Sembelit Setelah Melahirkan Sembelit setelah melahirkan merujuk pada tinja yang keras dan sulit dikeluarkan, atau tidak BAB selama beberapa hari, atau saat BAB terasa kering dan nyeri, sulit dikeluarkan. Penyakit ini terjadi karena kehilangan darah saat melahirkan, sehingga darah dan cairan tubuh tiba-tiba berkurang, tidak cukup untuk melembabkan usus, menyebabkan usus kering dan sulit BAB; atau karena kekurangan cairan tubuh dan api dalam yang berlebihan, mengeringkan cairan tubuh, sehingga usus kekurangan kelembaban, fungsi transportasi terganggu, menyebabkan tinja keras dan mengeras. Berikut adalah beberapa resep biasa yang sering digunakan untuk mengatasi sembelit pasca persalinan pada wanita. [Resep I] Udang laut 30 gram, sea cucumber 20–30 gram, usus babi 50–200 gram. Bersihkan usus babi, potong kecil-kecil, campurkan dengan sea cucumber dan jamur putih, masak bersama air secukupnya hingga matang, tambahkan garam dan monosodium glutamat sesuai selera untuk dikonsumsi. Resep ini cocok untuk sembelit pasca persalinan. [Resep II] Butir biji pinus 30 gram, beras ketan 50 gram, madu secukupnya. Haluskan biji pinus menjadi pasta, campurkan dengan beras ketan dan air, didihkan perlahan hingga menjadi bubur kental, tambahkan madu, minum hangat dua kali sehari, pagi hari saat perut kosong dan malam sebelum tidur. Resep ini cocok untuk sembelit pasca persalinan. [Resep III] Kentang manis 500 gram, gula merah secukupnya, jahe 2 irisan. Kupas kentang manis, potong kecil, tambahkan air secukupnya, rebus hingga matang, tambahkan gula merah dan jahe, rebus lagi sebentar, makan sebagai camilan. Resep ini cocok untuk sembelit pasca persalinan pada wanita maupun sembelit karena usus kering pada orang tua. [Resep IV] Benih suhu 10 gram, biji rami 15 gram, beras 50–100 gram. Tumbuk benih suhu dan biji rami hingga halus, tambahkan air, remas, saring untuk mendapatkan air, campurkan dengan beras, rebus menjadi bubur, konsumsi sesuai kebutuhan. Resep ini cocok untuk wanita yang mengalami sembelit pasca persalinan. [Resep V] Wijen hitam dan gula pasir masing-masing 150 gram, beras 100 gram, kue jeruk 1 buah. Cuci wijen, sangrai hingga harum, rendam beras selama 1 jam, campurkan kedua bahan, tambahkan air, giling menjadi bubur, rebus gula pasir hingga mendidih, turunkan api kecil, tambahkan bubur wijen dan beras, aduk terus hingga menjadi bubur kental, taburi potongan kecil seperti butiran nasi kue jeruk. Resep ini cocok untuk sembelit pasca persalinan karena panas dalam. [Resep VI] Benih cemara goreng 15 gram. Sangrai biji cemara hingga harum, remas dengan lembut, tuangkan air panas, tutup rapat, minum sebagai teh. Resep ini cocok untuk sembelit pasca persalinan karena usus kering. [Resep VII] Almond pahit dan beras putih masing-masing 6 gram. Rendam almond dalam air mendidih sebentar, kupas kulit dan ujungnya, campurkan dengan beras putih, giling menjadi bubur, tambahkan gula secukupnya, rebus hingga matang, minum sebagai teh, 1 kali sehari. Resep ini cocok untuk sembelit pasca persalinan karena darah kering dan cairan tubuh berkurang. [Resep VIII] Biji rami 10 gram, beras 100 gram. Tumbuk biji rami, campurkan dengan air, saring, campurkan dengan beras, rebus menjadi bubur, konsumsi sesuai kebutuhan. Resep ini cocok untuk sembelit pasca persalinan karena kekurangan darah. [Resep IX] Seekor ayam betina, Danggui 30 gram, jus anggur 60 ml. Bersihkan ayam, buang bulu dan isi perut, cuci Danggui, masukkan ayam ke dalam panci tanah liat, tambahkan air, jus anggur, Danggui, jahe, bawang bombai, garam, tutup rapat, rebus dengan api besar hingga mendidih, lalu kecilkan api dan rebus selama 3 jam, sajikan dengan taburan merica hitam, makan sebagai lauk.
|