Bahasa: 简体中文 | 繁體中文 | 日本語 | 한국어 | Tiếng Việt | ภาษาไทย | Bahasa Indonesia | Bahasa Melayu | Filipino
|
| Beranda → Resep Tradisional → Resep Herbal Tiongkok | Tambahkan ke bookmark |
Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:
| Pencarian Resep Tradisional Tiongkok | ||||
| Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya | ||||
| Resep Tradisional / Perawatan Kesehatan / Keindahan dan Pengurangan Berat Badan / Jangan Sembarangan Mengobati Jerawat | Sebelumnya Lihat Semua Selanjutnya |
Jangan Sembarangan Mengobati Jerawat | |
Pada suatu hari, saya melakukan wawancara di Departemen Kulit Rumah Sakit Provinsi Liaoning, bertemu seorang gadis berusia 14 tahun yang datang bersama ibunya untuk mengobati jerawat remaja. Saat dokter menanyakan obat apa yang telah dicoba, gadis itu menundukkan kepala dan berkata pelan, "Selama sebulan ini, saya minum pil KB setiap hari." Dokter menjelaskan bahwa metode minum pil KB untuk mengobati jerawat cukup populer di kalangan siswi perempuan di kota-kota besar seperti Beijing dan Guangzhou. Ia menegaskan bahwa jerawat biasanya disebabkan oleh produksi hormon androgen berlebihan, gangguan metabolisme kelenjar sebaceous, penyumbatan pori-pori, sehingga bakteri Propionibacterium acnes tumbuh secara berlebihan, menghasilkan reaksi inflamasi seperti benjolan, nanah, nodul, dan kista. Komposisi pil KB terutama estrogen dan progesteron, yang memang memiliki efek tertentu dalam mengatur jerawat. Namun, bagi remaja perempuan di bawah usia 18 tahun yang mengonsumsinya secara sembarangan dalam jangka panjang, risiko efek samping tinggi, seperti menghambat fungsi ovarium, menstruasi tidak teratur atau henti menstruasi, menyebabkan hipertrofi payudara dan tumor sistem reproduksi. Oleh karena itu, siswi perempuan tidak boleh mengonsumsi pil KB untuk mengobati jerawat; jika jerawat muncul, segera periksakan ke rumah sakit resmi. Dokter juga menginformasikan bahwa jerawat bukan lagi hak eksklusif remaja, mereka setiap hari menerima pasien dewasa dengan jerawat parah, banyak di antaranya adalah wanita profesional berpenghasilan tinggi yang sangat peduli penampilan. Karena kurang memahami jenis kulit sendiri, mereka menggunakan kosmetik secara tidak tepat, menyebabkan pori-pori tersumbat, sekresi sebum terganggu, ditambah infeksi bakteri, sehingga timbul jerawat akibat kosmetik. Dokter menjelaskan bahwa banyak kosmetik kini menawarkan fungsi tertentu, namun komposisinya tidak selalu dapat dipercaya. Ada yang mengklaim "dapat mencerahkan", padahal mengandung asam, yang toleransi kulit terhadap asam terbatas; ada yang mengklaim "menghilangkan keriput dan bintik", padahal mengandung asam retinoat yang iritasi kulit tinggi; ada yang mengklaim "menenangkan kulit", padahal mengandung hormon, yang dapat merusak kulit bahkan tak bisa pulih kembali. Dokter menyarankan para wanita yang peduli kecantikan untuk tidak menggunakan kosmetik secara sembarangan, jangan mengobati jerawat sendiri, segera periksakan ke klinik spesialis. | |
Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami
Email: [email protected]