Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / tumor / leukemia / Terapi Diet bagi Pasien LeukemiaSebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Terapi Diet bagi Pasien Leukemia

1. Memberikan protein berkualitas tinggi dalam jumlah cukup
Pasien leukemia harus mengonsumsi makanan tinggi protein, terutama memilih protein hewani berkualitas tinggi dengan daya cerna dan penyerapan tinggi serta protein kedelai, seperti telur ayam, susu, ikan, udang, daging tanpa lemak, darah hewan, organ dalam hewan, tahu, tahu putih, tofu kering, susu kedelai, dll. Untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan protein.
Hati mengandung protein yang melimpah, vitamin berbagai macam, serta mineral penting. Setiap 100 gram hati mengandung protein 21,3 gram, 35% lebih tinggi dari daging tanpa lemak dan 30% lebih tinggi dari telur. Mineral jejak seperti besi, selenium, tembaga juga cukup banyak dalam hati hewan. Selain itu, hati juga mengandung nukleotida dalam jumlah besar, yang memiliki peran potensial dalam pencegahan kanker. Konsumsi hati hewan secara rutin dalam diet harian pasien leukemia dapat membantu pemulihan penyakit. Bagi pasien yang sangat kurus atau menderita anemia parah, bisa menggunakan sup tulang, gelatin kura-kura, gelatin asam, gelatin ikan, atau mengonsumsi royal jelly, serum manusia, bubuk plasenta, bubuk rusa.
2. Memberikan vitamin dan air dalam jumlah cukup
Bukti klinis menunjukkan bahwa sekitar 70%-90% pasien kanker ganas mengalami defisiensi vitamin dalam tubuh. Penelitian medis luar negeri membuktikan bahwa konsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya vitamin C dapat mencegah pembentukan dan penyebaran sel kanker. Asupan vitamin C dalam jumlah besar juga dapat meningkatkan ketahanan lokal jaringan dan fungsi imun sistemik, sehingga mencapai tujuan kontrol dan pengobatan kanker. Makanan yang kaya vitamin C antara lain: sawi hijau, sawi putih, tomat, sawi putih kecil, daun bawang, chives, jiecai, hawthorn, jeruk, buah zao segar, kiwi, sarang burung, lemon, dll. Vitamin A dapat merangsang sistem imun tubuh, mendorong aktivitas anti-kanker dan melindungi tubuh dari invasi zat patogen.
3. Memberikan makanan yang kaya zat besi
Gejala utama leukemia adalah anemia, perdarahan, dan demam. Oleh karena itu, selain pengobatan obat, pasien didorong untuk sering mengonsumsi makanan yang kaya zat besi serta makanan yang memiliki fungsi menguatkan darah, menghasilkan darah, dan melancarkan darah.
4. Makan sedikit tapi sering, mudah dicerna
Pasien leukemia, terutama saat menjalani kemoterapi, sering mengalami reaksi sistem pencernaan seperti mual, muntah, diare, dsb. Pada kondisi ini, bisa menerapkan metode makan sedikit tapi sering, atau menambahkan makanan ringan, kalori tinggi, bernutrisi tinggi di luar tiga waktu makan.
5. Memilih makanan yang meningkatkan fungsi imunitas
Banyak makanan alami yang memiliki efek anti-kanker, seperti produk laut seperti teripang, isi ikan, kura-kura, rumput laut, alga laut; susu seperti susu sapi, susu kambing, susu kuda; jamur konsumsi seperti jamur shiitake, jamur lion’s mane, jamur putih; serta darah hewan seperti darah babi, darah angsa.

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]