Perlu Menyesuaikan Lambung dan Usus Sebelum Mengonsumsi Jam
Sebelum mengonsumsi jam di musim dingin, penting untuk mengecek apakah tubuh Anda cocok untuk melakukan perawatan. Pertama, bagi mereka yang memiliki fungsi pencernaan buruk, lidah berlapis tebal, gangguan pencernaan, atau sering mengalami perut kembung, jika langsung mengonsumsi jam tonik, akan memperburuk gejala tersebut. Untuk kelompok ini, perlu diberi "obat pembuka jalan" terlebih dahulu, menggunakan ramuan seperti Chen Pi (kulit jeruk), Ban Xia (Bawang putih), Hou Po (kayu pohon), Zhi Ke (buah buah-buahan), Shen Qu (fermentasi), dan Shan Zha (buah hawthorn), lalu direbus menjadi ramuan minuman untuk membantu mengatur pergerakan udara dan mengurangi kelembapan, serta memperbaiki fungsi pencernaan lambung usus. Kedua, bagi mereka yang sedang sakit, harus sembuh total sebelum mulai mengonsumsi jam. Jika masih mengalami flu, batuk, atau mengeluarkan dahak, harus sembuh dulu sebelum bisa mengonsumsi jam. Kalau tidak, akan seperti "menutup pintu dan menyimpan musuh", bukan hanya tidak mendapatkan manfaat perawatan, malah membuat gejala flu atau batuk bertahan lebih lama.
Pemilihan Jam Harus Disesuaikan dengan Individu
Jam dibagi menjadi dua jenis: jam siap pakai dan jam khusus sesuai kebutuhan. Jam siap pakai diproduksi oleh pabrik farmasi menggunakan resep tradisional yang telah digunakan secara luas dan bersejarah panjang, seperti Jam Buah Pir Putih. Sedangkan jam khusus dibuat setelah dokter TCM melakukan diagnosis dan penanganan berdasarkan kondisi individu. Orang dengan tipe tubuh defisit qi, yang menunjukkan gejala seperti mudah terkena flu, lelah, berkeringat berlebihan, nafsu makan menurun, dan denyut nadi lemah, bisa menggunakan jam yang dibuat dari ramuan seperti Ginseng, Huang Qi, Fu Ling, dan Bai Zhu. Orang dengan tipe tubuh defisit darah, yang menunjukkan gejala seperti wajah pucat, pusing, lupa, sulit tidur, dan denyut nadi tipis lemah, bisa menggunakan jam yang dibuat dari ramuan seperti Ejiao, Shu Di, Dang Gui, dan Bai Shao. Orang dengan tipe tubuh defisit yin, yang menunjukkan gejala seperti tubuh kurus, mulut kering, tenggorokan kering, demam malam hari, dan berkeringat saat tidur, bisa menggunakan jam yang dibuat dari ramuan seperti Mai Dong, Sha Shen, Gui Ban, dan Gou Qi. Orang dengan tipe tubuh defisit yang, yang menunjukkan gejala seperti takut dingin, anggota tubuh dingin, hasrat seksual menurun, sering buang air kecil, dan ejakulasi dini, bisa menggunakan jam yang dibuat dari ramuan seperti Lu Jiao Jiao, Du Zhong, Ha Jie, dan Huo Tao Ren.
Catatan Penting Saat Mengonsumsi Jam
Konsumsi jam terbaik dimulai sejak Hari Dingin (Dongzhi) dan berlangsung selama sekitar 50 hari, yaitu dari "Yi Jiu" hingga "Liu Jiu" setelah Hari Dingin, atau berhenti sebelum Festival Lichun. Saat mengonsumsi jam, perlu dilakukan juga pengaturan diet, serta menjaga keseimbangan antara kerja dan istirahat, serta olahraga ringan agar efek jam dapat maksimal.
Cara konsumsi yang benar adalah menyimpan jam dalam wadah keramik tertutup rapat, setiap pagi hari ambil satu sendok makan dan larutkan dengan air panas. Juga bisa dikonsumsi dengan anggur putih sesuai kebutuhan kondisi. Jika dalam resep mengandung ramuan seperti Dihuang (dahuang) yang bersifat lengket atau bahan gelatin dalam jumlah besar, maka jam akan sangat lengket dan sulit larut. Dalam hal ini, jam bisa dipanaskan dengan cara dikukus di atas air hingga meleleh, baru dikonsumsi. Dosis jam harus ditentukan berdasarkan kondisi penyakit, kondisi tubuh pasien, dan sifat obat, yang sangat bergantung pada fungsi pencernaan pasien. Secara umum, konsumsi jam dimulai dari dosis kecil, lalu secara bertahap ditingkatkan. Misalnya, dewasa awalnya minum satu sendok makan per hari, sekitar 10–15 gram. Jika fungsi pencernaan normal, setelah seminggu bisa ditingkatkan menjadi dua kali sehari, yaitu pagi hari setelah bangun tidur dan sebelum tidur malam, masing-masing sekali, dengan perut kosong. Perlu dicatat bahwa jika mengonsumsi jam yang mengandung ramuan seperti Ginseng dan Huang Qi yang berfungsi memperkuat qi, sebaiknya hindari mengonsumsi lobak mentah. Teh memiliki efek melarutkan obat, jadi saat mengonsumsi jam, umumnya tidak boleh menggunakan air teh untuk melarutkannya. ,Perawatan Kesehatan TCM,resep tradisional, kumpulan resep tradisional" />
Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Perawatan Kesehatan TCM / Jam adalah salah satu bentuk sediaan obat tradisional TCM, yang populer karena mudah dikonsumsi dan memiliki efek terapi serta perbaikan tubuh yang baik. Dalam pemikiran TCM, jam dapat dikonsumsi sepanjang tahun, tetapi musim dingin adalah waktu terbaik. Manfaat minum jam sangat banyak.
Jam biasanya merujuk pada jam oral, juga disebut "jam tonik", yaitu sediaan semi-cair kental yang dibuat dari ramuan TCM yang direbus dengan air, lalu disaring dan dikonsentrasikan, kemudian ditambahkan gula melike, madu, atau gelatin nabati seperti gelatin abu-abu (A jiao) hingga menjadi massa kental, contohnya seperti Jam Buah Pir Putih dan Jam Batang Biji Pohon Senggani. Jam oral dapat dibedakan menjadi dua jenis: jam berbahan nabati dan jam berbahan hewani. Misalnya, jika menggunakan madu atau gula pasir sebagai bahan penyerap, maka disebut jam berbahan nabati; jika menggunakan gelatin hewani seperti gelatin kulit keledai, gelatin tanduk rusa, atau gelatin cangkang kura-kura, maka disebut jam berbahan hewani. Jam memiliki ciri-ciri seperti memperkuat tubuh lemah, mengobati penyakit sambil memperkuat tubuh, mengobati sambil memperkuat, menyesuaikan sesuai gejala, serta menyesuaikan dosis sesuai kondisi individu. Hal ini sangat efektif dalam mengatur dan mengobati berbagai penyakit kronis maupun orang dengan tubuh lemah. Selama resep tepat dan konsumsi rasional, tidak hanya membantu proses pemulihan pasien akut dan kronis, tetapi juga meningkatkan vitalitas tubuh, menjaga kesehatan, bahkan mencegah penyakit. Selain itu, jam juga memiliki keunggulan seperti efek samping minimal, dosis kecil, mudah dikonsumsi, dan hemat waktu serta tenaga.
Perlu Menyesuaikan Lambung dan Usus Sebelum Mengonsumsi Jam
Sebelum mengonsumsi jam di musim dingin, penting untuk mengecek apakah tubuh Anda cocok untuk melakukan perawatan. Pertama, bagi mereka yang memiliki fungsi pencernaan buruk, lidah berlapis tebal, gangguan pencernaan, atau sering mengalami perut kembung, jika langsung mengonsumsi jam tonik, akan memperburuk gejala tersebut. Untuk kelompok ini, perlu diberi "obat pembuka jalan" terlebih dahulu, menggunakan ramuan seperti Chen Pi (kulit jeruk), Ban Xia (Bawang putih), Hou Po (kayu pohon), Zhi Ke (buah buah-buahan), Shen Qu (fermentasi), dan Shan Zha (buah hawthorn), lalu direbus menjadi ramuan minuman untuk membantu mengatur pergerakan udara dan mengurangi kelembapan, serta memperbaiki fungsi pencernaan lambung usus. Kedua, bagi mereka yang sedang sakit, harus sembuh total sebelum mulai mengonsumsi jam. Jika masih mengalami flu, batuk, atau mengeluarkan dahak, harus sembuh dulu sebelum bisa mengonsumsi jam. Kalau tidak, akan seperti "menutup pintu dan menyimpan musuh", bukan hanya tidak mendapatkan manfaat perawatan, malah membuat gejala flu atau batuk bertahan lebih lama.
Pemilihan Jam Harus Disesuaikan dengan Individu
Jam dibagi menjadi dua jenis: jam siap pakai dan jam khusus sesuai kebutuhan. Jam siap pakai diproduksi oleh pabrik farmasi menggunakan resep tradisional yang telah digunakan secara luas dan bersejarah panjang, seperti Jam Buah Pir Putih. Sedangkan jam khusus dibuat setelah dokter TCM melakukan diagnosis dan penanganan berdasarkan kondisi individu. Orang dengan tipe tubuh defisit qi, yang menunjukkan gejala seperti mudah terkena flu, lelah, berkeringat berlebihan, nafsu makan menurun, dan denyut nadi lemah, bisa menggunakan jam yang dibuat dari ramuan seperti Ginseng, Huang Qi, Fu Ling, dan Bai Zhu. Orang dengan tipe tubuh defisit darah, yang menunjukkan gejala seperti wajah pucat, pusing, lupa, sulit tidur, dan denyut nadi tipis lemah, bisa menggunakan jam yang dibuat dari ramuan seperti Ejiao, Shu Di, Dang Gui, dan Bai Shao. Orang dengan tipe tubuh defisit yin, yang menunjukkan gejala seperti tubuh kurus, mulut kering, tenggorokan kering, demam malam hari, dan berkeringat saat tidur, bisa menggunakan jam yang dibuat dari ramuan seperti Mai Dong, Sha Shen, Gui Ban, dan Gou Qi. Orang dengan tipe tubuh defisit yang, yang menunjukkan gejala seperti takut dingin, anggota tubuh dingin, hasrat seksual menurun, sering buang air kecil, dan ejakulasi dini, bisa menggunakan jam yang dibuat dari ramuan seperti Lu Jiao Jiao, Du Zhong, Ha Jie, dan Huo Tao Ren.
Catatan Penting Saat Mengonsumsi Jam
Konsumsi jam terbaik dimulai sejak Hari Dingin (Dongzhi) dan berlangsung selama sekitar 50 hari, yaitu dari "Yi Jiu" hingga "Liu Jiu" setelah Hari Dingin, atau berhenti sebelum Festival Lichun. Saat mengonsumsi jam, perlu dilakukan juga pengaturan diet, serta menjaga keseimbangan antara kerja dan istirahat, serta olahraga ringan agar efek jam dapat maksimal.
Cara konsumsi yang benar adalah menyimpan jam dalam wadah keramik tertutup rapat, setiap pagi hari ambil satu sendok makan dan larutkan dengan air panas. Juga bisa dikonsumsi dengan anggur putih sesuai kebutuhan kondisi. Jika dalam resep mengandung ramuan seperti Dihuang (dahuang) yang bersifat lengket atau bahan gelatin dalam jumlah besar, maka jam akan sangat lengket dan sulit larut. Dalam hal ini, jam bisa dipanaskan dengan cara dikukus di atas air hingga meleleh, baru dikonsumsi. Dosis jam harus ditentukan berdasarkan kondisi penyakit, kondisi tubuh pasien, dan sifat obat, yang sangat bergantung pada fungsi pencernaan pasien. Secara umum, konsumsi jam dimulai dari dosis kecil, lalu secara bertahap ditingkatkan. Misalnya, dewasa awalnya minum satu sendok makan per hari, sekitar 10–15 gram. Jika fungsi pencernaan normal, setelah seminggu bisa ditingkatkan menjadi dua kali sehari, yaitu pagi hari setelah bangun tidur dan sebelum tidur malam, masing-masing sekali, dengan perut kosong. Perlu dicatat bahwa jika mengonsumsi jam yang mengandung ramuan seperti Ginseng dan Huang Qi yang berfungsi memperkuat qi, sebaiknya hindari mengonsumsi lobak mentah. Teh memiliki efek melarutkan obat, jadi saat mengonsumsi jam, umumnya tidak boleh menggunakan air teh untuk melarutkannya.
/ Perawatan Kesehatan: Minum Jam Tepat di Musim Dingin untuk Menjaga Tubuh
Lainnya
Sebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Perawatan Kesehatan: Minum Jam Tepat di Musim Dingin untuk Menjaga Tubuh
Lainnya

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]