Materi Umum Perempuan 4 kasus, usia masing-masing 31, 56, 60, dan 73 tahun. Laki-laki 2 kasus, usia masing-masing 34 dan 61 tahun. Dua pasien perempuan mengalami paralisis wajah kanan, sisanya semua mengalami paralisis wajah kiri. Gejala utama: Mulut menyimpang, lekuk hidung-bibir memudar, kelopak mata tidak dapat menutup, tidak bisa mengkerutkan dahi, mengembuskan pipi, mengkerutkan alis, menggertakkan gigi, sudut mulut turun saat menggertakkan gigi, wajah tertarik ke sisi sehat, lidah merah muda, lapisan lidah tipis putih atau kuning, nadi mengambang cepat atau halus tegang. Metode Pengobatan: Dilakukan terapi akupunktur dengan fokus pada teknik pijat, tanpa menggunakan obat atau listrik selama proses pengobatan. Prinsip: Menghilangkan angin, membuka meridian. Resep: Hegu, Taichong, Qianzheng, Jiache menembus Dicang, Dicang menembus Jiache, Fengchi, Xiaguan, Yingxiang, Chengjiang atau Jia Chengjiang. Pilih tiga atau empat titik setiap kali. Tambah-tambahan: Jika kelopak mata tidak bisa menutup, mata terbuka dan berair, tambahkan Zanzhu, Yuyao, Sizhukong, Yangbai menembus Yuyao. Jika nyeri di belakang telinga, tambahkan Yifeng. Jika fungsi rasa menurun, tambahkan Lianquan. Teknik: Penyempurnaan dan penyeimbangan, metode tarik jarum. Operasi: Hegu, Taichong, Fengchi menggunakan teknik sedot (penurunan). Xiaguan, Qianzheng, Yingxiang disuntik secara datar, gunakan teknik penyempurnaan dan penyeimbangan. Yangbai disuntik secara datar ke bawah menembus Yuyao. Dicang disuntik secara datar ke arah Jiache, Jiache disuntik secara miring ke arah Dicang, serta gunakan metode tarik jarum agar otot wajah bergerak ke belakang. Biarkan jarum tetap selama 20 menit. Titik lainnya menggunakan teknik penyempurnaan dan penyeimbangan. Khasiat Pengobatan: 6 kasus sembuh secara klinis dalam satu siklus pengobatan (10 sesi). Diagnosis Banding: Berdasarkan bentuk timbul dan ciri klinis, diagnosis tidak sulit. Penyakit ini harus dibedakan dari paralisis wajah pusat, paralisis saraf wajah akibat neuritis multipel infeksi akut, serta paralisis saraf wajah yang disebabkan oleh peradangan atau tumor di rongga tengkorak belakang. Pengalaman: Penyakit ini umumnya disebabkan oleh kelemahan vitalitas tubuh, meridian kosong, daya pertahanan luar lemah, sehingga angin masuk melalui meridian, aliran qi dan darah tersumbat, wajah tidak mendapatkan nutrisi dari Meridian Yangming Kaki, menyebabkan otot menjadi kendur dan tidak dapat dikendalikan. Secara medis modern, penyebab pasti belum jelas, biasanya dianggap sebagai akibat radang lokal, seperti neuritis saraf wajah rheumatik, osteomielitis di saluran tulang mastoid, atau radang kelenjar parotid. Pada tahap awal penyakit (dalam 1 minggu), peradangan masih dalam tahap perkembangan, maka saat melakukan akupunktur, pilih jumlah titik sedikit, stimulasi ringan, atau tunggu 1 minggu baru mulai pengobatan. Jika penyakit berlangsung lama dan pengobatan tidak tepat, kondisi berubah dari nyata menjadi kosong, qi dan darah tidak dapat mencapai Meridian Yangming, menyebabkan otot wajah kehilangan nutrisi, menjadi kering dan mengecil, mati rasa wajah, bahkan hingga kontraksi otot wajah, atau bahkan tidak bisa pulih dari kejang wajah. Terapi akupunktur untuk penyakit ini adalah metode yang layak dilakukan dan efektif, dapat diperluas penerapannya untuk memberikan manfaat bagi pasien.
|