Perawatan Kesehatan Lingkungan Lingkungan mencakup lingkungan geografis, iklim, sosial, dan lingkungan kecil yang dihuni setiap orang. Dalam lingkungan tersebut, banyak faktor yang secara terus-menerus memengaruhi tubuh manusia. Faktor-faktor ini tidak hanya kompleks dan saling terkait, tetapi juga terus berubah. Kondisi kesehatan seseorang sangat bergantung pada lingkungan tempat tinggalnya. Faktor lingkungan telah menjadi perhatian sejak zaman kuno. Dalam *Huangdi Neijing*, tercatat secara jelas: "Kekuatan satu wilayah, kehidupan dan kematian berbeda, mengapa demikian? Qi Bo berkata: Karena perbedaan ketinggian, kondisi tanah menentukan hal ini. Daerah tinggi mengandung qi Yin, daerah rendah mengandung qi Yang. Yang yang dominan membuat seseorang lahir lebih awal, Yin yang dominan membuat seseorang lahir lebih lambat. Ini adalah kebiasaan alamiah geografi, jalan kehidupan dan perkembangan... Orang yang tinggal di daerah tinggi cenderung hidup lebih lama, yang tinggal di daerah rendah cenderung mati lebih cepat. Ukuran tanah berbeda, perbedaannya juga berbeda—kecil berbeda sedikit, besar berbeda banyak." Sangat jelas menyatakan bahwa orang yang tinggal di daerah pegunungan yang udaranya segar dan iklimnya dingin cenderung hidup lebih lama, sedangkan orang yang tinggal di daerah dataran rendah yang udaranya kotor dan iklimnya panas cenderung hidup lebih pendek. Jadi, tanah dan iklim tempat tinggal sangat penting bagi kesehatan dan panjang umur manusia. Tidak hanya lingkungan alam yang erat kaitannya dengan kesehatan manusia, lingkungan sosial juga sangat terkait dengan kondisi fisik manusia. Dalam *Huangdi Neijing* disebutkan: "Semua orang yang ingin mendiagnosis penyakit harus menanyakan pola makan dan tempat tinggal, kegembiraan dan kesedihan yang tiba-tiba, kegembiraan dan kesedihan yang tiba-tiba, semuanya dapat merusak energi dan jiwa. Energi dan jiwa akan habis, tubuh akan rusak." Ini secara jelas menekankan pentingnya faktor psikososial dalam diagnosis penyakit. Dikatakan bahwa pada zaman Kaisar Yao, orang-orang sudah menggali sumur untuk mendapatkan air minum. Pada zaman periode Musim Semi dan Musim Gugur, penduduk telah membuat perjanjian tentang kebersihan air minum, pelanggar akan dikenai hukuman. Bukti arkeologi dari situs kota kuno di Tiongkok menunjukkan bahwa pada zaman periode Musim Semi dan Musim Gugur, kota-kota sudah memiliki saluran pembuangan bawah tanah yang dibuat dari pipa tanah liat, yang menunjukkan bahwa mereka telah memperhatikan kebersihan air minum, serta kebersihan lingkungan. Lingkungan adalah kompleksitas alam yang sangat rumit dan dialektis. Semua makhluk hidup harus beradaptasi dengan lingkungan untuk bertahan hidup. Manusia tidak hanya harus beradaptasi dengan lingkungan, tetapi juga harus memanfaatkan, mengendalikan, dan mengubah lingkungan.
|