Musim gugur dan dingin akan segera tiba, dan saatnya untuk perawatan dengan ramuan kental (gao fang). Ahli akupunktur TCM memberikan pendapat unik—akupunktur juga bisa digunakan untuk perawatan penguatan. Di tengah musim gugur yang dalam, sebentar lagi tiba musim Dingdong (musim dingin). Topik perawatan kembali menjadi perbincangan. Baik yang sakit maupun sehat, semua berharap bisa "menangkap singa" di musim semi mendatang. Para pecinta makanan tentu bisa membeli makanan atau obat-obatan untuk diet besar-besaran, sekaligus memuaskan selera dan memperbaiki kondisi tubuh. Bagi yang tidak terlalu suka makan atau sudah bosan dengan pil kecil dan minuman kecil setiap hari, kini ada pilihan baru—perawatan akupunktur untuk penguatan. Terapi akupunktur untuk penyembuhan atau penurunan berat badan sudah umum. Apakah akupunktur untuk penguatan merupakan konsep baru? Tentu bukan. Dulu ada ungkapan: "Satu sesi akupunktur di titik Zusanli setara dengan makan ayam tua." Artinya, setiap hari menghanguskan batang arang di titik Zusanli selama sekitar 15 menit atau lebih, hingga muncul gelembung kecil di kulit, lalu berhenti. Orang tua percaya bahwa cara ini setara dengan makan satu ekor ayam tua setiap hari. Semua orang tahu bahwa ayam tua bisa memperkuat ginjal, memperbaiki vitalitas, memperkuat lambung dan usus, serta memperbaiki darah dan yin. Digunakan untuk mengobati impotensi, ejakulasi dini, nafsu makan buruk, wajah pucat, postpartum lemah, pusing, kurang susu, dan haid tidak teratur. Sedangkan akupunktur di titik Zusanli memiliki efek serupa, juga bisa digunakan untuk memperkuat ginjal, memperbaiki lambung dan usus, serta memperbaiki darah dan yin. Berdasarkan penelitian klinis, pada pasien kanker kerongkongan, akupunktur di titik Zusanli dapat meningkatkan gerakan kerongkongan, memperbesar diameter saluran, dan menghilangkan kejang. Pada pasien gangguan lambung, akupunktur di titik Zusanli dapat mengembalikan fungsi gastrointestinal ke bentuk regulasi ganda. Penelitian juga menemukan bahwa akupunktur di titik Zusanli dapat mengatur sistem imun tubuh dan meningkatkan daya tahan terhadap penyakit. Ini semua membuktikan bahwa akupunktur di titik Zusanli dapat mengatur fungsi tubuh dan memiliki efek perawatan. Maka, apakah akupunktur untuk penguatan hanya cukup dengan menghanguskan titik Zusanli? Tidak juga. Menurut Dr. Sun Yang dari Klinik Medis Institut Qigong Shanghai yang fokus pada perawatan TCM, akupunktur untuk penguatan didasarkan pada kondisi individu, dengan menusukkan jarum di titik-titik akupunktur yang berbeda untuk mencapai tujuan memperkuat ginjal dan hati. TCM percaya bahwa banyak kondisi pre-kebugaran disebabkan oleh fungsi ginjal dan hati yang buruk. "Ginjal menyimpan jing, mengatur tulang dan sumsum tulang," dan "darah berasal dari jing", menunjukkan hubungan antara ginjal, sumsum tulang, dan darah—terutama hubungan langsung antara sumsum tulang dan produksi darah. Sumsum tulang terletak di dalam tulang, diatur oleh ginjal. Kekuatan fungsi ginjal dapat memengaruhi produksi dan pembentukan darah. TCM juga percaya bahwa hati menyimpan darah, "menghasilkan darah dan qi", menyimpan zat nutrisi dari makanan sebagai bahan baku pembentukan darah, menunjukkan bahwa hati juga terkait dengan produksi darah. Fungsi hati dan ginjal yang buruk menyebabkan stagnasi darah dan metabolisme yang tidak lancar, sehingga menyebabkan berbagai ketidaknyamanan fisik. Akupunktur dapat membuka jalur meridian tubuh, mengatur sistem endokrin, meningkatkan sirkulasi darah, sehingga fungsi tubuh dapat berkembang secara optimal, daya tahan terhadap penyakit meningkat, risiko terkena flu dan penyakit lainnya berkurang, mencapai tujuan penguatan. Dr. Sun juga menjelaskan bahwa akupunktur dapat membantu anak-anak tetap tumbuh cepat di musim gugur dan dingin, mempertahankan kecepatan pertumbuhan rata-rata seperti di musim semi dan musim panas. Oleh karena itu, akupunktur untuk penguatan cocok untuk semua usia. Selain itu, akupunktur dapat membantu menjaga fungsi seksual orang dewasa agar tidak menurun. Bagi wanita, akupunktur juga membantu menjaga bentuk tubuh tetap proporsional.
|