,,,resep tradisional, kumpulan resep tradisional" /> informasi resep detail, termasuk komposisi, cara penggunaan dan khasiat" />
Bahasa: 简体中文 | 繁體中文 | 日本語 | 한국어 | Tiếng Việt | ภาษาไทย | Bahasa Indonesia | Bahasa Melayu | Filipino
|
| Beranda → Resep Tradisional → Resep Herbal Tiongkok | Tambahkan ke bookmark |
Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:
| Pencarian Resep Tradisional Tiongkok | ||||
| Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya | ||||
| Resep Tradisional / / / Musim dingin dan musim semi, meningkatkan risiko infeksi meningoensefalitis: kenali gejala untuk mencegah masuknya penyakit Perawatan kesehatan Menenangkan pikiran dan memperkuat otak Meningoensefalitis adalah singkatan dari meningitis epidemik, yang umum terjadi di musim dingin dan musim semi, disebabkan oleh Neisseria meningitidis, jenis meningitis purulen khusus. Meningoensefalitis sangat dikenal oleh semua orang dan muncul setiap tahun, tetapi beberapa pasien dengan meningoensefalitis tidak dapat mengenali gejalanya tepat waktu, sehingga menyebabkan penundaan pengobatan dan konsekuensi serius. Alasannya utama adalah bahwa meningoensefalitis memiliki tiga tahap "lompatan" yang menipu. Tahap pertama: infeksi bakteri pada saluran pernapasan atas: Neisseria meningitidis terutama menular melalui saluran pernapasan, awalnya menyerang jaringan mukosa tenggorokan, laring, dan saluran udara, menyebabkan peradangan akut pada bagian-bagian tersebut. Gejala yang muncul adalah gatal tenggorokan, sakit tenggorokan, demam, hidung berair, batuk, saat ini paling mudah salah diagnosis sebagai flu biasa, pilek, atau infeksi saluran pernapasan atas, sehingga tidak mendapat perhatian. Tahap kedua: fase sepsis: bakteri masuk ke dalam darah melalui saluran pernapasan dan berkembang biak secara besar-besaran dalam sirkulasi darah, menyebabkan gejala sistemik: demam tinggi, sakit kepala, rasa tidak nyaman secara keseluruhan, bintik perdarahan kulit, memar, bahkan syok, gagal fungsi kelenjar adrenal, dll., saat ini paling mudah salah diagnosis sebagai infeksi sistemik atau sepsis. Tahap ketiga: infeksi sumsum tulang belakang: bakteri masuk ke otak dan sumsum tulang belakang, berkembang biak di cairan serebrospinal, menyebabkan meningitis purulen serebrospinal, saat ini baru menunjukkan gejala khas sistem saraf seperti sakit kepala, muntah, leher kaku, pembengkakan fontanel, edema papil, kejang, kejang-kejang, koma, dsb., kebanyakan orang baru menyadari adanya meningoensefalitis saat gejala sudah parah. Untuk diagnosis dini meningoensefalitis, perlu memahami beberapa hal penting berikut: 1. Musim epidemi: bulan 1–5, puncaknya pada bulan Maret; 2. Populasi rentan: paling banyak terjadi pada usia 6 bulan hingga 2 tahun, namun di daerah terpencil puncaknya mundur menjadi usia 4–5 tahun; 3. Gejala inti adalah demam tinggi, sulit turun sejak awal; 4. Perhatikan adanya bintik perdarahan kulit dan memar; 5. Perhatikan fontanel bayi yang membengkak; 6. Jangan menolak pemeriksaan lumbar puncture, karena dapat memberikan diagnosis yang langsung jelas. | Sebelumnya Lihat Semua Selanjutnya |
Musim dingin dan musim semi, meningkatkan risiko infeksi meningoensefalitis: kenali gejala untuk mencegah masuknya penyakit | |
Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami
Email: [email protected]