Makanan dan Kebiasaan yang Mendukung Fungsi Seksual Dalam budaya Tiongkok Utara, terdapat kebiasaan pernikahan yang menarik bernama “Melempar Kacang dan Anggur”. Saat upacara pernikahan, setelah meminta berkah langit dan bumi, nenek pengantar pernikahan menggendong nampan yang berisi kacang dan anggur, sambil melemparkan sedikit kacang dan anggur ke atas tempat tidur sambil menyanyikan lagu “Lagu Doa Melempar Kacang dan Anggur”: “Kacang berpasangan, anggur berpasangan, anak-anak cerdas, anak perempuan pandai; anggur berpasangan, kacang berpasangan, anak laki-laki hebat, anak perempuan cantik.” Makna doa ini adalah: kacang keras dan enak, melambangkan anak-anak kuat dan berprestasi; anggur memiliki bunyi serupa “zǎozi” (anak cepat), melambangkan kelahiran anak cepat. Oleh karena itu, kebiasaan lokal sangat ketat: kacang dan anggur yang dilempar ke atas tempat tidur hanya boleh dimakan oleh pengantin, tidak boleh dirampas oleh orang lain. Sebenarnya, kacang dan anggur keduanya termasuk makanan yang dapat meningkatkan nafsu seksual. Kacang bersifat manis, netral, hangat. Mengandung protein, vitamin (A, B1, B2, C, E), kalsium, fosfor, magnesium, mangan, seng—semua nutrisi ini mendukung fungsi seksual. Kacang memiliki fungsi memperkuat ginjal, mengisi darah, memperkuat lambung, dan melembabkan paru-paru. Digunakan untuk gejala ginjal lemah, nyeri pinggang dingin, impotensi, ejakulasi dini, sering buang air kecil, dan perdarahan menstruasi berlebihan pada wanita. Anggur kering (dried jujube) bersifat manis, netral. Mengandung protein, gula, zat lendir, vitamin (A, B11, B2, C), kalsium, fosfor, besi—semua nutrisi ini bermanfaat bagi fungsi seksual. Anggur kering memiliki efek stimulasi seksual. Wanita yang kekurangan energi dan ginjal sering mengonsumsi anggur kering dapat meningkatkan nafsu seksual. Dalam budaya Tiongkok juga terdapat kebiasaan makan telur dadar di malam pernikahan. Karena hubungan seksual baru menikah sering dilakukan, konsumsi tenaga besar, telur membantu pulihkan tenaga. Telur bersifat manis, netral. Mengandung protein, lemak, berbagai vitamin, seng, kalsium, fosfor, besi—dapat menenangkan jiwa, mengisi darah, melembabkan tubuh. Kandungan seng dalam kuning telur lima kali lebih tinggi daripada putih telur, dapat memperkuat energi tengah, memperkuat ginjal dan mengisi darah. Seng adalah nutrisi penting untuk kematangan seksual. Di luar Tiongkok, makanan telur juga diakui sebagai makanan kuat seksual: orang India menyarankan pasangan untuk makan bubur beras yang dibuat dari telur, susu, dan madu sebelum berhubungan seks. Orang Arab pada hari-hari menjelang pernikahan biasanya makan telur dadar dengan bawang, agar malam pertama berjalan lancar. Karena bawang membantu sekresi hormon seksual tubuh secara normal, maka telur dadar dengan bawang menjadi makanan penambah seksual yang didukung oleh ilmu pengetahuan. Di Eropa, orang Prancis umumnya menyukai sup cokelat yang dicampur dengan seledri, sementara orang Spanyol menganggap cokelat sebagai makanan yang bisa merangsang sensualitas. Energi dan zat stimulan dalam cokelat membuat metabolisme tubuh menjadi lebih aktif. Karena cokelat mengandung zat kimia PEA yang merangsang bagian otak yang mengatur perasaan bahagia. Dalam zaman Romawi kuno, orang-orang sudah menemukan bahwa ikan, terutama daging hiu, adalah makanan ideal untuk meningkatkan nafsu seksual, dan selalu dijadikan katalis seksual. Medis modern membuktikan bahwa belut memiliki fungsi memperkuat ginjal dan memproduksi sperma, karena daging belut mengandung protein bernama “Héluòkè protein”, yang dapat merangsang pembentukan sperma.
|