Perawatan Kesehatan Hubungan Seksual bagi Penderita Asma Asma adalah penyakit yang menyebalkan, sering kambuh, tetapi relatif mudah sembuh. Biasanya dipicu oleh inhalasi atau konsumsi zat allergen, bau khusus, udara dingin, asap, olahraga, aktivitas seksual, stres emosional, infeksi saluran pernapasan. Banyak pasien asma mengalami dampak terhadap fungsi seksual saat menjalani pengobatan, dan serangan asma atau setelah serangan juga mengganggu aktivitas seksual normal. Beberapa orang karena takut serangan asma, pihak yang sakit merasa bersalah, sementara pihak yang sehat merasa tidak puas karena aktivitas seksual yang dulu menyenangkan terganggu, akibatnya keduanya cenderung menghindari aktivitas seksual, yang justru memperparah gangguan fungsi seksual. Penderita asma sering memiliki kepribadian pasif dan ketergantungan yang kuat, sehingga saat aktivitas seksual, pasangan harus bersikap aktif untuk membangkitkan gairah seksual dan membimbing aktivitas seksual. Jika asma dipicu oleh olahraga, sebaiknya menghirup obat penenang atau oksigen sebelum aktivitas seksual, ini dapat membantu mencegah serangan asma. Jika asma disebabkan alergi, perlu mengubah gaya hidup, atau pindah ke tempat lain, atau membatasi penggunaan alergen, serta menyesuaikan obat penenang yang berpengaruh terhadap fungsi seksual. Lebih penting lagi, perlu belajar pengetahuan ilmiah tentang seks, mengatasi rasa takut, kedua pasangan harus sadar bahwa aktivitas seksual tidak membahayakan asma, sehingga meningkatkan kepercayaan diri. Saat aktivitas seksual, sebaiknya menggunakan posisi yang hemat tenaga.
|