cupping): Titik-titik yang sering digunakan dalam terapi cupping untuk bahu kaku antara lain: Jianjing, Jianyu, Jianqian, Jianzhen, Tianzong. Setiap sesi memilih dua titik, bergantian digunakan.
3. Goresan (scraping): Jalur meridian yang sering digunakan dalam terapi goresan untuk bahu kaku antara lain: Meridian Paru dan Besar Usus di sisi luar lengan. Dilakukan 1–2 kali seminggu.
4. Akupunktur: Titik-titik yang sering digunakan dalam terapi akupunktur untuk bahu kaku antara lain: Jianjing, Jianyu, Jianqian, Jianzhen, Dazhui, Quchi, Wai Guan, Wan Gu. Gunakan jarum akupunktur 1–1,5 cun, sterilisasi kulit dengan cotton bola alkohol 75%, tusukkan ke titik, biarkan tetap selama 20–30 menit. Lakukan sekali sehari. Satu siklus terapi terdiri dari dua minggu.
5. Terapi fisik: Gunakan terapi gelombang pendek frekuensi tinggi seperti ultrashort wave, dilakukan sekali sehari, satu siklus terapi terdiri dari 10 hari. Efeknya termasuk menghilangkan peradangan, mengurangi rasa sakit, mengurangi kejang otot, meningkatkan sirkulasi darah, dan relaksasi otot.
6. Latihan fungsional: Latihan fungsional sangat penting bagi pasien bahu kaku. Prinsip "perawatan medis hanya 30%, latihan 70%" harus diterapkan—dorong pasien melakukan gerakan sendi bahu secara aktif, terutama gerakan besar, yang sangat membantu mencegah adhesi sendi bahu, kekakuan jaringan lunak, dan kontraksi.
7. Membungkuk dan Mengayunkan Bahu: Pasien membungkuk dan tangan menggantung, mengayunkan lengan yang terkena, menggunakan bahu sebagai pusat, melakukan gerakan lingkaran dari dalam ke luar atau dari luar ke dalam, dengan gerakan ayunan lengan yang membawa sendi bahu bergerak.
Mendesak ke Belakang Sambil Menunduk: Pasien berdiri membelakangi meja, kedua tangan menahan tepi meja di belakang, melakukan gerakan jongkok berulang-ulang untuk memperkuat gerakan fleksi belakang sendi bahu.
8. Merangkak di Dinding: Pasien berdiri menghadap dinding, kedua tangan diangkat dan menempel di dinding, berusaha merangkak naik sejauh mungkin, usahakan setiap hari bisa mencapai lebih tinggi dari hari sebelumnya.

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]