Obat untuk mencerna makanan dan merangsang lambung Obat-obatan herbal yang termasuk dalam kategori ini dapat meningkatkan fungsi pencernaan limpa-lambung, mempercepat proses pencernaan makanan, serta mengobati gangguan akibat akumulasi makanan. Limpa-lambung merupakan dasar kehidupan setelah lahir ("di dalam lambung ada kehidupan, tanpa lambung maka tidak ada kehidupan"), sehingga mengonsumsi obat jenis ini secara rutin dapat sangat memperpanjang usia manusia. ① Cengkeh Cengkeh adalah kelopak bunga dari tanaman Eugenia caryophyllata (famili Myrtaceae), mengandung minyak atsiri yang utamanya terdiri dari eugenol, asetat eugenol, safrol, eugenone, dan piperol, serta berbagai komponen volatil lainnya. Karena mengandung banyak minyak atsiri, cengkeh memiliki efek antibakteri, antiparasit, serta aromatik yang merangsang lambung. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, cengkeh bersifat hangat, rasanya pedas, fungsinya adalah menghangatkan lambung, menghentikan mual dan muntah, menguatkan ginjal dan membantu vitalitas. Digunakan untuk mual akibat lambung dingin, muntah, kurang nafsu makan, diare, serta impotensi akibat kelemahan ginjal. Dosis: 1–3 gram, namun tidak cocok bagi mereka yang kekurangan cairan lambung atau memiliki panas tengah. ③ Xiangfu (Kunyit) Xiangfu adalah akar dari tanaman Aquilaria agallocha, A. sinensis, dan A. malaccensis (famili Thymelaeaceae); mengandung minyak atsiri yang mengandung kunyitene, xiangfuene, xiangfu lactone, xiangfu alcohol, dan xiangfu acid. Uji farmakologis membuktikan bahwa xiangfu memiliki efek dilatasi otot polos bronkus; juga memiliki efek relaksasi langsung pada usus, serta efek penghambat terhadap berbagai bakteri patogen dan jamur. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, xiangfu bersifat hangat, rasanya pedas dan pahit, fungsinya adalah mengatur qi, menghilangkan rasa sakit, menghangatkan lambung dan menguatkan pencernaan. Digunakan untuk gangguan gas usus, nyeri dada dan perut, nyeri pinggang dan rusuk akibat stagnasi qi hati-empedu, mual, diare, disentri, rasa ingin buang air besar mendesak, dan hernia dingin. Dosis: 1–9 gram; namun tidak boleh digunakan bagi mereka yang paru-paru lemah dengan panas, darah kering panas, atau api panas naik ke atas. ③ Bijian Kayu (Nutmeg) Bijian kayu adalah biji dari tanaman Myristica fragrans (famili Myristicaceae), mengandung berbagai minyak atsiri, dengan komponen utama terpenoid, serta minyak lemak yang mengandung asam myristic dalam jumlah besar. Minyak atsirinya memiliki efek antibakteri, merangsang secara lokal pada saluran gastrointestinal, meningkatkan motilitas usus, serta merangsang sekresi getah lambung, sehingga meningkatkan nafsu makan dan membantu pencernaan; di samping itu, bijian kayu juga memiliki efek menghentikan diare. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, bijian kayu bersifat hangat, rasanya pedas, fungsinya adalah menghangatkan limpa-lambung, mengatur qi, mencerna makanan, menghentikan diare, cocok untuk nyeri perut dan kembung akibat kelemahan limpa-lambung, makanan tidak tercerna, mual, diare dingin, dan disentri. Dosis: biasanya 2–9 gram, namun tidak cocok bagi mereka yang memiliki panas berlebih. ④ Cangzhu (Atractylodes) Cangzhu adalah rimpang dari beberapa spesies tanaman Atractylodes lancea dan A. macrocephala (famili Asteraceae), mengandung minyak atsiri yang utamanya terdiri dari cineole, atractylodin, atractylon, dan senyawa terpenoid lainnya; selain itu juga mengandung karotenoid, vitamin A, dan provitamin A, vitamin D1. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, cangzhu bersifat hangat, rasanya pedas dan pahit, fungsinya adalah aromatik untuk membersihkan kekotoran, mengusir angin dan bau busuk, mengeringkan kelembapan, dan memperkuat limpa. Digunakan untuk nyeri perut, kembung, tinja lunak, mual, kelelahan ekstremitas, flu musiman, dan gejala banyak dahak. Dosis: 6–12 gram. ⑤ Wu Zhu Yu (Evodia) Wu Zhu Yu adalah buah muda dari tanaman Evodia rutaecarpa (famili Rutaceae), mengandung minyak atsiri, alkaloid evodiamine, dan komponen lainnya. Minyak atsiri memiliki efek aromatik yang merangsang lambung, serta kemampuan mengusir angin dan menghambat fermentasi abnormal dalam usus; evodiamine memiliki efek pahit yang merangsang lambung. Bukti klinis menunjukkan bahwa menghaluskan Wu Zhu Yu, dicampur dengan cuka, dioleskan di telapak kaki dapat menurunkan tekanan darah; jika dioleskan di pusar, dapat mengobati gangguan pencernaan, mengatur fungsi usus, menghangatkan tubuh, menghilangkan rasa sakit, dan membantu pencernaan. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, Wu Zhu Yu bersifat hangat, rasanya pedas dan pahit, fungsinya adalah menghangatkan lambung, menghilangkan rasa sakit, mengatur qi, mengeringkan kelembapan. Digunakan untuk nyeri perut dan dada, muntah, diare, mual, sakit kepala, nyeri hernia, dan nyeri menstruasi. Dosis: biasanya 1–6 gram, namun tidak cocok bagi mereka yang memiliki gejala panas. ⑥ Houpu (Magnolia) Houpu adalah kulit batang dari Magnolia officinalis (famili Magnoliaceae); mengandung honokiol, minyak atsiri, dll. Karena memiliki efek antimikroba yang luas, Houpu dapat menghambat berbagai bakteri dan jamur kulit patogen umum, sehingga sangat efektif untuk radang usus akut, disentri bakteri, atau disentri amuba. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, Houpu bersifat hangat, rasanya pahit dan pedas, fungsinya adalah mengatur qi, mengeringkan kelembapan, menurunkan mual, menghentikan sesak napas. Digunakan untuk nyeri dada dan perut, kembung, muntah, makanan tidak tercerna, batuk disertai dahak, diare akibat kelembapan dingin, dll. Dosis: biasanya 2–6 gram; namun hati-hati bagi mereka yang lemah fisik atau hamil. ⑦ Xiangfu (Cyperus rotundus) Xiangfu adalah rimpang dari Cyperus rotundus (famili Cyperaceae), mengandung minyak atsiri, alkaloid, glykosida jantung, dan flavonoid. Uji ilmiah membuktikan bahwa Xiangfu memiliki efek menurunkan demam, menghilangkan rasa sakit, dan anti-inflamasi yang signifikan, serta sedikit efek penghambatan terhadap bakteri dan jamur patogen tertentu. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, Xiangfu bersifat netral, rasanya pedas dan sedikit pahit, fungsinya adalah mengatur qi, menghilangkan stres emosional, menghilangkan rasa sakit, dan menyesuaikan menstruasi. Digunakan untuk ketidakseimbangan hati-lambung, stagnasi qi, nyeri dada dan perut, rasa sesak, gangguan menstruasi, dll. Dosis: biasanya 3–9 gram, namun hati-hati bagi mereka yang qi lemah dan keringat darah. ⑧ Sha Ren (Amomum villosum) Sha Ren adalah buah atau biji dari Amomum villosum atau Amomum compactum (famili Zingiberaceae); mengandung minyak atsiri dalam jumlah besar, serta saponin. Minyak atsirinya memiliki efek aromatik yang merangsang lambung, merangsang otot usus, meningkatkan sekresi getah lambung untuk membantu pencernaan, serta meregangkan otot usus halus untuk menghilangkan rasa sakit. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, Sha Ren bersifat hangat, rasanya pedas, fungsinya adalah mengatur qi, menyeimbangkan lambung, mengaktifkan limpa, cocok untuk rasa sesak dada, perut kembung, nafsu makan buruk, serta nyeri perut dan diare akibat kelemahan limpa-lambung. Dosis: biasanya 2–5 gram; saat dibuat ramuan, harus dihancurkan terlebih dahulu, direbus lama akan mengurangi efek obat. ⑨ Cao Dou Kou (Alpinia katsumadai) Cao Dou Kou adalah biji dari Alpinia katsumadai (famili Zingiberaceae), mengandung minyak atsiri, serta zat seperti shanzhi, cardamonin, dan lainnya. Minyak atsirinya memiliki efek menghilangkan rasa sakit, membunuh bakteri, membantu pencernaan, dan meningkatkan nafsu makan, sehingga termasuk obat aromatik yang merangsang lambung. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, Cao Dou Kou bersifat hangat, rasanya pedas, fungsinya adalah mengusir dingin, mengatur qi, menghangatkan lambung, mengeringkan kelembapan, memperkuat limpa, menghentikan muntah. Cocok untuk rasa sesak dada dan perut, tidak nafsu makan, nyeri dada dan perut, muntah, mual, muntah, dan akumulasi dahak. Dosis: biasanya 3–9 gram. Jika dikonsumsi terlalu lama atau berlebihan, dapat menyebabkan panas limpa dan menguras energi vital. ⑩ Gao Liang Jiang (Alpinia officinarum) Gao Liang Jiang adalah rimpang dari Alpinia officinarum (famili Zingiberaceae), mengandung minyak atsiri, serta senyawa flavonoid. Ekstraknya memiliki efek stimulasi pada otot usus, sedangkan minyak atsirinya memiliki efek aromatik yang merangsang lambung. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, Gao Liang Jiang bersifat hangat, rasanya pedas, fungsinya adalah menghangatkan lambung, menghentikan muntah, mengusir dingin, menghilangkan rasa sakit. Cocok untuk kelemahan lambung dan limpa dingin, nyeri perut dingin, muntah, diare, akumulasi makanan, penyakit dingin, muntah, dan mual. Dosis: biasanya 2–9 gram. ⑩ Huo Xiang (Pogostemon cablin) Huo Xiang adalah seluruh tanaman dari Pogostemon cablin atau tanaman serupa (famili Lamiaceae). Mengandung berbagai minyak atsiri yang dapat menekan gerakan usus yang berlebihan, serta merangsang sekresi getah lambung untuk membantu pencernaan. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, Huo Xiang bersifat agak hangat, rasanya pedas, fungsinya adalah aromatik untuk menghilangkan kelembapan, menyeimbangkan lambung, menghentikan muntah, mengusir angin luar. Cocok untuk rasa sesak dada dan perut akibat kelemahan qi lambung, nafsu makan buruk, mual, lelah, dan lesu. Selain itu, digunakan untuk membersihkan panas musim panas, menghentikan muntah, serta kondisi infeksi luar (angin dingin) disertai gangguan kelembapan dalam. Dosis: 3–9 gram.
|