Saat membaca "Biografi Marie Curie", saya pernah fokus pada meja biasa dan dua kursi di ruang tamu Marie Curie. Ayah Marie ingin memberi pasangan Marie sebuah furnitur mewah, tetapi ditolak dengan sopan oleh pasangan Marie. Alasannya adalah menghabiskan waktu merawat furnitur mewah terlalu sia-sia. Agar tamu tidak ngobrol tanpa henti, mereka tidak menambah kursi ketiga. Dua kursi membuat pasangan Marie menjadi pasangan yang saling mendukung dalam karier. Tanpa kursi berlebihan, mereka terbebas dari gangguan duniawi. Akhirnya, mereka mencapai puncak ilmu pengetahuan, menikmati pemandangan indah dalam hidup. Dari sini saya terinspirasi: banyak orang di Tiongkok mengira orang Barat hidup mewah. Padahal baru-baru ini sebuah surat kabar melaporkan bahwa Prancis kini sedang tren hidup sederhana. Misalnya dalam pakaian, banyak orang lebih memilih gaya santai, bahan pakaian umumnya katun atau sintetis, jarang memakai kain wol, terutama mantel kulit mewah. Di Jerman, meskipun banyak orang mampu membeli mobil Mercedes, siapa pun yang mengendarainya di jalan kota akan mendapat tatapan sinis. Karena mempertimbangkan perlindungan lingkungan, keluarga biasanya menggunakan mobil dengan kapasitas mesin kecil. Banyak orang saat liburan ke pedesaan lebih suka bersepeda. Lagi pula di Amerika Serikat, televisi di hotel umumnya ketinggalan zaman 10 tahun dibandingkan China. Di San Francisco, trem kayu desain tahun 1873 masih beroperasi hingga kini. Jadi, orang Barat saat ini mengejar gaya hidup sederhana. Sebaliknya, di Tiongkok, banyak orang bekerja keras setiap hari demi rumah mewah, mobil bagus, dan makanan mewah, sibuk tanpa henti. Setelah berjuang keras, target tercapai, tetapi juga "menikmati" polusi udara dan penyakit modern seperti hiperlipidemia. Logika kehidupan kadang begitu aneh: ketika Anda memiliki terlalu banyak hal yang tidak diperlukan, Anda mungkin kehilangan hal-hal yang sangat berharga. Karena sering bepergian, saya telah menyimpulkan cara membawa barang bawaan tanpa satu pun yang berlebihan. Meski tas kecil, bisa menggantikan fungsi beberapa kamar di rumah. Di dalamnya ada pakaian cadangan dan buku bacaan, radio, obat-obatan umum, serta perlengkapan mandi. Tas ini membuat saya bisa bertahan beberapa minggu atau bulan di luar rumah tanpa merasa kekurangan apa pun. Setelah dipikirkan, kehidupan sehari-hari dan perjalanan tidak jauh berbeda. Kadang butuh sebuah kursi, agar jiwa bisa duduk sejenak
|