Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Other / Keahlian TCM / Pengetahuan Umum TCM tentang Pencegahan dan Pengobatan StrokeSebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Pengetahuan Umum TCM tentang Pencegahan dan Pengobatan Stroke

Stroke, juga dikenal sebagai "stroke", umumnya disebabkan oleh stres emosional, pola makan tidak teratur, kebiasaan minum alkohol berlebihan, atau aktivitas seksual yang berlebihan, yang menyebabkan ketidakseimbangan yin-yang, gangguan qi organ dalam, serta ketidakteraturan qi dan darah. Gejala klinis utama meliputi pingsan tiba-tiba, wajah sesak, dan kelumpuhan separuh tubuh, meskipun ada juga pasien yang tetap sadar sepanjang waktu. Penyakit ini lebih sering terjadi pada usia pertengahan hingga lanjut, terutama pada lansia.
Stroke mencakup dua jenis utama: stroke hemoragik dan stroke iskemik. Setelah perawatan, pasien sering meninggalkan gejala sisa seperti kelumpuhan separuh tubuh, kesulitan berbicara, dan wajah sesak. Hal ini disebabkan oleh flek angin dan dahak yang menghambat meridian, serta stagnasi qi dan darah. Dengan pengobatan kombinasi obat TCM, akupunktur, dan pijat, hasilnya biasanya cukup baik.
Pada fase akut stroke, pasien parah sering mengalami lima hal yang tidak bisa dilakukan sendiri: berguling, batuk, berbicara, makan, dan buang air besar/kecil, sehingga perlu pengamatan ketat, perawatan cermat, serta perawatan aktif untuk mengurangi dan memperkecil gejala sisa. Fase akut stroke sangat rentan terhadap bisul tekanan; untuk mencegahnya, harus sering diganti posisi tidur, kulit, pakaian, dan selimut harus benar-benar kering dan rata, apabila area yang tertekan menjadi merah, gunakan telapak tangan untuk memijat atau oleskan minyak bunga hibiscus untuk memperbaiki sirkulasi darah lokal.
Untuk pasien pada masa pemulihan dan masa gejala sisa, dorong dan bimbing mereka melakukan latihan fungsi. Saat anggota tubuh lumpuh tidak dapat bergerak secara mandiri, bantu pasien melakukan gerakan pasif, lakukan pijatan pada anggota tubuh, serta lakukan aktivitas seperti fleksi, ekstensi, rotasi, abduksi, dan adduksi pada sendi besar dan kecil untuk merangsang peredaran qi dan darah serta meningkatkan kekuatan otot. Ketika anggota tubuh lumpuh mulai bisa diangkat, dorong pasien untuk melakukan gerakan mandiri. Untuk membantu latihan kekuatan otot, ikat tali di ujung tempat tidur agar pasien menarik tali tersebut untuk bangun sendiri. Latihan fungsi lain termasuk menekan pedal kaki untuk melatih kekuatan otot betis; memegang tongkat kayu atau menggiling kenari untuk melatih kekuatan genggam dan mobilitas sendi jari; ketika pasien sudah bisa berdiri, segera bantu berlatih berjalan dengan hati-hati, perhatikan postur, teknik, daya tahan, dan kecepatan berjalan, semua demi keamanan. Selain itu, bagi pasien stroke yang tidak bisa berbicara, harus sabar membantu mereka berlatih mengucapkan suara agar fungsi bahasa secara bertahap pulih.
Karena tingginya insiden, mortalitas, dan tingkat cacat stroke, pencegahan penyakit ini sangat penting. Pertama-tama, perlu waspada terhadap gejala awal. Sebelum stroke terjadi, pasien sering mengalami gejala awal seperti pusing dan mati rasa pada satu sisi tubuh. Jika muncul gejala pusing dan kejang, ini merupakan tanda hiperaktivitas hati dan angin hati yang siap muncul, maka gunakan obat penenang hati seperti hookteng, chrysanthemum, white thistle, oyster shell, dan white peony. Jika muncul mati rasa dan berat pada anggota tubuh, ini disebabkan oleh sumbatan qi dan darah pada meridian, maka gunakan obat yang mengaktifkan peredaran darah dan membuka meridian seperti salvia miltiorrhiza, red peony, dan chicken blood vine.
Pencegahan stroke harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari, menjaga suasana hati tenang dan stabil, menghindari makanan berlemak dan berbumbu kuat, tidak merokok, dan hindari minum alkohol berlebihan. Selain itu, perhatikan perubahan cuaca dan sesuaikan pakaian secara tepat. Harus hidup teratur, istirahat dan kerja seimbang, lebih penting lagi adalah melakukan olahraga yang sesuai agar qi tubuh seimbang, peredaran darah lancar, sendi terbuka, dan mencegah terjadinya penyakit ini.

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]