Di klinik TCM, seringkali ada orang yang meminta dokter untuk memberi resep teh dingin. Banyak orang percaya bahwa teh dingin bisa menyembuhkan penyakit dan mencegah penyakit tanpa penyakit. Mereka menganggap teh dingin sebagai obat pencegahan wajib di musim semi dan musim panas. Padahal, persepsi ini kurang ilmiah. Teh dingin yang umum digunakan seperti Wang Lao Ji, Xia Sang Ju, Wu Hua Cha, semuanya terdiri dari bahan herbal yang pahit dan dingin. Cocok untuk flu sepanjang tahun, demam, sakit kepala, radang tenggorokan, mulut kering dan pahit, bibir merah, mata merah, nyeri perut samar, sembelit, urine kuning, lidah merah dengan lapisan tipis atau kuning berminyak, dan gejala-gejala lain akibat panas luar dan kelembapan yang terakumulasi. Wang Lao Ji memiliki sifat paling dingin, sementara Xia Sang Ju dan Wu Hua Cha relatif lebih netral. Teh Anak Tujuh Bintang terbuat dari bahan herbal yang manis, ringan, dan dingin, cocok untuk anak-anak yang demam, flu, gelisah, menggigit gigi, makan tidak enak, BAB keras, urine kuning, lidah merah dengan lapisan tipis atau kuning. Teh ini lebih netral dibanding teh dingin sebelumnya. Bisa diminum saat muncul gejala-gejala tersebut, bahkan di musim kelembapan tinggi tanpa gejala pun bisa diminum untuk pencegahan. Terutama bagi orang yang sehat, biasanya panas dan lembap, sering mengalami radang tenggorokan, sembelit, lidah merah dengan lapisan kuning berminyak, bisa minum secara rutin. Namun, teh dingin tetap merupakan obat, dan obat memiliki racun, ini sudah umum diketahui, jadi harus disesuaikan dengan individu, tidak boleh diminum sembarangan, apalagi sebagai obat pencegahan jangka panjang. Rekomendasi Editor: Daun teratai dan bunga chrysanthemum adalah teh pelangsing Keindahan musim semi yang berwarna-warni di mulut dan gigi Bagi orang dengan tubuh lemah dan bayi, jika minum teh dingin yang pahit dan dingin secara terus-menerus tanpa membedakan kondisi, akan mudah merusak energi vital dan limpa lambung, menyebabkan kelelahan, wajah pucat, berkeringat banyak, mudah terkena flu, lidah pucat dengan lapisan tipis, atau denyut nadi lemah, gejala-gejala seperti kelemahan limpa dan paru-paru. Terutama bayi, organ tubuh masih rapuh, struktur belum kuat, darah dan energi sedikit, jika minum teh dingin terus-menerus akan merusak energi vital anak, mengganggu perkembangan anak. Beberapa anak mudah terkena flu dan batuk, bahkan bisa terjadi 3–4 kali dalam sebulan, banyak kasus ini disebabkan oleh penggunaan teh dingin yang terlalu banyak pada masa bayi yang merusak energi limpa dan paru-paru. Namun, beberapa orang tua tetap mengikuti kebiasaan tradisional dengan memberi anak teh dingin, tanpa menyadari bahwa gejala penyakit anak-anak ini justru disebabkan oleh minum teh dingin secara berlebihan. Oleh karena itu, ahli menyarankan agar jangan minum teh dingin secara sembarangan.
|