Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Other / Acupunktur dan Tuina / Apakah Akupunktur Bisa Mengobati Miopi?Sebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Apakah Akupunktur Bisa Mengobati Miopi?

Miopi, dalam istilah kuno disebut "penyakit yang bisa melihat dekat tapi tidak bisa melihat jauh", merupakan gangguan mata yang ditandai dengan penglihatan dekat yang jelas, tetapi penglihatan jauh kabur. Secara medis modern, miopi disebabkan oleh faktor genetik atau perkembangan abnormal yang menyebabkan sumbu mata memanjang, atau karena kontraksi otot siliaris, mengubah kelengkungan lensa, sehingga bayangan objek terfokus di depan retina. Akupunktur memiliki efek baik terhadap faktor kedua. Miopi melibatkan faktor refraksi lokal, tetapi juga faktor tubuh, seperti kelelahan mental yang menyebabkan kekurangan energi jantung, energi Yang tidak sampai ke mata, saluran mata tersumbat; atau karena penyakit lama dan kelelahan berlebihan, menyebabkan kekurangan hati dan ginjal, sehingga kekurangan darah dan cairan tubuh. Faktor-faktor ini, ditambah dengan penglihatan terus-menerus pada benda kecil, belajar di malam hari, menyebabkan otot mata kaku, saluran darah tersumbat, akhirnya menyebabkan miopi. Oleh karena itu, pengobatan miopi harus memperhatikan faktor lokal, tetapi juga harus memperhatikan keseimbangan tubuh secara menyeluruh, agar efektivitas pengobatan meningkat dan hasil stabil.
Tipe Kelelahan Mental dan Pikiran: Mata menonjol ke depan, penglihatan kabur, wajah pucat, lemah, jantung berdebar, malas bicara, lelah, mimpi banyak, susah tidur. Lidah putih, lidah pucat, nadi halus dan lemah. Titik yang dipilih: Sizhukong, Tongziliao, Zuanzhu, Jingming, Sibai, Guangming, Bifeng, Fengchi, Shénmén, Xīnyú, Neiguan. Operasi: Pilih 4–6 titik di atas, perhatikan kombinasi titik dekat dan jauh, gunakan teknik akupunktur seimbang (pingbu pingxie). Untuk titik jauh, gunakan teknik tonifikasi dengan jarum halus. Lakukan 1 kali sehari, setiap sesi 20 menit, 12 sesi sebagai satu siklus, jeda 5–7 hari antar siklus.
Tipe Kekurangan Hati dan Ginjal: Mata kering, pusing, sakit pinggang dan kaki lemah, lidah pucat, lidah tipis, nadi dalam dan lemah. Titik yang dipilih: Fengchi, Qingming, Qiuhou, Chengqi, Sibai, Zuanzhu, Guangming, Bifeng, Sanyinjiao, Taixi, Ganyu, Shenyu. Operasi: Gunakan teknik akupunktur seimbang (pingbu pingxie) dengan jarum halus, untuk titik jauh gunakan teknik tonifikasi. Lakukan 1 kali sehari, setiap sesi 20 menit, 12 sesi sebagai satu siklus, jeda 5–7 hari antar siklus.
Terapi Elektroakupunktur: Titik yang dipilih sama seperti di atas. Gunakan alat terapi elektronik dari merek lokal, setelah jarum ditempatkan dan terasa de qi, hubungkan elektroda satu sisi ke Fengchi, sisi lainnya bergantian ke titik-titik lainnya. Kuat arus dan frekuensi disesuaikan dengan toleransi pasien. Stimulasi listrik per titik selama 3–5 menit, 1 kali sehari, 7 hari sebagai satu siklus, jeda 3 hari antar siklus.
Terapi Akupunktur Telinga: Titik yang dipilih: Mata, Mù1, Mù2, Xin, Gan, Shen, Shénmén. Operasi: Pilih 3–4 titik per sesi, temukan titik sensitif, tempelkan biji Wang Bu Liu Xing. Mintalah pasien menekan sendiri 3–4 kali sehari, setiap titik 3–5 menit. 7 hari sebagai satu siklus, biasanya perlu terapi berkelanjutan selama tiga bulan.
Terapi Jarum Meishi: Titik yang dipilih: Semua titik dari Yuzhen hingga Dadu, serta titik-titik di sekitar mata. Operasi: Di bagian samping leher, dari Yuzhen hingga Dadu, ketuk dengan jarum meishi 5–10 kali, hingga muncul sedikit darah. Di sekitar mata, ketuk 3–5 kali, hingga kulit memerah dan pasien merasa hangat. Lakukan 1 kali sehari, 10 sesi sebagai satu siklus, jeda 3–5 hari antar siklus.
Selama terapi, perlu diperhatikan penggunaan mata secara ilmiah, hindari kelelahan otot mata. Lakukan olahraga secara rutin, lakukan latihan mata setiap hari.

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]