Dengan meningkatnya kualitas hidup, orang semakin mengejar kehidupan yang sempurna. Istilah gangguan ereksi (ED, sering disebut impotensi) yang dulu sulit dibicarakan kini sering muncul di koran dan majalah. Untuk ED, pasien tidak perlu terlalu cemas, karena tidak mengganggu pekerjaan dan belajar normal. Namun, tidak boleh diabaikan, karena memengaruhi kehidupan keluarga dan bahkan pewarisan generasi. Ada banyak metode pengobatan ED, seperti terapi hormon tradisional, berbagai resep obat herbal, obat "Viagra" yang modis, implan teknologi tinggi, dan lain-lain. Namun, metode-metode tersebut memiliki kekurangan masing-masing, misalnya penggunaan Viagra jangka panjang dapat merusak tubuh, yang sulit diterima oleh masyarakat Tiongkok. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ED termasuk gangguan fungsional, dan dengan perawatan yang benar, hampir semua bisa sembuh. Prinsip perawatan dapat dirangkum dalam lima belas karakter: Tenangkan perasaan, atur makanan, jaga kebiasaan, jangan terlalu menuntut, jaga kekuatan sperma. Berikut beberapa resep obat makanan yang direkomendasikan dari sudut pandang diet. Saat ini musim gugur dan musim dingin, cocok untuk penguatan tubuh, pasien dapat mencobanya: 1. Sup Rimpang Cistanche dan Ginjal Domba: Cistanche 10 gram, ginjal domba 1 pasang, rebus bersama air hingga matang, tambahkan bumbu dan konsumsi. 2. Sup Daging Anjing dengan Jahe dan Akar Aconite: Aconite matang 30 gram, jahe 150 gram, daging anjing 1000 gram. Potong daging anjing menjadi kecil, campur dengan jahe. Rebus aconite selama 2 jam, lalu masukkan daging anjing, jahe, bawang putih, bawang daun, rebus hingga matang, tambahkan bumbu dan konsumsi. 3. Bubur Ginjal Sapi: Ginjal sapi 1 buah, cuci bersih, potong kecil, Yángqǐshí 150 gram, beras 100 gram. Bungkus Yángqǐshí dalam kain kasa, rebus dengan air lima mangkuk hingga tersisa dua mangkuk, buang kain kasa, masukkan ginjal sapi dan beras, rebus menjadi bubur, tambahkan garam, jahe, bawang putih, dan konsumsi. Pengobatan dengan obat makanan membutuhkan waktu, perlu proses bertahap. Konsumsi rutin akan menunjukkan hasil yang baik.
|