Bahasa: 简体中文 | 繁體中文 | 日本語 | 한국어 | Tiếng Việt | ภาษาไทย | Bahasa Indonesia | Bahasa Melayu | Filipino
|
| Beranda → Resep Tradisional → Resep Herbal Tiongkok | Tambahkan ke bookmark |
Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:
| Pencarian Resep Tradisional Tiongkok | ||||
| Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya | ||||
| Resep Tradisional / Obstetri dan Ginekologi / Penyakit Kehamilan / Waspadai Icterus Kolestasis dalam Kehamilan | Sebelumnya Lihat Semua Selanjutnya |
Waspadai Icterus Kolestasis dalam Kehamilan | |
Di Tiongkok, kolestasis intrahepatik selama kehamilan merupakan penyakit umum pada masa kehamilan. Lalu, seberapa banyak calon ibu yang memahami penyakit ini? Faktanya, karena kurangnya pengetahuan profesional, beberapa ibu hamil memiliki pemahaman yang keliru. Kesalahpahaman pertama: Gatal kulit selama kehamilan hanya masalah kulit. Banyak ibu hamil mengalami gatal kulit di trimester kedua atau ketiga bahkan sejak awal kehamilan, paling khas adalah muncul pertama kali di telapak tangan dan telapak kaki, lalu menyebar perlahan ke betis, paha, anggota atas, punggung belakang, dada depan, dan perut. Selain bekas garukan, juga disertai lesi kulit, tingkat kegatalan bervariasi, mulai dari gatal ringan yang sesekali hingga gatal parah menyeluruh, bahkan ada yang tidak bisa tidur. Beberapa ibu dan keluarganya secara sederhana mengira ini adalah penyakit kulit biasa. Padahal, dalam kondisi seperti ini, harus dipertimbangkan apakah mereka menderita kolestasis kehamilan. Gejala klinis utamanya adalah gatal kulit, dan jika parah dapat disertai kuning pada kulit, sedikit pasien merasa lemah, diare, dan perut kembung. Jika ibu hamil mengalami tanda-tanda peringatan ini, segera periksakan diri agar penyakit tidak semakin memburuk. Kesalahpahaman kedua: Kolestasis intrahepatik kehamilan tidak berdampak buruk bagi ibu dan janin. Banyak ibu hamil yang menderita kolestasis intrahepatik kehamilan meremehkan karena gejalanya ringan, mengira tidak penting, dan berpikir setelah melahirkan akan sembuh sendiri. Memang benar bahwa gatal kulit dan kuning akan hilang secara alami setelah persalinan, fungsi hati juga kembali normal, tetapi penyakit ini sangat berdampak terhadap janin, dapat menyebabkan kelahiran prematur dan kematian janin. Dilaporkan bahwa sebelum penyakit ini dikenali, banyak kasus kelahiran prematur dan kematian janin tanpa sebab jelas ternyata disebabkan oleh kondisi ini. Oleh karena itu, jika ibu hamil didiagnosis menderita kolestasis intrahepatik kehamilan, harus melakukan pengawasan ketat terhadap janin, sering menghitung gerakan janin, orang tua mendengarkan detak jantung janin, segera menghubungi dokter jika ada kelainan, serta mengikuti petunjuk dokter untuk minum obat herbal Tiongkok dan barat, demi memastikan bayi selamat melewati masa sulit tersebut. | |
Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami
Email: [email protected]