Sering kali kita melihat bayi yang lucu dan menggemaskan, namun rambutnya jarang, kusam, dan kering, membuat orang tua cemas dan bingung karena tidak tahu cara mengatasinya. Penelitian medis modern mengungkapkan bahwa perubahan rambut pada anak-anak berkaitan erat dengan penyakit dan kondisi nutrisi. Secara umum, janin yang kekurangan nutrisi dalam rahim ibu dapat menyebabkan rambut anak perempuan menjadi jarang, halus, dan lembut, seperti ikatan-ikatan kecil. Anak perempuan yang menderita rakhitis, pada usia 7–8 bulan, sering kali rambut di bagian belakang kepala menjadi jarang, disertai gejala seperti berkeringat banyak dan gatal pada kulit kepala. Anak-anak yang menderita kekurangan gizi umumnya memiliki rambut yang kusam, kering, tidak bercahaya, mudah rontok, disertai gejala seperti pertumbuhan kuku lambat, kulit kering dan dingin, atau muncul jerawat kecil seperti ayam. Ada juga penyakit genetik akibat struktur keluarga dekat — fenilketonuria, anak penderita penyakit ini rambutnya semakin menguning seiring bertambahnya usia, kulit halus dan pucat, urine berbau seperti tikus, serta perkembangan intelektual terhambat. Dari analisis klinis, rambut anak yang jarang dan halus sebagian besar disebabkan oleh kekurangan nutrisi, terutama defisiensi vitamin A dan vitamin B1, B2, B6, B12, asam folat, kalsium, seng, besi, dan mineral lainnya, yang menyebabkan kekurangan nutrisi pada rambut dan menghambat pertumbuhan rambut yang normal. Oleh karena itu, penting untuk memberikan makanan seimbang kepada anak-anak, tidak memilih makanan, tidak menolak makanan tertentu, serta mengonsumsi makanan bergizi seperti sayuran hijau dan kuning, kacang-kacangan, telur, ikan, udang, hati hewan, darah, kerang-kerangan, dll. Di bawah bimbingan dokter, juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin dan kalsium secara wajar. Selain itu, setiap hari pijat lembut kulit kepala anak dengan jari tangan 2–3 kali, selama 5 menit tiap kali, untuk meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala dan memperbaiki pasokan nutrisi, sehingga mendukung pertumbuhan rambut. Para ahli kedokteran Tiongkok telah lama menggunakan rambut sebagai indikator diagnosis penyakit. Untuk anak-anak yang rambutnya jarang, bisa dilakukan penyesuaian diet, dengan memilih makanan yang bermanfaat untuk menguatkan qi dan darah serta memperkuat limpa dan lambung. Pilih 10 gram biji lotus, 10 gram beras ketan, 10 gram daging lotus, 6 gram daging buah buah ara, 10 gram akar tanaman penghalau angin, dan beras secukupnya, sajikan sebagai makanan obat. Kacang wijen hitam secukupnya, goreng sampai matang, giling halus, campurkan dengan tepung terigu yang sudah digoreng dalam jumlah yang sama, tambahkan air panas untuk membuat pasta, bisa ditambahkan gula merah untuk rasa, konsumsi sekali sehari. 6–7 buah kurma atau kurma hitam, 3 gram jeroan ayam, rebus dengan air, minum air rebusannya dan makan kurma.
|