Setiap musim semi dan gugur, saya selalu was-was. Cukup sekali terkena flu, batuk akan berlangsung dua hingga tiga bulan. Awalnya, ketika batuk muncul, saya minum sirup batuk atau obat batuk barat, tetapi hasilnya sangat minim, hampir hanya sebagai penghibur psikologis. Kemudian, saya berpikir harus mencegah lebih dulu, jadi saya mulai makan talas dan pil Bu Ben Ke Chuan. Memasak talas setiap hari cukup merepotkan, sementara pil Bu Ben Ke Chuan jika dikonsumsi terus-menerus akan menyebabkan panas dalam. Sedang bingung, teman memberi tahu saya sebuah resep sederhana. Caranya sangat sederhana: konsumsi kacang walnut setiap hari. Resep ini mengatakan: mulai dari hari musim dingin terdingin, makan dua hingga tiga kacang walnut setiap hari hingga akhir "sembilan dingin". Nenek teman saya terus mengonsumsi selama tiga tahun, kondisinya semakin membaik tiap tahun, dan setelah tiga tahun batuknya benar-benar sembuh. Saat teman saya menceritakannya, saya ragu-ragu, tetapi tidak punya pilihan lain, jadi saya mencoba mengonsumsi kacang walnut sepanjang musim dingin, ternyata musim semi ini berhasil dilewati dengan lancar. Dr. Yang Guohua dari Rumah Sakit TCM Wangjing Akademi TCM Tiongkok berkomentar: Musim semi dan gugur adalah musim mudah terjadinya gangguan sistem pernapasan. Menurut TCM, musim semi terlebih dahulu menyerang paru-paru karena musim gugur identik dengan kekeringan, paru-paru adalah organ yang sensitif, dan kekeringan paling mudah merusak paru-paru, sehingga batuk sangat umum di musim semi dan gugur. Kacang walnut adalah obat yang bersifat netral, dapat memelihara paru-paru, hati, dan ginjal, serta melembutkan usus dan menghilangkan sembelit. Rasanya enak dan agak manis, kulitnya sedikit getir, tidak memiliki rasa aneh, dan cara konsumsinya sangat mudah—dapat langsung dimakan sebagai camilan kering, atau dimasak dalam sup atau bubur. Karena kacang walnut tidak beracun, bahkan jika dikonsumsi berlebihan atau dalam jangka panjang, tidak akan merusak tubuh, sehingga mudah diterima oleh pasien. Karena kacang walnut dapat memperkuat paru-paru dan ginjal, konsumsi jangka panjang dapat digunakan untuk mengobati batuk kronis akibat kelemahan paru-paru. Pasien jenis ini biasanya menunjukkan gejala: batuk kronis, suara batuk pelan, mudah terkena pilek, takut angin, lelah, sesak napas, haus, dll. Jika pasien juga mengalami sembelit, kacang walnut menjadi pilihan yang ideal. Namun, untuk pasien batuk awal, atau pasien dengan gejala seperti dahak banyak dan lengket, nafsu makan buruk, atau BAB encer, kacang walnut tidak cocok sebagai pilihan utama. Harap selektif atau gunakan di bawah bimbingan dokter.
|