Benjolan payudara fibroadenoma harus dibedakan dari penyakit lain yang juga ditandai dengan benjolan payudara sebagai gejala utama, seperti hiperplasia payudara, kista payudara, dan kanker payudara. (1) Perbedaan fibroadenoma dan hiperplasia payudara: Keduanya dapat menunjukkan benjolan payudara, tunggal atau multipel, tekstur padat. Namun, fibroadenoma lebih sering berupa benjolan tunggal unilateral, bentuk bulat atau lonjong, batas jelas, mobilitas baik, tidak disertai nyeri atau nyeri sentuhan, tidak terkait dengan siklus menstruasi, usia penderita umumnya di bawah 30 tahun; sementara hiperplasia payudara lebih sering berupa benjolan multipel bilateral, bentuk nodular, plak, atau butiran, tekstur lunak atau padat, sering disertai nyeri dan nyeri sentuhan yang jelas, dapat berubah sesuai siklus menstruasi—payudara terasa tegang sebelum menstruasi dan mereda setelah menstruasi, usia penderita umumnya di atas 30 tahun. Jika diperlukan, pemeriksaan pendukung seperti mamografi dapat digunakan untuk diferensiasi: fibroadenoma biasanya menunjukkan bayangan bulat atau lonjong dengan densitas seragam, dikelilingi oleh lingkaran transparan, sehingga dapat dibedakan dari hiperplasia payudara. (2) Perbedaan fibroadenoma dan kista payudara: Keduanya dapat menunjukkan benjolan tanpa rasa sakit, umumnya tunggal unilateral, batas jelas, permukaan halus. Namun, tekstur fibroadenoma sedikit lebih padat dibanding kista, tidak memiliki sensasi kistik, mobilitas lebih besar dibanding kista, dan usia penderita paling sering antara 18–25 tahun; kista payudara akibat akumulasi ASI memiliki sensasi kistik, mobilitas tidak sebesar fibroadenoma, dan umumnya terjadi pada masa kehamilan atau menyusui; kista murni biasanya disertai ciri klinis hiperplasia payudara. Selain itu, dapat dilakukan pemeriksaan aspirasi: fibroadenoma adalah massa padat tanpa cairan; sementara kista dapat mengeluarkan cairan seperti ASI atau serous. (3) Perbedaan fibroadenoma dan kanker payudara: Keduanya dapat menunjukkan benjolan tanpa rasa sakit, umumnya tunggal. Benjolan fibroadenoma berbentuk bulat atau lonjong, tekstur padat, permukaan halus, batas jelas, mobilitas baik, pertumbuhan lambat, ukuran umumnya 1–3 cm, jarang lebih dari 5 cm, kelenjar getah bening aksila sisi yang sama tidak membesar, usia penderita umumnya di bawah 30 tahun; sementara benjolan kanker payudara dapat berbentuk bulat atau lonjong, bahkan tidak teratur, tekstur keras seperti batu, permukaan tidak halus, mobilitas buruk, sering menempel pada kulit dan jaringan sekitar, pertumbuhan cepat, dapat tumbuh tanpa batas hingga sangat besar, kelenjar getah bening aksila sisi yang sama sering membesar, usia penderita umumnya di atas 35 tahun, terutama pada wanita paruh baya dan lansia. Mamografi menunjukkan fibroadenoma berupa bayangan bulat atau lonjong dengan densitas seragam dan lingkaran transparan di sekitarnya; sementara kanker payudara menunjukkan bayangan massa, titik kalsifikasi halus, pola pembuluh abnormal, dan bayangan berambut. Jika diperlukan, pemeriksaan sitologi aspirasi jarum dan biopsi histopatologi dapat memberikan bukti histologis untuk diferensiasi.
|