Visus menurun adalah penyakit umum yang serius mengancam penglihatan pada anak-anak, sering disertai dengan strabismus dan gangguan refraksi dalam tingkat yang berbeda, yang memiliki dampak signifikan terhadap belajar dan pekerjaan masa depan anak-anak. Berdasarkan statistik, insiden visus menurun pada anak-anak di Tiongkok sekitar 3,0% hingga 4,0%. Saat ini, ada berbagai metode pengobatan barat untuk visus menurun, seperti pemakaian kacamata yang sesuai, penutupan mata, terapi perangkat, terapi stimulasi visual, dan terapi obat. Metode-metode ini merangsang bola mata dari berbagai aspek berdasarkan prinsip yang berbeda, mendorong perkembangan bola mata, serta meningkatkan penglihatan. Namun, metode-metode ini memiliki beberapa kekurangan: Waktu terapi panjang—berdasarkan tingkat visus menurun pada anak-anak, biasanya membutuhkan waktu terapi 3 hingga 6 tahun. Proses terapi rumit—pasien harus datang ke rumah sakit setiap hari atau beberapa kali seminggu untuk terapi. Hal ini menyebabkan ketidaknyamanan besar bagi kehidupan dan belajar anak-anak, banyak orang tua tidak dapat menjamin anak mereka menjalani terapi sistematis secara rutin karena berbagai alasan. Metode terapi monoton dan membosankan—anak-anak suka bergerak dan sulit bekerja sama, sehingga kesulitan bertahan lama pada terapi yang berulang dan membosankan, yang mengganggu efektivitas terapi visus menurun. Dalam pandangan TCM, mata adalah cerminan dari jiwa, dan saraf mata terhubung langsung ke otak. Pengalaman visual abnormal pada tahap perkembangan awal dapat memengaruhi karakteristik spasial neuron korteks, mengganggu perkembangan visual normal, menyebabkan gangguan pada pusat saraf optik, serta merusak jalur saraf visual dan korteks visual secara multidimensi dan multilapis, yang akhirnya menyebabkan visus menurun. Terapi manual menggunakan rangsangan fisik dari teknik tangan untuk menyebabkan perubahan biophisik dan bio-kimia pada tubuh. Perubahan ini mengatur fungsi organ visual melalui refleks saraf dan regulasi cairan tubuh, membuka meridian, menyeimbangkan yin-yang, menyeimbangkan qi dan darah, sehingga aliran qi dan darah menjadi normal, mencapai tujuan pengobatan. Bukti praktik menunjukkan bahwa terapi manual untuk visus menurun dan strabismus pada anak-anak tidak hanya cepat, tetapi juga efektif. Pendekatan ini menggabungkan pemilihan titik akupunktur sepanjang meridian (terutama titik Jingming, Zanzhu, Baihui, Sizhukong, dll.) dan pemilihan titik berdasarkan gejala, memilih titik rangsangan pada bagian permukaan tubuh yang sesuai berdasarkan saraf aferen yang saling terkait, menggunakan teknik tekan, gosok, cengkeram, dan usap untuk mengatur jalur saraf visual, merangsang korteks visual pusat, sehingga memulihkan penglihatan. Terapi ini tanpa efek samping, jarang kambuh, serta menghindari ketidaknyamanan terapi fisik jangka panjang, efek samping obat, dan rasa sakit operasi, membuat anak-anak dengan mudah memiliki mata yang cerah.
|