1. Fase Akut (1)Pada awal penyakit hanya terdapat kemerahan, papula, atau sedikit vesikel tanpa eksudat, pengobatan bertujuan menenangkan inflamasi dan menghindari iritasi, dapat menggunakan kompres basah atau lotion yang menenangkan gatal, seperti kompres basah air boraks 2%–3%, lotion lodoh, atau lotion lodoh 2% dan alum 5%. Jika hanya kemerahan saja, dapat menggunakan bedak boraks dan talk 1 kali sehari, taburkan berulang-ulang. (2)Jika terdapat vesikel, erosif, dan eksudat yang jelas, pengobatan bertujuan menenangkan, menghilangkan inflamasi, dan mempercepat pemulihan epidermis, gunakan larutan astringen antibakteri untuk kompres basah atau aplikasi kain basah, seperti larutan sulfat tembaga kompleks, air boraks 2%–3%, larutan plumbum asetat 0,5% atau aluminium asetat. Untuk eksudat ringan, gunakan minyak zinc oxide atau plester pasta zinc oxide. 2. Fase Subakut: Prinsip pengobatan adalah anti-inflamasi, menghilangkan gatal, kering, dan astringen, lebih baik menggunakan oli klorida seng, salep tanah liat, atau emulsi. Sesuai tingkat eksudat dan erosif, derajat infiltrasi lesi kulit, tingkat gatal, tambahkan agen astringen, agen promosi keratin, dan agen anti-gatal, seperti salep minyak hitam 3%, lodoh 2%, salep minyak hitam 5%. 3. Fase Kronis: Prinsip pengobatan adalah menghilangkan gatal, menghambat proliferasi sel epidermis, dan mempercepat absorpsi infiltrasi inflamasi pada dermis. Sesuai tingkat kekeringan dan kepadatan lesi, gunakan salep atau pasta dengan konsentrasi tar (tar batu bara, tar pinus, tar gandum, minyak hitam) yang berbeda. Untuk lesi tipis atau eksudat ringan, gunakan pasta tar; untuk lesi padat dan kering, gunakan salep tar atau tinctura tar, konsentrasi umum 5%–10%. Juga dapat menambahkan agen pelarut keratin lainnya seperti asam salisilat atau belerang dalam preparasi tar. Untuk eksim kronis yang tebal, dapat menambahkan kortikosteroid dalam preparasi tar, hasilnya lebih baik.
|