1. Lobak dan Bawang Putih untuk Batuk Dingin Lobak 1 buah, bawang putih 6 batang, jahe 15 gram. Gunakan air tiga mangkuk, rebus lobak terlebih dahulu hingga matang, lalu tambahkan bawang putih dan jahe, rebus hingga tersisa satu mangkuk. Minum semua air dan ampas sekaligus. Fungsinya: membuka paru-paru, menghilangkan angin-dingin, mengencerkan dahak, dan menghentikan batuk. Digunakan untuk batuk akibat angin-dingin, dahak banyak berbuih, disertai dingin, lemas, nyeri otot. 2. Teh Gula Merah dan Jahe untuk Batuk Akibat Angin-Beku Gula merah 30 gram, jahe segar 15 gram, kurma 30 gram. Rebus dengan air tiga mangkuk hingga tersisa setengahnya. Minum sekali teguk, setelah minum akan berkeringat sedikit, maka sembuh. Fungsinya: mengusir angin dan dingin. Digunakan untuk batuk akibat angin-beku, nyeri perut karena dingin, diare setelah melahirkan karena dingin, dan keluaran darah kotor. 3. Sup Daun Cina (Wúsuì) untuk Batuk Akibat Angin-Beku Daun cina (wuwu) 30 gram, gula malt 30 gram, beras 100 gram. Pertama, cuci beras hingga bersih, lalu rebus menjadi kaldu. Ambil tiga sendok makan kaldu beras, campur dengan daun cina dan gula malt, lalu kukus selama 10 menit. Minum hangat-hangat, hindari angin dan dingin. Fungsinya: mengeluarkan keringat dan mengusir patogen dari permukaan tubuh. Digunakan untuk batuk akibat flu biasa. 4. Lobak dan Madu untuk Batuk Dingin Lobak besar 1 buah, madu 30 gram, lada putih 5 butir, ma huang 2 gram. Cuci lobak, potong-potong, masukkan ke dalam mangkuk, tuangkan madu, lada putih, dan ma huang, lalu kukus selama 30 menit. Minum hangat sekaligus, istirahat di tempat tidur hingga berkeringat, maka sembuh. Fungsinya: mengusir angin dan dingin, menghentikan batuk dan mengencerkan dahak. Digunakan untuk batuk akibat angin-dingin. 5. Gao Susu Kambing untuk Batuk Akibat Kelemahan Fungsi Paru-Paru Lemak kambing matang 250 gram, sumsum kambing matang 250 gram, madu pasir 250 gram, jus jahe 100 ml, jus radiksa tanaman Rehmannia 500 ml. Rebus lemak kambing hingga mendidih; kemudian tambahkan sumsum kambing, didihkan lagi; lalu tambahkan madu, jus Rehmannia, dan jus jahe, aduk terus dengan api kecil hingga menjadi pasta. Minum satu sendok teh setiap pagi hari sebelum makan, bisa juga dicampur dengan teh jahe atau dimakan sebagai bubur. Fungsinya: memperkuat tubuh, melembabkan paru-paru, mengusir angin dan racun. Digunakan untuk demam karena kekurangan yin, panas tubuh akibat kelemahan fisik, tubuh kurus akibat kelemahan fisik, batuk paru-paru yang rusak, serta memberikan manfaat melembabkan paru-paru dan kulit. 6. Pir Segar dan Béimǔ untuk Batuk Paru-Paru Terinfeksi Pir segar 500 gram, bubuk béimǔ 6 gram, gula pasir 30 gram. Potong pir, buang bijinya, isi dengan bubuk béimǔ dan gula pasir, lalu tutup dan rebus hingga matang. Makan dua kali sehari. Fungsinya: membersihkan panas, mengencerkan dahak, menghilangkan benjolan, dan mengusir patogen dari permukaan tubuh. Digunakan untuk batuk atau infeksi paru-paru, gejala meliputi nyeri dada, menggigil, batuk, demam, mulut kering, tenggorokan kering, dahak kuning berbau amis atau dahak berdarah. 7. Air Susu Kuda untuk Menenangkan Panas dan Menghentikan Batuk Susu kuda segar 300 ml, gula pasir secukupnya. Rebus susu kuda hingga mendidih; saat diminum, tambahkan gula pasir. Menurut <>, susu kuda "menghilangkan dahaga dan menyembuhkan panas", memiliki fungsi memperbaiki darah, merangsang produksi cairan tubuh, melembabkan tubuh, dan menghentikan batuk. Sangat baik sebagai pendukung pengobatan batuk dan panas berkeringat. 8. Bubur Nenek Kecil dan Gula Kristal untuk Batuk Lama Akibat Kelemahan Paru-Paru Nenek kecil 10 gram, beras 100 gram, gula kristal 50 gram. Rendam nenek kecil dalam air hangat hingga lunak, bersihkan bulu dan kotoran, lalu rendam kembali dalam air panas hingga mengembang. Ambil bagian atas. Setelah beras dicuci bersih, masukkan ke dalam wajan, tambahkan air tiga mangkuk besar, didihkan dengan api besar, lalu turunkan menjadi api kecil dan rebus. Masukkan nenek kecil yang telah mengembang dan bersih ke dalam wajan, rebus bersama beras selama sekitar satu jam, lalu tambahkan gula kristal hingga larut. Fungsinya: mengisi kekurangan yin, melembabkan paru-paru, menghentikan batuk dan mengencerkan dahak. Digunakan untuk batuk lama akibat kelemahan paru-paru dan batuk disertai kekurangan cairan tubuh. 9. Nenek Kecil dan Pir untuk Memperkuat Yin Paru-Paru Nenek kecil 5 gram (rendam dalam air), pir putih 2 buah, béimǔ 10 gram, gula kristal 5 gram. Buang inti dari pir putih, masukkan tiga bahan lain ke dalamnya, tutup rapat, lalu letakkan di mangkuk, kukus hingga matang. Konsumsi. Fungsinya: mengisi kekurangan yin, melembabkan tubuh, menghentikan batuk dan mengencerkan dahak. Digunakan untuk batuk lama disertai dahak, sesak napas, lemah. 10. Lobak dan Lada Putih untuk Menghentikan Batuk dan Mengencerkan Dahak Lobak 1 buah, lada putih 5 butir, jahe 3 iris, kulit jeruk kering 1 iris. Rebus bersama air selama 30 menit. Minum air rebusan dua kali sehari. Fungsinya: menurunkan gas, mengencerkan dahak. Digunakan untuk batuk disertai dahak banyak. 11. Minuman Kedelai untuk Melembabkan Paru-Paru dan Menghentikan Batuk Kedelai, gula kristal. Rendam kedelai, haluskan menjadi jus, rebus hingga mendidih, lalu tambahkan gula dan minum. Minum satu mangkuk setiap pagi hari sebelum makan. Fungsinya: memperkuat limpa, menghilangkan ketegangan, melembabkan tubuh, membersihkan paru-paru, menghentikan batuk, mengencerkan dahak. Digunakan untuk anak-anak yang kurus akibat gangguan pencernaan, batuk akibat panas paru-paru. 12. Tahu dan Gula untuk Menghentikan Batuk dan Mengencerkan Dahak Tahu 500 gram, gula merah, gula pasir masing-masing 100 gram. Buat lubang di tengah tahu, isi dengan gula merah dan gula pasir, lalu letakkan di mangkuk, kukus selama 30 menit. Makan habis sekali, konsumsi selama empat hari berturut-turut. Fungsinya: menurunkan panas, merangsang produksi cairan tubuh, melembabkan tubuh. Digunakan untuk batuk dan sesak napas disertai dahak. 13. Jagung dan Kulit Jeruk untuk Batuk Jagung, kulit jeruk masing-masing secukupnya. Rebus bersama air, minum dua kali sehari. Fungsinya: menghentikan batuk, mengencerkan dahak. Digunakan untuk batuk akibat angin-dingin, dahak banyak. 14. Sup Lobak dan Paru Babi untuk Menghentikan Batuk Lobak 1 buah, paru babi 1 buah, biji aprikot 15 gram. Rebus bersama air selama satu jam. Makan daging dan minum air rebusannya. Fungsinya: membersihkan panas, mengencerkan dahak, menghentikan batuk dan sesak napas. Digunakan untuk batuk lama tidak sembuh, dahak banyak, sesak napas. 15. Air Gula dan Telur untuk Mengisi Kekurangan dan Menghentikan Batuk Gula 50 gram, telur 1 butir, jahe segar secukupnya. Campur telur dalam mangkuk, aduk rata. Rebus gula dengan setengah mangkuk air hingga mendidih, lalu tuangkan ke telur sambil diaduk, lalu tambahkan jus jahe yang sudah dihaluskan, aduk rata. Minum dua kali sehari, pagi dan sore. Fungsinya: mengisi kekurangan. Digunakan untuk batuk lama tidak sembuh. 16. Air Gula dan Biji Wijen untuk Batuk Malam Hari Biji wijen mentah 15 gram, gula kristal 10 gram. Campur biji wijen dan gula kristal dalam mangkuk, tuangkan air panas dan minum. Fungsinya: melembabkan paru-paru, merangsang produksi cairan tubuh. Digunakan untuk batuk malam hari tanpa dahak. Catatan: 1 genggam biji wijen dan 50 gram jahe, tumbuk hingga halus, rebus menjadi jus, minum, juga memiliki efek yang sama. 17. Hati Kambing Goreng Minyak Zaitun untuk Batuk Lama Hati kambing 60 gram, minyak zaitun 30 gram, garam sedikit. Potong hati kambing, panaskan minyak zaitun hingga mencapai delapan persepuluh panas, masukkan hati kambing dan garam, goreng hingga matang. Fungsinya: melembabkan paru-paru, menghentikan batuk. Digunakan untuk batuk lama tidak sembuh. 18. Pir Putih dan Madu Kukus untuk Batuk Lama dan Tenggorokan Kering Pir putih besar 1 buah, madu 50 gram. Buang inti pir putih, isi dengan madu, lalu kukus hingga matang. Makan satu buah setiap pagi dan sore, konsumsi terus selama beberapa hari. Fungsinya: merangsang produksi cairan tubuh, melembabkan tubuh, menghentikan batuk dan mengencerkan dahak. Digunakan untuk batuk lama akibat kekeringan paru-paru karena kekurangan yin, tenggorokan kering, tangan dan kaki terasa panas. 19. Nenek Kecil dan Jamur Aburaya untuk Batuk Kering dan Berkeringat Malam Hari Nenek kecil 10 gram, jamur aburaya 15 gram, gula kristal secukupnya. Rendam nenek kecil dalam air bersih, lalu rendam dalam air panas selama 3-4 jam, kemudian bersihkan bulu dan kotoran, lalu rendam kembali dalam air panas selama satu jam. Masukkan nenek kecil, jamur aburaya, dan gula kristal ke dalam wadah keramik atau mangkuk, kukus hingga matang. Konsumsi. Fungsinya: mengisi kekurangan, memperkuat yin paru-paru, menurunkan panas tubuh. Digunakan untuk batuk kering, berkeringat malam hari, atau kekurangan yin paru-paru. 20. Bubur Tubuh Ubi untuk Memperkuat Limpa dan Paru-Paru Ubi jalar segar 30 gram, gula sedikit. Haluskan ubi jalar, saring, campurkan dengan air dingin, rebus sambil diaduk, biarkan mendidih dua atau tiga kali, lalu tambahkan sedikit gula sebagai penyedap. Konsumsi. Fungsinya: memperkuat limpa, menghentikan diare, memperkuat ginjal, menahan kelelahan. Digunakan untuk batuk dan sesak napas akibat kelelahan, diare akibat kelemahan limpa, serta berbagai penyakit akibat kelemahan umum. 21. Bubur Ubi Jalar dengan Kurma Manis untuk Batuk Lama Akibat Kelemahan Paru-Paru Ubi jalar 1000 gram, kurma manis 10 buah, potongan lemak babi 100 gram, gula pasir 350 gram, jus cengkeh, tepung kanji, sedikit minyak babi.(1) Cuci ubi jalar, masukkan ke dalam wajan, tambahkan air sampai menutupi ubi, rebus dengan api besar hingga ubi agak empuk, angkat, kupas kulitnya, potong menjadi irisan persegi panjang ukuran 6 cm x 3 cm, pipihkan. Kurma dibelah dua, buang bijinya, siapkan.(2) Olesi mangkuk besar dengan minyak babi, letakkan kurma di dasar mangkuk, lalu susun ubi jalar, sisipkan gula dan potongan lemak babi secara berlapis hingga penuh, taburi gula di atasnya, tutup dengan penutup, kukus selama sekitar satu jam, lalu angkat, balikkan ke dalam piring.(3) Panaskan wajan, tuangkan cairan dari piring, tambahkan air 100 gram, gula pasir 150 gram, dan sedikit jus cengkeh, didihkan, tambahkan tepung kanji untuk mengental, lalu tuangkan di atas bubur ubi. Fungsinya: memperkuat ginjal, melembabkan paru-paru. Digunakan untuk batuk lama akibat kelemahan paru-paru, diare akibat kelemahan limpa, lesu, lemah, dan kekuatan tubuh berkurang; konsumsi rutin dapat memperkuat ginjal dan tubuh. 22. Sup Daging Babi dan Biji Almond untuk Batuk dan Gatal Tenggorokan Daging babi tanpa lemak 50 gram, biji almond 10 gram, radix codonopsis 15 gram. Rebus bersama air menjadi sup. Minum dua kali sehari. Fungsinya: membersihkan paru-paru, mengencerkan dahak, merangsang produksi cairan tubuh. Digunakan untuk batuk dengan dahak sedikit, haus, tenggorokan kering, gatal. 23. Sup Kacang Tanah, Kurma, dan Madu untuk Menghentikan Batuk dan Mengencerkan Dahak Kacang tanah, kurma, madu masing-masing 30 gram. Rebus hingga sangat empuk. Minum air rebusan, minum dua kali sehari. Fungsinya: menghentikan batuk, mengencerkan dahak. Digunakan untuk batuk, dahak (tubuh kurus, suara usus berdengung, dada terasa penuh, mata berputar, sesak napas). 24. Sup Kacang Tanah dan Codonopsis untuk Batuk dengan Dahak Sedikit Kacang tanah, biji ginkgo, bunga lili, radix codonopsis masing-masing 25 gram, gula kristal secukupnya. Rebus menjadi air, tambahkan gula kristal. Minum satu kali sehari. Fungsinya: melembabkan paru-paru, mengencerkan dahak. Digunakan untuk batuk lama dengan dahak sedikit, sesak napas, tenggorokan kering. 25. Huangjing dan Gula Kristal untuk Menghentikan Batuk dan Sesak Napas Huangjing (herbal Tiongkok) 30 gram, gula kristal 50 gram. Cuci Huangjing, rendam dalam air dingin, masukkan ke dalam wajan tanah liat, tambahkan gula kristal, dan air secukupnya. Panaskan di atas kompor, rebus dengan api besar, lalu rebus perlahan hingga Huangjing empuk. Minum dua kali sehari, makan Huangjing dan minum air rebusannya. Fungsinya: membersihkan paru-paru, memperkuat limpa, meningkatkan energi. Digunakan untuk batuk akibat kekeringan paru-paru dan kekurangan paru-paru, batuk kering tanpa dahak, sulit mengeluarkan dahak, nafsu makan buruk, kekurangan energi akibat kekurangan ginjal. 26. Sup Baihe dan Pir Salju untuk Melembabkan Yin dan Paru-Paru Baihe 25 gram, pir salju besar 1 buah, gula kristal 20 gram. Rendam Baihe dalam air bersih semalam, esok harinya masukkan Baihe beserta airnya ke dalam wajan tanah liat, tambahkan lebih dari setengah mangkuk air, rebus selama satu setengah jam, setelah Baihe empuk, tambahkan potongan pir salju yang sudah dikupas kulitnya dan gula kristal, rebus lagi selama 30 menit. Fungsinya: melembabkan yin, melembabkan paru-paru, menenangkan jiwa, menghentikan batuk. Cocok untuk orang yang mengalami batuk lama akibat kelemahan paru-paru; bagi orang normal pun bermanfaat untuk menjaga kesehatan paru-paru dan lambung. 27. Sup Jamur Aburaya dan Telur Bebek untuk Melembabkan Yin dan Membersihkan Paru-Paru Jamur aburaya 15 gram, gula kristal 25 gram, telur bebek 1 butir. Rebus jamur aburaya dan gula kristal bersama air, setelah mendidih, masukkan telur bebek. Minum dua kali sehari. Fungsinya: melembabkan yin, membersihkan paru-paru, menghilangkan dahaga, merangsang produksi cairan tubuh. Digunakan untuk batuk akibat kekeringan paru-paru karena kekurangan yin, dahak sedikit, tenggorokan kering, haus. 28. Bubur Bamboo Juice untuk Membersihkan Panas dan Mengencerkan Dahak Bamboo juice 30 gram, beras 100 gram. Rebus beras menjadi bubur, saat hampir matang tambahkan bamboo juice, aduk rata. Bisa dimakan kapan saja. Fungsinya: membersihkan panas, mengencerkan dahak, menenangkan syok. Digunakan untuk batuk akibat panas angin, batuk paru-paru panas, dahak banyak berwarna kuning. 29. Sup Lo Han Guo dan Kue Persik untuk Membersihkan Panas Paru-Paru Lo Han Guo setengah buah, kue persik 3 buah, gula kristal 30 gram. Rebus dengan air dua setengah mangkuk hingga tersisa satu setengah mangkuk, tambahkan gula kristal, saring. Minum tiga kali sehari. Fungsinya: membersihkan panas paru-paru, menghilangkan dahak panas, menghentikan batuk. Digunakan untuk batuk seribu hari pada anak-anak dan batuk akibat dahak panas. 30. Air Buah Buah Tanpa Bunga dan Gula Kristal untuk Batuk Akibat Panas Paru-Paru Buah buah tanpa bunga 30 gram, gula kristal secukupnya. Cuci buah buah tanpa bunga, rebus bersama air dan gula kristal. Minum sekali sehari, konsumsi selama 3-5 hari akan terlihat hasil yang signifikan. Fungsinya: menghilangkan dahak, mengatur pernapasan, melembabkan paru-paru, menghentikan batuk, menetralisir racun, melembabkan usus. Digunakan untuk batuk akibat panas paru-paru, suara serak, tenggorokan kering dan nyeri, sembelit, darah pada wasir. 31. Air Peras Gula Aren untuk Batuk Akibat Kelemahan Paru-Paru Air peras gula aren, air peras lobak masing-masing setengah gelas, bunga lily liar 100 gram. Rebus bunga lily hingga empuk, lalu campurkan dengan dua jenis jus. Minum sebelum tidur, minum sekali sehari. Fungsinya: melembabkan paru-paru, menghentikan batuk, merangsang produksi cairan tubuh, melembabkan tubuh, menenangkan jiwa. Digunakan untuk batuk akibat kelemahan panas, sangat cocok untuk pasien yang baru sembuh dari sakit dan mengalami bronkitis. 32. Sup Ikan Koi dengan Kaldu Susu untuk Menghentikan Batuk dan Mengurangi Pembengkakan Ikan koi hidup 1 ekor, irisan ham, irisan jamur, irisan jamur, bawang bombai, jahe, anggur, garam, cuka, "kaldu susu" (kaldu dari ayam, tulang bebek, dan tulang sapi), secukupnya. Bersihkan ikan koi, buang insang dan isi perutnya, cuci bersih, potong menjadi bentuk kubus, campurkan dengan bawang bombai dan jahe, tumis di wajan dengan minyak hingga layu, tambahkan anggur, garam, dan bahan lainnya. Kemudian tambahkan "kaldu susu", tunggu hingga mendidih, lalu tambahkan irisan ham, irisan jamur, irisan jamur, rebus selama sekitar tiga menit, lalu pindahkan ke dalam wajan panggang. Saat disajikan, nyalakan alkohol di bawah wajan agar mendidih, sajikan dengan cuka dan jahe. Fungsinya: menghentikan batuk, mengurangi pembengkakan, memperkuat tubuh. Cocok untuk pasien yang mengalami batuk, sesak napas, dada terasa penuh. 33. Makan Kacang Tanah Secara Rutin untuk Menghentikan Batuk dan Mengencerkan Dahak Kacang tanah 60 gram, direbus atau dipanggang hingga matang. Makan setiap hari tanpa henti, berhenti setelah sembuh. Fungsinya: melembabkan paru-paru, mengencerkan dahak. Digunakan untuk bronkitis kronis pada lansia. Catatan: Orang dengan panas internal atau kelebihan panas tidak boleh mengonsumsi. 34. Bubur Tepung Biji Buckwheat dan Putih Telur untuk Menghentikan Batuk yang Tidak Tenang Tepung biji buckwheat, putih telur secukupnya. Campurkan putih telur dan tepung biji buckwheat menjadi bola. Gosokkan ke dada beberapa kali sehari, cukup kuat. Fungsinya: menurunkan panas, menurunkan gas. Digunakan untuk dada sesak, perut kembung, batuk tidak tenang. 35. Madu dan Bunga Lilium untuk Batuk Akibat Panas Paru-Paru Bunga lilium segar 200 gram, madu secukupnya. Campurkan bunga lilium dengan madu, kukus hingga lunak. Kunyah perlahan, telan cairannya. Fungsinya: membersihkan paru-paru, menenangkan jiwa. Digunakan untuk batuk akibat panas paru-paru, sesak, batuk. 36. Gula Beras yang Dibakar dengan Api Kayu Pinus untuk Batuk Lama dan Dahak Banyak Gula beras, abu kayu pinus yang dibakar (yaitu kayu pinus tua yang berminyak, dipotong tipis, dibakar hingga menjadi abu hitam), secukupnya. Bakar abu kayu pinus hingga menjadi abu yang sangat hitam. Makan semua abu dan gula sebanyak mungkin, konsumsi selama 3-4 hari, maka akan sembuh. Fungsinya: melembabkan paru-paru, menghentikan batuk, mengencerkan dahak, menenangkan sesak napas. Digunakan untuk batuk lama tidak sembuh, dahak banyak, sesak napas. 37. Sup Bunga Pedang untuk Mengencerkan Dahak dan Menghilangkan Nyeri Bunga pedang 2 buah, bisa direbus menjadi sup atau diminum sebagai teh. Fungsinya: mengatur pernapasan, menghilangkan nyeri, menghentikan batuk, mengencerkan dahak. Digunakan untuk batuk, dahak banyak. Catatan: Bunga pedang adalah bunga dari tanaman kaktus jenis pohon besar, banyak ditemukan di wilayah selatan. Setiap tahun Mei hingga Oktober, menghasilkan bunga putih besar, panjangnya lebih dari satu hasta, dipetik, dipotong, dikeringkan, merupakan sayuran kering yang sangat enak, rebusannya manis dan lezat. 38. Qī Lí Gāo untuk Menghentikan Batuk dan Mengencerkan Dahak 20 buah pir, 1000 gram kurma, 1500 gram akar lotus segar, 300 gram jahe segar, 400 gram gula kristal, 400 gram madu, madu secukupnya. Pertama, remas pir, kurma, akar lotus, jahe, ambil jusnya, panaskan hingga menjadi pasta, tambahkan gula kristal hingga larut, lalu tambahkan madu untuk mengental. Bisa diminum kapan saja, pagi dan sore. Fungsinya: membersihkan panas paru-paru, menghentikan batuk, mengencerkan dahak, merangsang produksi cairan tubuh, menghilangkan dahaga, menghilangkan racun alkohol, menyehatkan tubuh. Digunakan untuk batuk akibat kelemahan fisik, mulut kering karena kekurangan cairan tubuh, dahaga akibat kelemahan, serta keracunan alkohol. 39. Sup Nenek Kecil dan Ginseng Amerika untuk Memperkuat Paru-Paru dan Menghentikan Batuk Nenek kecil 5 gram, ginseng amerika 5 gram. Rendam nenek kecil dalam air bersih hingga basah, bersihkan bulu dan kotoran, cuci bersih, keringkan, lalu masukkan bersama ginseng amerika ke dalam mangkuk tanah liat, isi dengan air hingga delapan persepuluh, tutup, kukus selama lebih dari tiga jam. Minum. Fungsinya: mengisi kekurangan yin, melembabkan tubuh, menurunkan panas, memperkuat qi. Digunakan untuk batuk kering, batuk berdarah, panas tubuh, berkeringat malam akibat kekurangan yin paru-paru dan lambung, sangat cocok untuk pasien dengan gangguan kardiovaskular yang mengalami sesak napas. 40. Kulit Jeruk yang Diasinkan dengan Gula untuk Menghentikan Batuk dan Mengencerkan Dahak Kulit jeruk, gula pasir secukupnya. Kulit jeruk segar atau kering yang sudah direndam, cuci bersih, potong menjadi serpihan, masukkan ke dalam wajan aluminium, tambahkan gula sekitar setengah berat kulit jeruk, tambahkan air hingga menutupi kulit jeruk, rebus dengan api besar hingga mendidih, lalu turunkan menjadi api kecil, rebus hingga cairan tersisa hampir kering, angkat kulit jeruk, letakkan di piring, tunggu dingin, lalu taburi gula sekitar setengah berat kulit jeruk, aduk rata. Konsumsi. Fungsinya: melembabkan paru-paru, mengeringkan kelembaban, mengencerkan dahak, merangsang produksi cairan tubuh. Digunakan untuk batuk dengan dahak banyak. 41. Buah Jeruk yang Diasinkan dengan Madu untuk Menghentikan Sesak Napas dan Mengencerkan Dahak Buah jeruk segar 500 gram, madu 250 gram, alkohol secukupnya. Buang bijinya, potong menjadi potongan kecil, masukkan ke dalam botol, tuangkan alkohol, tutup rapat, simpan semalaman, lalu tuangkan ke dalam wajan aluminium, rebus hingga cairan tersisa hampir kering, tambahkan madu, aduk rata. Dinginkan, simpan dalam botol. Fungsinya: melembabkan paru-paru, menghentikan batuk, mengencerkan dahak. Digunakan untuk batuk dengan dahak banyak atau sesak napas pada lansia. 42. Madu dan Biji Almond untuk Memperkuat Ginjal dan Paru-Paru Biji almond manis 250 gram, biji walnut 250 gram, madu 500 gram. Pertama, sangrai biji almond hingga berwarna kuning (hindari terbakar), masukkan ke dalam wajan aluminium, tambahkan air, rebus selama satu jam, lalu tambahkan biji walnut, rebus hingga cairan hampir kering, tambahkan madu, aduk rata, didihkan sekali lagi. Minum 3 gram setiap kali, minum dua kali sehari. Fungsinya: melembabkan paru-paru, memperkuat ginjal. Konsumsi rutin dapat mengobati batuk dan sesak napas kronis akibat kelemahan paru-paru dan ginjal. 43. Salep Lemak Babi dan Madu untuk Mengisi Kekurangan dan Melembabkan Paru-Paru Lemak babi 100 gram, madu 100 gram. Panaskan masing-masing bahan dengan api kecil hingga mendidih, matikan api, dinginkan, campurkan hingga rata. Minum satu sendok teh setiap kali, minum dua kali sehari. Fungsinya: melembabkan paru-paru, menghentikan batuk, mengisi kekurangan. Digunakan untuk batuk akibat kekeringan paru-paru. 44. Pasta Bawang Putih untuk Menghentikan Batuk dan Menghentikan Batuk Bawang putih merah 1 siung. Bawang putih dibersihkan kulitnya, dihaluskan menjadi pasta. Sebelum tidur, setelah mencuci kaki, oleskan pada titik Yongquan di telapak kaki (telapak kaki harus dilapisi vaselin terlebih dahulu), tutup dengan kain kasa. Jika terasa sensasi kuat di telapak kaki, bisa dilepas. Jika tidak ada rasa tidak nyaman, bisa dioleskan 3-5 kali berturut-turut. Fungsinya: menetralisir racun, menghentikan batuk. Digunakan untuk batuk akibat angin-dingin, batuk kering, dan batuk seribu hari pada anak-anak. 45. Teh Bunga Kacang Tanah dan Gula Kristal untuk Batuk Berdarah Bunga kacang tanah 9 gram, gula kristal secukupnya. Rebus bersama air. Minum dua atau tiga kali sehari. Fungsinya: mengecilkan pembuluh darah. Digunakan untuk batuk berdarah. 46. Jus Kangkung dan Lobak untuk Batuk Berdarah Kangkung (wengcai, kangkung) keseluruhan 2 batang termasuk akarnya, lobak 1 buah, madu secukupnya. Cuci bersih kangkung dan lobak, haluskan, peras menjadi satu gelas jus. Minum dengan madu. Digunakan untuk batuk berdarah akibat panas paru-paru. 47. Sup Madu dan Bai Bu untuk Dahak Berdarah Madu 20 gram, Bai Bu 25 gram, rambut putih 20 gram, gua lou 25 gram. Rebus tiga bahan pertama dengan air, saring, ambil airnya, lalu campurkan dengan madu, aduk rata. Minum satu kali sehari, dibagi dua kali minum. Fungsinya: melembabkan paru-paru, menghentikan batuk, membersihkan panas, menghentikan pendarahan. Digunakan untuk dahak berdarah dan batuk lama akibat tuberkulosis. 48. Buah Delima Asam untuk Batuk dan Sesak Napas Akibat Tuberkulosis Delima asam (varietas manis tidak efektif) 3 gram. Keluarkan bijinya, hancurkan, peras jusnya. Minum sebelum tidur setiap malam, atau kunyah biji delima dan telan airnya. Jus biji delima memiliki sedikit racun, jangan minum berlebihan. Fungsinya: membersihkan panas, mengencangkan paru-paru. Digunakan untuk batuk dan sesak napas akibat tuberkulosis, sulit tidur, serta bronkitis kronis pada lansia. 49. Biji Lobak untuk Mengencerkan Dahak yang Mengendap Biji lobak (biji cabai) 15 gram masing-masing segar dan matang, bubuk hematit segar 9 gram. Pertama, hancurkan biji lobak, rebus menjadi satu mangkuk besar, minum bersama bubuk hematit segar. Setelah 30 menit, ulangi sekali. Fungsinya: menghilangkan akumulasi makanan, mengencerkan dahak. Digunakan untuk kondisi dahak mengendap. Menurut <>, seorang pemuda yang sejak kecil sering mengalami dahak berlebih, setelah terkena angin luar, dahak mengendap di bagian atas lambung, menghalangi makanan masuk. Setelah menggunakan resep ini, langsung merasa bagian atas lambung terbuka, bisa makan kembali. Catatan: Menurut <>, hanya menggunakan biji cabai direbus menjadi air, dapat sangat efektif. Tumbuk biji cabai menjadi bubuk, minum dengan air panas, minum banyak air panas, gunakan jari untuk memancing muntah, dahak dan cairan stagnan juga bisa muntah, efeknya sama dengan merebus air. 50. Kukus Béimǔ dan Kura-Kura untuk Mengisi Yin dan Memperkuat Paru-Paru Béimǔ 5 gram, kura-kura 1 ekor (sekitar 500 gram), kaldu ayam 1 liter, bawang bombai, jahe, merica, anggur, garam secukupnya. Bunuh kura-kura, buang kepala dan isi perutnya, potong-potong. Letakkan potongan kura-kura di wajan kukus, tambahkan Béimǔ, garam, anggur, merica, bawang bombai, jahe, kukus selama sekitar satu jam. Makan hangat. Fungsinya: mengisi kekurangan yin, membersihkan panas, melembabkan paru-paru, menghentikan batuk, menurunkan panas. Digunakan untuk batuk dan sesak napas akibat kekurangan yin, demam ringan, berkeringat malam. 51. Sup Sawi dan Jahe untuk Mengencerkan Dahak dan Menghentikan Batuk Sawi segar 80 gram, jahe segar 10 gram, garam sedikit. Cuci sawi, potong kecil, jahe iris, rebus dengan empat mangkuk air hingga tersisa dua mangkuk, tambahkan garam sebagai penyedap. Minum dua kali sehari, konsumsi selama tiga hari akan terasa efeknya. Fungsinya: membuka paru-paru, menghentikan batuk, mengusir angin dan dingin. Digunakan untuk batuk akibat angin-dingin, disertai sakit kepala, hidung tersumbat, nyeri anggota badan.
|