Pada periode Mei 1996 hingga Juli 1997, penulis menggunakan terapi pijat titik akupunktur untuk mengobati enuresis pada anak-anak sebanyak 35 kasus, hasilnya sangat signifikan, laporan sebagai berikut. 1. Data Klinis Dari 35 kasus, 25 kasus laki-laki, 10 kasus perempuan; usia terkecil 5 tahun, tertua 16 tahun; kasus ringan mengalami enuresis 1 kali per malam, kasus berat mengalami enuresis beberapa kali per malam. 2. Metode Pengobatan 2.1 Titik Akupunktur Guanyuan, Zhongji, Sanyinjiao, Zusanli, Shenshu. 2.2 Prosedur Metode Suplementasi Qi: Pasien berbaring telentang, tubuh rileks, bernapas secara alami. Operator terlebih dahulu menekan Guanyuan dan Zhongji dengan satu jari tangan, lalu menggunakan pangkal telapak tangan lainnya melakukan gerakan goyang searah jarum jam pada titik Guanyuan sebanyak 60–80 kali. Kemudian gunakan pangkal telapak tangan kanan melakukan getaran ke arah jantung sepanjang jalur meridian Ren sebanyak 40–50 kali. Metode Pemanasan Meridian: Pasien berbaring telentang, kedua kaki dibuka ke samping. Operator menggunakan ibu jari tangan kiri menekan dan menggores titik Zusanli kaki kanan, ibu jari tangan kanan menekan dan menggores titik Sanyinjiao kaki kiri, lalu menggunakan bagian kecil dan besar telapak tangan kiri menggosok paha dalam kaki kanan sepanjang meridian San Yin Jing, bolak-balik sebanyak 100 kali, lalu lakukan pada sisi sebaliknya. Saat menggosok, pasien merasa sensasi panas di perut bagian bawah dan saluran kemih. Pasien berbaring telungkup, operator menggunakan dua ibu jari menekan dan menggosok titik Pangguangshu dan Shenshu. Jika pasien mengalami defisiensi qi limpa dan paru, tambahkan titik Pishu dan Feishu. Selama terapi, minta anak untuk menghindari makanan dingin dan minum air 2 jam sebelum tidur. Terapi ini dilakukan sekali sehari, 10 sesi membentuk satu siklus terapi, evaluasi efek setelah satu siklus. 3. Observasi Efek Terapi 3.1 Kriteria Efek Sembuh: Enuresis hilang. Baik: Jumlah enuresis berkurang. Tidak Efektif: Tidak ada perubahan jumlah enuresis. 3.2 Hasil Terapi Sembuh 26 kasus, baik 6 kasus, tidak efektif 3 kasus, tingkat efektivitas total 91%. 4. Diskusi Enuresis pada anak-anak, menurut TCM, umumnya disebabkan oleh kekurangan qi ginjal bawaan, dingin di bawah, kandung kemih tidak terkendali, serta defisiensi qi limpa dan paru yang tidak mampu mengendalikan saluran air. Ginjal membuka ke dalam dua saluran, ginjal dan kandung kemih saling berhubungan. Jika qi ginjal dan kandung kemih lemah, tidak bisa mengendalikan saluran air, maka terjadi enuresis. Selain itu, karena berbagai penyakit menyebabkan kerusakan limpa dan paru, qi turun, juga dapat menyebabkan enuresis. Menekan dan menggores titik Zusanli, menggosok meridian San Yin Jing dapat menghangatkan daerah pangkal, memperkuat energi vital, mengendalikan urin, menghentikan enuresis, serta membantu pencernaan. Menggores Guanyuan memperkuat meridian Ren, dikombinasikan dengan titik shu di punggung untuk memperkuat qi, melancarkan meridian, serta menyeimbangkan Yin dan Yang. Gabungan titik-titik ini memberikan efek yang sangat baik.
|